Antoine Mekary ALETEIA

 

Gereja Stasi Hari 23:

Bunda Maria berseru kepada Santo Gregorius di sini, “Mengapa engkau tidak mengunjungi saya lagi? Aleteia mengundang Anda melakukan ziarah Prapaskah virtual melalui 42 gereja stasi Roma: satu gereja per hari, dari 17 Februari hingga 11 April.

Hari Kamis di “Pertengahan Prapaskah,” di tengah perjalanan kita menuju Paskah, kita berhenti di Basilika Santo Kosmas dan Santo Damianus, dokter kembar asal Arab yang merawat orang miskin secara gratis. Perawatan khusus untuk orang sakit ini memberikan kesaksian yang kuat tentang Injil, dan itu mengorbankan nyawa mereka. Devosi mereka menyebar dengan cepat (abad ke-4). Mereka dirayakan tanggal 26 September, mungkin tanggal dedikasi basilika yang dibangun di Roma oleh Felix IV (525-530) itu.

Basilika ini menggunakan aula persegi panjang (perpustakaan) Templum Pacis, forum Vespasianus, dan rotunda yang dikenal sebagai “Kuil Romulus”. Itulah tempat ibadah pertama umat Kristen di area Forum Romawi. Mosaik terkenal di apse gambarkan penerimaan dua martir itu ke dalam Surga: di tengah adalah Tuhan Yang Bangkit di atas tangga awan warna-warni, dan di kedua sisi Petrus dan Paulus menampilkan Kosmas dan Damianus. Felix IV dan Santo Theodorus berada di paling kiri dan kanan.

Di atas altar ada gambar “Madonna della Salute,” juga disebut Perawan “Gregorius Agung” meskipun ikon aslinya telah hilang. Menurut legenda, ketika Gregorius Agung melewati gereja itu, Perawan itu memanggilnya, Gregorius, mengapa engkau tidak menyapaku lagi, seperti yang biasa kau lakukan?” Sejak itu, tempat kehormatan telah disediakan untuk Madonna.

Gereja itu mengalami perubahan radikal abad ke-17, pertama dengan Klementus VII dan beberapa dekade kemudian dengan Urbanus VIII, yang antara lain, mengangkat lantai gereja itu setidaknya delapan yard, “dan memotong dua” basilika dan benar-benar membuat ruang bawah tanah. Di situ masih ada altar asli Felix IV.

“Diberkatilah orang yang mengandalkan Tuhan, yang menaruh harapannya pada Tuhan (Yer 17: 7)

* Bekerja sama dengan Kantor Komunikasi Sosial Vikariat Roma.

(PEN@ Katolik/paul c pati/Marinella Bandini/Aleteia)

Basilika Santo Kosmas dan Santo Damianus (pintu masuk). Basilika Santo Kosmas dan Santo Damianus adalah milik Kementerian Dalam Negeri Italia. © Antoine Mekary | ALETEIA
Basilika Santo Kosmas dan Santo Damianus (pintu masuk). Basilika Santo Kosmas dan Santo Damianus adalah milik Kementerian Dalam Negeri Italia.
© Antoine Mekary | ALETEIA
Basilika Santo Kosmas dan Santo Damianus (interior). Basilika Santo Kosmas dan Santo Damianus adalah milik Kementerian Dalam Negeri Italia. © Antoine Mekary | ALETEIA
Basilika Santo Kosmas dan Santo Damianus (interior). Basilika Santo Kosmas dan Santo Damianus adalah milik Kementerian Dalam Negeri Italia.
© Antoine Mekary | ALETEIA
Basilika Santo Kosmas dan Santo Damianus (panti imam dan apse). Basilika Santo Kosmas dan Santo Damianus adalah milik Kementerian Dalam Negeri Italia. © Antoine Mekary | ALETEIA
Basilika Santo Kosmas dan Santo Damianus (panti imam dan apse). Basilika Santo Kosmas dan Santo Damianus adalah milik Kementerian Dalam Negeri Italia.
© Antoine Mekary | ALETEIA
Basilika Santo Kosmas dan Santo Damianus. Mosaik berbentuk apse yang terkenal menggambarkan penerimaan dua martir ke surga. Basilika Santo Kosmas dan Santo Damianus adalah milik Kementerian Dalam Negeri Italia. © Antoine Mekary | ALETEIA
Basilika Santo Kosmas dan Santo Damianus. Mosaik berbentuk apse yang terkenal menggambarkan penerimaan dua martir ke surga. Basilika Santo Kosmas dan Santo Damianus adalah milik Kementerian Dalam Negeri Italia.
© Antoine Mekary | ALETEIA
Basilika Santo Kosmas dan Santo Damianus. Di atas altar adalah gambar “Madonna della salute,” juga disebut Madonna “Gregorius Agung,” karena dianggap dia berbicara dengannya. Basilika Santo Kosmas dan Santo Damianus adalah milik Kementerian Dalam Negeri Italia. © Antoine Mekary | ALETEIA
Basilika Santo Kosmas dan Santo Damianus. Di atas altar adalah gambar “Madonna della salute,” juga disebut Madonna “Gregorius Agung,” karena dianggap dia berbicara dengannya. Basilika Santo Kosmas dan Santo Damianus adalah milik Kementerian Dalam Negeri Italia.
© Antoine Mekary | ALETEIA
Basilika Santo Kosmas dan Damianus. Di langit-langit berpanel ada lukisan dalam bingkai “Kemuliaan Santo Kosmas dan Santo Damianus.” Basilika Santo Kosmas dan Santo Damianus adalah milik Kementerian Dalam Negeri Italia. © Antoine Mekary | ALETEIA
Basilika Santo Kosmas dan Damianus. Di langit-langit berbingkai ada lukisan dalam bingkai “Kemuliaan Santo Kosmas dan Santo Damianus.” Basilika Santo Kosmas dan Santo Damianus adalah milik Kementerian Dalam Negeri Italia.
© Antoine Mekary | ALETEIA
Basilika Santo Kosmas dan Damianus. Basilika asli. Yang saat ini dibangun dengan meninggikan lantai sekitar 8 yard, untuk menyelamatkan basilika dari banjir Sungai Tiber. Basilika Santo Kosmas dan Santo Damianus adalah milik Kementerian Dalam Negeri Italia. © Antoine Mekary | ALETEIA
Basilika Santo Kosmas dan Damianus. Basilika asli. Yang saat ini dibangun dengan meninggikan lantai sekitar 8 yard, untuk menyelamatkan basilika dari banjir Sungai Tiber. Basilika Santo Kosmas dan Santo Damianus adalah milik Kementerian Dalam Negeri Italia.
© Antoine Mekary | ALETEIA
Basilika Santo Kosmas dan Santo Damianus. Panti Imam dan apse dari basilika asli dengan altar Felix IV. Basilika Santo Kosmas dan Santo Damianus adalah milik Kementerian Dalam Negeri Italia. © Antoine Mekary | ALETEIA
Basilika Santo Kosmas dan Santo Damianus. Panti Imam dan apse dari basilika asli dengan altar Felix IV. Basilika Santo Kosmas dan Santo Damianus adalah milik Kementerian Dalam Negeri Italia.
© Antoine Mekary | ALETEIA
Basilika Santo Kosmas dan Santo Damianus. Pemandangan yang disebut Kuil Romulus, yang terdapat di basilika Felix IV. Basilika Santo Kosmas dan Santo Damianus adalah milik Kementerian Dalam Negeri Italia. © Antoine Mekary | ALETEIA
Basilika Santo Kosmas dan Santo Damianus. Pemandangan yang disebut Kuil Romulus, yang terdapat di basilika Felix IV. Basilika Santo Kosmas dan Santo Damianus adalah milik Kementerian Dalam Negeri Italia.
© Antoine Mekary | ALETEIA
Basilika Santo Kosmas dan Damianus. Cupula dari “Kuil Romulus,” tercermin di lantai. Basilika Santo Kosmas dan Santo Damianus adalah milik Kementerian Dalam Negeri Italia. © Antoine Mekary | ALETEIA “Setengah Prapaskah.” Basilika Santo Kosmas dan Santo Damianus
Basilika Santo Kosmas dan Damianus. Cupula dari “Kuil Romulus,” tercermin di lantai. Basilika Santo Kosmas dan Santo Damianus adalah milik Kementerian Dalam Negeri Italia.
© Antoine Mekary | ALETEIA “Setengah Prapaskah.” Basilika Santo Kosmas dan Santo Damianus

Artikel Terkait:

Di sini Santo Petrus menjadi tamu: Basilika Santa Pudensiana

Di luar tembok tetapi di dalam hati Gereja: Basilika Santo Lauresius

Gereja Maselinus dan Petrus: para martir yang muncul dalam mimpi

Basilika Santo Vitalis di Fovea: sebuah basilika keluarga

Minyak ajaib atau air tercemar: kunjungan virtual ke Basilika Santa Maria di Trastevere

Basilika Santa Cecilia di Trastevere: dibangun di atas rumah martir itu

Basilika Santa Balbina: martir yang disembuhkan oleh rantai Santo Petrus

Kunjungan virtual ke Basilika Santo Klemens: sebuah perjalanan melintasi waktu

Basilika Santa Maria di Domnica: kapal dan tabut

Datang ke pusat Gereja: mengunjungi Basilika Santo Petrus

Basilika 12 Rasul: bersama Rasul Filipus dan Rasul Yakobus

Gereja Santo Laurensius di Jalan Roti dan Ham

Basilika Santa Maria Maggiore, bunda dan pelindung kami

Berdoa di depan jubah Santo Yosef di Basilika Santa Anastasia

Basilika Santo Petrus dalam Rantai: ada rantai penahan Santo Petrus dan patung Moses

Prapaskah pernah dimulai hari Minggu Basilika Santo Yohanes Lateran

Berdoa secara virtual di Basilika Santo Agustinus, tempat Santa Monica beristirahat

Yohanes dan Paulus, pejabat-pejabat Romawi yang menjadi martir

Serigala betina atau naga? Gereja San Giorgio di Velabro

Aleteia ajak ziarah Prapaskah virtual melalui 42 gereja stasi di Roma satu gereja per hari

Santa Sabina, tempat Santo Dominikus harus hindari batu yang dilempar oleh iblis

 

Antoine Mekary | ALETEIA

Tinggalkan Pesan