MERAUKE, Pena Katolik — Pelantikan Badan Pengurus Cabang (BPC) Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang St. Fransiskus Xaverius Merauke periode 2026–2028 di aula Kantor Bupati Merauke berlangsung khidmat, aman, dan lancar. Acara tersebut menandai berakhirnya masa bakti pengurus lama yang resmi demisioner, sekaligus beralihnya tongkat estafet kepemimpinan kepada Cansius Were sebagai Ketua PMKRI Cabang St. Fransiskus Xaverius Merauke yang baru. Pelantikan ini turut dihadiri oleh jajaran pengurus pusat, moderator, para alumni, serta perwakilan organisasi kemasyarakatan pemuda yang tergabung dalam kelompok Cipayung dan organisasi kepemudaan lainnya.
Dalam sambutannya, Moderator PMKRI Cabang St. Fransiskus Xaverius Merauke, Romo Hendrikus Kariwop, MSC—yang ditunjuk oleh Mgr. Petrus Canisius Mandagi, MSC untuk menggantikan Romo RD Stevanus Mahuze yang kini bertugas di STFT Fajar Timur Abepura—mengucapkan proficiat kepada pengurus baru. Ia menekankan pentingnya membangun komunikasi yang erat dan segera menyusun agenda kerja konkret, termasuk kegiatan rekoleksi dan pembinaan rohani secara berkala. Menurutnya, PMKRI tidak hanya dituntut unggul secara intelektual, tetapi juga harus kuat dalam kehidupan rohani dan beretika.
“Bila kurang pembinaan rohani, organisasi sebesar PMKRI akan kehilangan arah karena otaknya hebat tetapi miskin pertimbangan nurani,” tegasnya, seraya mengingatkan para kader agar senantiasa melibatkan Tuhan dalam setiap langkah pengabdian untuk mewartakan kebenaran, keadilan, dan damai sejahtera.
Sementara itu, Ketua PP PMKRI Pusat periode 2026–2028, Delvis Christian Rettob, menyampaikan apresiasi atas kehadiran seluruh kader, moderator, serta elemen organisasi kepemudaan seperti HMI, GMKI, GMNI, BEM Unmus, dan organisasi kedaerahan lainnya.
Dalam kesempatan tersebut, ia mengenang Merauke sebagai tempat dirinya ditempa mental dan kesabarannya dalam berorganisasi sebelum akhirnya terpilih sebagai Ketua Umum PP PMKRI. Menyoroti isu strategis nasional, Delvis juga memberikan catatan kritis terkait keberadaan Proyek Strategis Nasional (PSN) di daerah. Ia mendesak agar pemerintah pusat lebih berpihak kepada masyarakat sipil (civil society) dengan memberikan ruang bagi masyarakat lokal untuk terlibat aktif dalam pembangunan di tanah mereka sendiri.
Rangkaian acara pelantikan ini ditutup dengan apresiasi dari Ketua DPC PMKRI St. Fransiskus Xaverius Merauke yang baru dilantik, Cansius Were. Ia menyampaikan terima kasih kepada Ketua Umum PP PMKRI yang telah hadir langsung di Merauke, Pemerintah Daerah Kabupaten Merauke yang telah memfasilitasi penggunaan aula kantor bupati, serta seluruh tamu undangan dan organisasi kepemudaan yang telah memeriahkan momen hangat tersebut. (Agapitus Batbual/Merauke)



