7-Mei-KWI-R-702x336

PEKAN PASKAH V (P)

Santa Rose Venerini; Santa Gisela; Beata Marie-Louise dari Yesus

Bacaan I: Kis. 15:7-21

Mazmur: 96:1-2a.2b-3.10; R:3

Bacaan Injil: Yoh. 15:9-11

Dalam amanat perpisahan-Nya, Yesus berkata kepada murid-murid-Nya: ”Seperti Bapa telah mengasihi Aku, de­mikianlah juga Aku telah mengasihi kamu; tinggallah di dalam kasih-Ku itu. Jikalau kamu menuruti perintah-Ku, kamu akan tinggal di dalam kasih-Ku, seperti Aku menuruti perintah Bapa-Ku dan tinggal di dalam kasih-Nya. Semuanya itu Kukatakan kepadamu, supaya sukacita-Ku ada di dalam kamu dan sukacitamu menjadi penuh.”

Renungan

Yesus membeberkan arti sebenarnya tentang perumpamaan ‘pokok anggur’, yakni: Bapa, Anak dan pengikut-Nya harus bersatu dalam kasih. Seperti Bapa mencurahkan kasih-Nya kepada Anak, dan Anak mencurahkan kasih yang sama kepada para rasul, demikianpun kita dipanggil untuk meneruskan kasih itu kepada sesama. Dengan begitu, sukacita Tuhan ada di dalam kita dan penuhlah sukacita kita.

Tidak sedikit orang beriman yang belum merasakan kepenuhan sukacita. Bukan karena Tuhan tidak mengasihi dan memberkati hidupnya, melainkan keengganannya berbagi kasih dengan sesama, khususnya mereka yang membutuhkan perhatian dan pertolongan. Tidak ada alasan untuk tidak berbagi kasih, sebab dengan memberi kita akan menerima; dengan mengasihi sesama, maka kita pun semakin dikasihi Tuhan. Keengganan kita berbagi kasih adalah bentuk pengingkaran akan hakekat Tuhan yang adalah kasih (bdk. 1Yoh. 4:7-21).

Tuhan Yesus Kristus, ajarilah aku meneladani para rasul yang menunjukkan kasih-Mu kepada bangsa-bangsa lain yang berbalik kepada-Mu. Sadarkanlah aku bahwa dengan berbagi kasih dan berbuat baik kepada sesama, aku akan selalu mengalami kasih-Mu yang adil dan menyelamatkan. Amin. 

 

Tinggalkan Pesan