7-Juni-KWI-R-702x336

HARI RAYA TUBUH & DARAH KRISTUS
Santa Anna dari Bartolomeus

Bacaan I: Kel. 24:3-8

Mazmur: 116:12-13.15.16bc.17-18 R: 13

Bacaan II: Ibr. 9:11-15

Bacaan Injil: Mrk. 14:12-16.22-26

P ada hari pertama dari hari raya Roti Tidak Beragi, pada waktu orang menyembelih domba Paskah, murid-murid Yesus berkata kepada-Nya: ”Ke tempat mana Engkau kehendaki kami pergi untuk mempersiapkan perjamuan Paskah bagi-Mu?” Lalu Ia menyuruh dua orang murid-Nya dengan pesan: ”Pergilah ke kota; di sana kamu akan bertemu dengan seorang yang membawa kendi berisi air. Ikutilah dia dan katakanlah kepada pemilik rumah yang dimasukinya: Pesan Guru: di manakah ruangan yang disediakan bagi-Ku untuk makan Paskah bersama-sama dengan murid-murid-Ku? Lalu orang itu akan menunjukkan kamu sebuah ruangan atas yang besar, yang sudah lengkap dan tersedia. Di situlah kamu harus mempersiapkan perjamuan Paskah untuk kita!” Maka berangkatlah kedua murid itu dan setibanya di kota, didapati mereka semua seperti yang dikatakan Yesus kepada mereka. Lalu mereka mempersiapkan Paskah.

Dan ketika Yesus dan murid-murid-Nya sedang makan, Yesus mengambil roti, mengucap berkat, memecah-mecahkannya lalu memberikannya kepada mereka dan berkata: ”Ambillah, inilah tubuh-Ku.” Sesudah itu Ia mengambil cawan, mengucap syukur lalu memberikannya kepada mereka, dan mereka semuanya minum dari cawan itu. Dan Ia berkata kepada mereka: ”Inilah darah-Ku, darah perjanjian, yang ditumpahkan bagi banyak orang. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya Aku tidak akan minum lagi hasil pokok anggur sampai pada hari Aku meminumnya, yaitu yang baru, dalam Kerajaan Allah.” Sesudah mereka menyanyikan nyanyian pujian, pergilah mereka ke Bukit Zaitun.

Renungan

Hari ini Gereja merayakan Pesta Tubuh dan Kristus. Pada hari raya ini, Gereja mengarahkan perhatian kita pada Ekaristi Kudus. Salah satu kekhasan agama Katolik yang membedakannya dari kelompok Kristen lainnya adalah kepercayaan terhadap Ekaristi Kudus. Gereja Katolik percaya bahwa Yesus sungguh hadir dalam Ekaristi Kudus dan bukannya hadir secara simbolis saja seperti yang dipercaya oleh kelompok-kelompok Kristen lainnya. Ketika pada Malam Perjamuan Terakhir Yesus mengatakan: ”Inilah Tubuh-Ku dan Inilah Darah-Ku”, maka Dia tidak bermaksud mengatakan bahwa Inilah Simbol Tubuh-Ku dan Simbol Darah-Ku.

Hal itu menjadi sangat jelas apabila kita membaca diskursus tentang Roti Hidup dalam Yohanes bab 6. Di situ Yesus dengan jelas mengatakan: ”Barang siapa makan daging-Ku dan minum darah-Ku, dia mempunyai hidup yang kekal . . . dia tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia.” Setelah mengatakan hal itu banyak orang mengundurkan diri dan Yesus membiarkan mereka pergi karena memang seperti itulah yang dimaksudkan-Nya. Semoga Pesta hari ini meningkatkan kepercayaan kita terhadap kehadiran Yesus di dalam Ekaristi Kudus.

Tuhan, syukur atas anugerah Ekaristi Kudus. Semoga aku senantiasa haus dan rindu menyambut Tubuh dan Darah-Mu. Amin.

 

 

Tinggalkan Pesan