Delta Kapuas
Pastor Timotius Sinaga OFMCap memberkati seorang umat sebelum meningalkan Paroki Santa Theresia Delta Kapuas (PEN@ Katolik/semz)

Sudah sejak Juni 2014, Pastor Timotius Sinaga OFMCap, 73, bertugas di Paroki Santa Theresia Delta Kapuas dengan 23 stasi dan pusat pusat paroki dengan lima kring yang masing-masing berukuran sebesar stasi. Paroki dengan medan berat, yang menguras biaya banyak serta terbilang jarang tersentuh dunia luar dan sulit dijangkau, itu hanya dilayani oleh dua imam dan seorang bruder.

“Meskipun sudah tua, saya tetap tancap gas. Pelayanan bagi saya sedikitpun tidak menjadi masalah. Bahkan saya bangga dengan diri saya sendiri, meskipun 13 tahun lalu saya kena kanker, kemudian sembuh, dan baru-baru ini kena Covid-19 dan sembuh. Saya yakin ini rencana Tuhan yang dinyatakan melalui semangat saya,” kata Pastor Timotius.

Namun, Pastor Timotius tidak akan lagi “tancap gas” di Paroki Delta Kapuas. Setelah lima tahun dua bulan, Minggu, 19 Juli 2020, Pastor Timotius pindah ke SMK Santo Yusup Pertukangan di Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, dan dia digantikan oleh Pastor Calestinus Joni OFMCap yang berusia 33 tahun.

Pastor Timotius berharap pastor muda yang menggantikannya bisa tingkatkan keimanan umat paroki itu, dan dia akan pergi ke mana pun ditugaskan, membawa “semangat sukacita.” Dalam setiap pelayanan mengikuti Yesus juga sebagai imam, lanjutnya, pasti banyak hal bisa melemahkan, namun imam itu menyadari apa yang dia lakukan “sudah menjadi rencana dari kehendak Allah.”

Seperti biji gandum dan ilalang yang tumbuh bersamaan, kata imam itu dalam homili, pada waktunya tiba mereka akan dicabut bersama-sama dan dipisahkan oleh empunya. “Jadi tinggal yang baik (biji gandum) akan digunakan oleh majikannya dan tinggal yang jahat (ilalang) akan dibakar. Jadi, segala sesuatu ada waktunya. Jangan khawatir.”

Acara pisah sambut itu dilengkapi dengan pemberkatan Patung Bunda Maria, halaman gereja, aula dua lantai, garasi, gudang dan lingkungan gereja, serta perayaan HUT ke-73 Pastor Timotius Sinaga OFMCap.

Pastor Joni yang mengaku “sempat terkejut” mendengar penugasan di Paroki Delta Kapuas mengatakan, ia imam yang tergolong masih muda, maka dengan senang hati menerima saran, kritikan dan teguran. “Tegur saja saya secara langsung, namun jangan di belakang saya, supaya tidak ada dusta di antara kita.”

Paroki Delta Kapuas kini dilayani Pastor Calestinus Joni OFMCap sebagai kepala paroki, ditemani pastor rekan, Pastor Plasida Palius Pale OFMCap, dan Bruder Roimundus OFMCap.(PEN@ Katolik/samuel)

Pastor Timotius Sinaga OFMCap meniup lilin ulang tahunnya yang ke-73 disaksikan oleh penggantinya Pastor Calesius Joni OFMCap yang berusia 33 tahun (PEN@ Katolik/semz)
Pastor Timotius Sinaga OFMCap meniup lilin ulang tahunnya yang ke-73 disaksikan oleh penggantinya Pastor Calesius Joni OFMCap yang berusia 33 tahun (PEN@ Katolik/semz)

Tinggalkan Pesan