OMK Bongsari Semarang membagikan makanan berbuka puasa depan gereja (PEN@ Katolik/lat)
OMK Bongsari Semarang membagikan makanan berbuka puasa depan gereja (PEN@ Katolik/lat)

Virus corona ini telah mengajarkan banyak hal positif bagi kita, khususnya Orang Muda Katolik (OMK). Waktu-waktu lalu dengan teknologi komunikasi orang muda seakan digambarkan sebagai sosok individualis dan acuh tak acuh pada sesama di sekitarnya. Hari ini kita dapat menyaksikan OMK yang peduli pada sesamanya. Kepedulian ini sangat luar biasa karena dilakukan lumayan berisiko di tengah masa pandemi Covid-19.

Kesan itu diungkapkan oleh Kepala Paroki Santa Theresia Bongsari Pastor Eduardus Didik Chahyono SJ ketika melihat OMK parokinya berada di pinggiran jalan raya depan gereja, dengan mengenakan masker wajah membagikan 150 paket nasi kotak untuk berbuka puasa bagi pengguna jalan dan warga sekitar gereja, 7 Mei 2020.

Koordinator kegiatan Vincentius Bastian menjelaskan, OMK Paroki Bongsari sudah pernah membagikan paket makanan sejak 16 April 2020 untuk menanggapi dampak Covid-19. “Waktu itu dilaksanakan siang hari, karena belum memasuki Puasa Ramadhan. Sedangkan hari ini, kembali OMK Paroki Bongsari melakukan aksi sosial membagikan paket makanan tetapi dilaksanakan pada sore hari menjelang buka puasa,” katanya.

Aksi yang sudah dilakukan beberapa hari itu, lanjutnya, “kami lakukan sebagai bentuk dukungan kepada umat Muslim agar bisa melaksanakan ibadah puasanya dengan baik, sekaligus agar warga yang kesulitan di masa pandemi ini dapat berbuka puasa dengan layak,” katanya seraya menjelaskan akan ada kegiatan berbagi selanjutnya.

Menurut Pastor Didik, yang bertugas sebagai Ketua Komisi Hubungan Antar Agama dan Kepercayaan Keuskupan Agung Semarang, kegiatan itu sangat bermakna karena dilakukan saat Puasa Ramadhan. “Aksi sosial ini semakin bermakna karena dilakukan di tengah Bulan Ramadhan saat umat Muslim berpuasa. Ini bisa dimaknai sebagai bentuk perhatian kepada umat Muslim dan upaya menjaga keharmonisan hidup bermasyarakat,” kata imam itu.

Pastor Didik berharap agar pondasi dan bangunan kerukunan umat beragama semakin kokoh di negeri ini. “Merebaknya virus corona ternyata tidak menggerogoti jalinan persaudaraan umat beragama di Indonesia khususnya Kota Semarang,” kata imam itu.

Kegiatan sosial berupa berbagi kebutuhan pokok juga dilakukan oleh beberapa komunitas seperti Komunitas Gusdurian dan Komunitas Persaudaraan Lintas Agama (PELITA) Kota Semarang selama sebulan ini. Mereka menggunakan aula gereja sebagai penyimpanan barang-barang bantuan yang didistribusikan kepada masyarakat yang membutuhkan.(PEN@ Katolik/Lukas Awi Tristanto)

OMK Bongsari
OMK Bongsari Semarang membagikan makanan berbuka puasa kepada pengguna jalan masyarakat sekitar (PEN@ Katolik/lat)
OMK Bongsari Semarang Berbagi makanan berbuka puasa  (PEN@ Katolik/lat)
OMK Bongsari Semarang Berbagi makanan berbuka puasa (PEN@ Katolik/lat)

Tinggalkan Pesan