Para peraih Nobel dan pakar membahas perang nuklir dan AI di Castel Gandolfo

CASTEL GANDOLFO, Pena katolik – Vatikan menjadi tuan rumah bagi pertemuan akbar yang mempertemukan lebih dari 200 akademisi terkemuka, inovator, dan peraih Nobel dari seluruh dunia. Pertemuan bertajuk “Global Nobel Laureates Assembly on Artificial Intelligence and Nuclear War” ini berlangsung pada 14–16 Juli 2026 di taman Borgo Laudato Si’, Castel Gandolfo, Roma, Italia.

KTT global ini diselenggarakan untuk membahas risiko keamanan dari Kecerdasan Buatan (AI) serta ancaman perang nuklir. Agenda ini terinspirasi langsung oleh ensiklik terbaru Paus Leo XIV, Magnifica Humanitas, yang secara khusus didedikasikan bagi perlindungan martabat manusia di era kecerdasan buatan. Sejumlah universitas ternama dunia.

Selain tata kelola AI, forum ini menyoroti bahaya penyalahgunaan teknologi otonom dalam militer. Alessio Pecorario ( Panitia KTT sekaligus pendiri Yayasan Domus Communis) menegaskan bahwa acara ini merupakan respons nyata atas seruan Paus untuk perlucutan senjata secara menyeluruh.

“Perlucutan senjata dalam ajaran sosial Gereja bukan hanya soal senjata fisik, melainkan juga perlucutan senjata spiritual dan ekonomi,” ujar Pecorario. Ia menambahkan bahwa tata kelola AI harus melibatkan para pemimpin bisnis, agama, dan akademik demi memastikan kendali positif manusia atas teknologi.

Pertemuan puncak ini akan ditutup di Balai Kota Roma (Palazzo Senatorio) dengan merumuskan deklarasi bersama. Deklarasi tersebut akan menyerukan perdamaian tanpa senjata di era kecerdasan buatan, senjata otonom, serta pentingnya protokol digital baru yang berpusat pada keselamatan manusia.

Komentar

Tinggalkan Pesan

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Terhubung ke Media Sosial Kami

45,030FansSuka
0PengikutMengikuti
75PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Terkini