PALANGKA RAYA, Pena Katolik — Bapa Uskup Keuskupan Palangka Raya, Mgr. Aloysius Maryadi Sutrisnaatmaka, MSF, menegaskan bahwa doa merupakan inti dan dasar kehidupan orang beriman. Penegasan tersebut disampaikan dalam homilinya saat memimpin Misa Pemberkatan Gua Maria dan Taman Doa Paroki Yesus Gembala Baik, Palangka Raya, pada Sabtu malam 31 Oktober 2026.
“Semoga Gua Maria, ruang devosi, dan Taman Dona ini dapat menjadi ruang bagi umat untuk berdoa bersama Bunda Maria dan para kudus,” kata Bapa Uskup.
Misa pemberkatan ini sekaligus menjadi bagian dari rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-16 Paroki Yesus Gembala Baik. Dalam pesannya, Bapa Uskup berharap fasilitas rohani baru ini dapat menjadi sarana bagi umat untuk berdoa bersama Bunda Maria serta para kudus, sekaligus memelihara kehidupan doa yang tak terpisahkan dari keseharian.
Senada dengan hal tersebut, Pastor Paroki Yesus Gembala Baik, P. Cornelius Fallo, SVD, berharap kehadiran Gua Maria dan Taman Doa tidak sekadar menjadi fasilitas keagamaan, melainkan ruang bagi umat untuk hening, berefleksi, dan mendekatkan diri kepada Tuhan.
Dengan diresmikan fasilitas ini, paroki yang telah memasuki usia ke-16 tahun ini diharapkan dapat semakin memperkuat kehidupan rohani umat, menumbuhkan devosi, mempererat persaudaraan, serta menumbuhkan semangat pelayanan dalam keluarga, gereja, dan masyarakat.



