Home BERITA TERKINI Lima Imam Dominikan Ditahbiskan di Curug Tangerang

Lima Imam Dominikan Ditahbiskan di Curug Tangerang

0

TANGERANG, Pena Katolik – Uskup Agung Jakarta, Kardinal Ignatius Suharyo menahbiskan lima Imam Pewarta (Ordo Praedicatorum/OP) di Gereja St. Helena Curug, Tangerang, Sabtu, 22 Februari 2025. Pada kesempatan ini, ia didampingi Uskup Agung Pontianak, Mgr. Agustinus Agus OP.

Pada awal homili, Kardinal Suharyo menyampaikan selamat, atas pilihan hidup yang dipilih oleh pada imam baru, di mana mereka berani untuk memilih jalan panggilan Imamat dalam Ordo Dominikan, dan untuk bertumbuh dalam kesempurnaan kasih. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada para orangtua yang menjadi tempat pertama benih panggilan.

“Kita semua berdoa, semoga kelima saudara ini akan menjadi imam yang baik menurut teladan St. Dominikus,” ujar Kardinal Suharyo.

Tahbisan imam ini diadakan ketika Gereja merayakan Pesta Takhta St. Petrus. Di kelanjutan renungan yang disampaikan, Kardinal Suharyo merefleksikan peristiwa ketika Yesus menyampaikan kepada Petrus, bahwa Ia akan menyerahkan “kunci” Kerajaan Surga. Kardinal Suharyo mengajak berandai-andai untuk “bertanya” kepada Petrus, “Bapa Petrus apa yang anda tangkap, dari kata-kata Yesus, yang memberikan kepada anda, kunci Kerajaan Surga?” 

Kunci Kerajaan Surga

Dalam pengandaian, Petrus mungkin akan meminta membaca suratnya yang dibacakan pada Misa itu, “Gembalakanlah kawanan domba Allah, dengan sukarela, sesuai kehendak Allah, dengan pengabdian diri, dengan menjadi teladan”. Dengan menjalankan perintah ini, akan didapatkan mahkota kemuliaan.  

“Itu artinya Surga terbuka bagimu, dibuka oleh Rasul Petrus, kalau para gembala menjalankan nasihatnya.”

 Sekiranya surat Petrus menulis suratnya saat ini, Kardinal Suharyo mengatakan, barangkali Petrus akan meminta para gembala untuk meneladan, orang yang kini duduk menggantikannya di takhtanya, yaitu Paus Fransiskus. 

“Teladanilah pribadi, yang saat ini duduk, di takhta St. Petrus itu,” ujar Kardinal Suharyo.

Kardinal Suharyo menekankan, bahwa nasihat Petrus itu dibacakan kepada para penatua, yang menerjemahkan kata “presbiter” yang pada zaman ini diterjemahkan menjadi ‘imam’. Ini berarti bahwa nasihat ini diberikan kepada para imam. 

Kardinal Suharyo lalu mengajak untuk kembali merenungkan logo Paus Fransiskus “Miserando Atque Eligendo”. Satu kata yang terinspirasi dari pengalaman Jorge Bergoglio, yang menjadi alasan ia memilih panggilan imamat. Seperti perubahan yang dialami Simon, yang kemudian menjadi Simon Petrus, ia juga mengakui Yesus sebagai Tuhan. Demikian juga, pengalaman yang dialami Paus Fransiskus di sebuah gereja, berbuah juga pada transformasi pribadinya. 

“Perjumpaan dengan Tuhan itu berbuah pada transformasi pribadi, ini tampak dalam pilihan pribadi beliau,” ujar Kardinal Suharyo.

Kardinal Suharyo kemudian mencontohkan teladan Paus Fransiskus ketika ulang tahun memilih mengundang para pengemis yang biasa tidur di Lapangan St. Petrus.

“Ia ingin menunjukkan wajah Allah yang maha rahim,” Kardinal Suharyo. 

Sukacita dan Syukur

Lima imam baru yang ditahbiskan pada hari ini adalah Romo Aloysius Luis Kung OP (Paroki Santo Ignatius Waibalun); Romo Samuel Sonny Gunawan OP (Paroki St. Helena Curug); Romo Johnny Luntungan OP (Paroki Raja Damai Manado); Romo Dominico Xaverio Budoyo Setiawan OP (Paroki Santa Theresia, Prapatan, Balikpapan); dan Romo Tommy Riezky Tiyanto OP (Paroki Kristus Raja Surabaya). Tahbisan ini juga dihadiri oleh Provinsial Dominikan Filipina, Pastor Filemon I. dela Cruz Jr., OP, Rektor Universitas St. Agustinus Hippo Pontianak, Romo J. Robini Marianto OP, dan Ekonom Keuskupan Agung Pontianak, Romo Andreas Kurniawan OP.

Kepala Paroki Curug, Pastor Freday Badianto Sihombing, OSC pada kesempatan ini menyampaikan terima kasih atas dipilihnya Paroki Curug menjadi tempat tahbisan ini. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Kardinal Suharyo dan Mgr. Agustinus. Dengan tahbisan ini, umat Paroki Curug bersyukur atas bertambahnya satu lagi imam dari parokinya. 

“Saya mengucapkan selamat kepada kelima imam Dominikan yang tertahbis. Semoga kalian akan menjadi imam yang bijaksana,” ujarnya. 

Pastor Freday berharap, para imam baru akan setia dalam panggilan. Ia juga berharap akan muncul semakin banyak panggilan di parokinya. 

Sementara itu, Pastor Filemon menyampaikan, bahwa untuk persiapan tahbisan ini ada banyak koordinasi yang dilakukan. Panitia dan juga para imam Dominikan meminta kesediaan dari banyak orang untuk terlibat. Namun, ia bersyukur karena Kardinal Suharyo telah bersedia untuk memimpin Misa Tahbisan ini. 

“Yang pertama menyatakan ‘ya’ dan kami sangat berterima kasih adalah Kardinal Suharyo,” ujarnya. Ia juga berterima kasih atas kehadiran Mgr. Agustinus Agus. Ia juga berterima kasih kepada Pastor Paroki Curug untuk sambutan yang sangat hangat. Ia juga berterima kasih kepada Komisi Liturgi KWI, pada donatur. Terakhir, ia berterima kasih kepada para dominikan, baik imam, suster, dan Awam Dominikan.

“Terima kasih banyak untuk kehadirannya,” ujarnya.

Terakhir, Pastor Filemon menyampaikan terimakasih yang tulus kepada para orangtua dari pada imam yang baru. Untuk keluarga para imam yang baru ditahbiskan, ia memahami bahwa merelakan, terutama dalam pendidikan para imam yang memerlukan waktu lama, namun dukungan mereka sangat berarti.

“Kami tidak akan pernah cukup berterima kasih, namun kami sangat berterima kasih sedalam-dalamnya. Kalian tidak kehilangan anak kalian, mereka hanya bergabung ke dalam keluarga yang lebih besar. Kami meyakinkan bahwa kami menjaga anak kalian dengan sangat baik di Filipina,” ujarnya.

Pastor Filemon juga menyampaikan bahwa saat ini sudah ada lebih dari 20 frater dominikan yang menjalani masa Pendidikan di Filipina. (AES)

Foto 1 – Para imam Dominikan yang ditahbiskan bersama Kardinal Ignatius Suharyo di Gereja St. Helena Curug Tangerang 22 Februari 2025. (OP)

Foto 2 – Para imam Dominikan yang ditahbiskan di Gereja St. Helena Curug Tangerang 22 Februari 2025 ketika Ritus Persiapan Persembahan. (OP)

Foto 3 – Berkat pertama dari para imam Dominikan yang ditahbiskan di Gereja St. Helena Curug Tangerang 22 Februari 2025. (OP)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Pesan

Please enter your comment!
Please enter your name here

Exit mobile version

polestoto

lahirtoto

warung403

warung403 login

situs warung403

lahirtoto

LAHIRTOTO

LAHIRTOTO LOGIN

lahirtoto

imgstock

Hosting Gambar

Mahjong Ways 2 Memiliki Susunan Simbol yang Terus Berubah dan Ada Mekanisme Menarik di Baliknya

Mengapa Mahjong Ways Menggunakan Simbol Bernuansa Tradisional dalam Tampilan Permainannya?

Mahjong Ways 2 Memperlihatkan Bagaimana Satu Rangkaian Simbol Dapat Memicu Perubahan Berikutnya

Ada Perbedaan antara Mahjong Ways dan Mahjong Ways 2 yang Menarik Dilihat dari Sisi Desain

Mahjong Ways Memiliki Tampilan yang Mudah Dikenali meski Menggunakan Elemen Visual Sederhana

Bagaimana Mahjong Ways 2 Menampilkan Informasi Multiplier tanpa Mengganggu Tampilan Utama?

Mahjong Ways dan Hubungan antara Pemilihan Simbol dengan Tema Permainan yang Diusung

Mahjong Ways 2 Menunjukkan Pentingnya Urutan Animasi dalam Menjelaskan Mekanisme Cascade

Mengapa Efek Perubahan Simbol dalam Mahjong Ways 2 Perlu Ditampilkan secara Bertahap?

Mahjong Ways Menggabungkan Ornamen Klasik dan Tampilan Digital dalam Satu Konsep Permainan

Game Mobile Kini Dirancang untuk Berbagai Ukuran Layar dan Ada Tantangan Desain di Baliknya

Mengapa Kenyamanan Mata Mulai Menjadi Pertimbangan dalam Pengembangan Game Digital?

Perubahan Kebiasaan Pengguna Membuat Desain Game Smartphone Semakin Memperhatikan Detail Kecil

Game Digital dengan Tampilan Minimalis Bisa Tetap Menarik Berkat Pengaturan Elemen yang Tepat

Bagaimana Pengembang Menjaga Kelancaran Animasi Game pada Smartphone dengan Spesifikasi Berbeda?

Perkembangan Game Mobile Memperlihatkan Pentingnya Kontrol yang Mudah Dipahami Pengguna Baru

Mengapa Tata Letak Tombol dalam Game Smartphone Bisa Memengaruhi Kenyamanan Penggunaan?

Teknologi Game Digital Terus Berkembang tetapi Kejelasan Tampilan Tetap Menjadi Kebutuhan Utama

Game Mobile dan Perubahan Cara Pengembang Menghadirkan Pengalaman Interaktif di Layar Kecil

Bagaimana Pengujian Pengalaman Pengguna Membantu Memperbaiki Desain Game Digital Sebelum Dirilis?

Game Bertema Asia Memiliki Ragam Inspirasi Visual yang Tidak Hanya Berasal dari Simbol Tradisional

Mengapa Unsur Budaya dalam Game Digital Perlu Disajikan dengan Pemahaman yang Tepat?

Komunitas Game Mobile Bisa Membentuk Cara Baru dalam Mengenalkan Permainan kepada Pengguna Lain

Di Balik Sebuah Game yang Ramai Dibicarakan, Ada Peran Percakapan Digital yang Terus Berkembang

Kecerdasan Buatan Membantu Pengembang Game Memahami Masalah Teknis melalui Analisis Data

Bagaimana Tren Video Pendek Memengaruhi Cara Orang Mengenal Game Digital yang Belum Pernah Dicoba?

Perkembangan Game Digital Membuka Ruang bagi Kolaborasi antara Seniman dan Pengembang Teknologi

Mengapa Sebuah Game Bisa Memiliki Identitas Kuat tanpa Harus Mengikuti Semua Tren Visual?

Game Mobile Menjadi Bagian dari Perubahan Kebiasaan Masyarakat dalam Mengakses Hiburan Digital

Bagaimana Ulasan dan Diskusi Komunitas Membantu Pengguna Memahami Kelebihan serta Kekurangan Game?

Mahjong Ways 2 Menunjukkan Bagaimana Animasi Berantai Dapat Membentuk Alur Permainan yang Khas

Mengapa Simbol Tradisional Masih Banyak Ditemukan dalam Desain Game Digital Masa Kini?

Perkembangan Game Mobile Mengubah Cara Pengembang Menyusun Tampilan untuk Layar Smartphone

Mahjong Ways Memiliki Pendekatan Visual yang Menghubungkan Tema Klasik dengan Hiburan Digital

Di Balik Efek Cahaya dalam Game Modern, Ada Teknik Desain yang Membantu Menonjolkan Informasi

Bagaimana Mekanisme Cascade dalam Mahjong Ways 2 Mengubah Susunan Simbol Selama Permainan?

Game Digital Bertema Asia Memperlihatkan Perpaduan Menarik antara Ornamen dan Animasi Modern

Mengapa Sebagian Game Mobile Tetap Mudah Dikenali Meski Tampilan Permainan Terus Berkembang?

Mahjong Ways Menggunakan Warna Emas sebagai Bagian dari Identitas Visual yang Konsisten

Perubahan Cara Orang Menggunakan Smartphone Membawa Tantangan Baru bagi Desain Game Mobile

Mahjong Ways 2 Memadukan Efek Multiplier dengan Animasi yang Menjelaskan Perubahan Permainan

Bagaimana Desain Ikon dalam Game Digital Membantu Pengguna Mengenali Fungsi dan Informasi?

Game Mobile Modern Semakin Memperhatikan Keseimbangan antara Tampilan dan Kemudahan Navigasi

Mahjong Ways dan Pengaruh Motif Tradisional terhadap Pembentukan Karakter Visual Permainan

Mengapa Animasi yang Terlalu Ramai Bisa Mengganggu Kenyamanan Pengguna Game Digital?

Komunitas Game Online Sering Membentuk Tren Baru melalui Diskusi dan Berbagi Pengalaman

Mahjong Ways 2 Memiliki Elemen Audio Visual yang Mendukung Penyajian Mekanisme Permainan

Perkembangan Teknologi Grafis Membuka Ruang Baru bagi Kreativitas Pengembang Game Mobile

Bagaimana Tema Budaya dalam Game Digital Bisa Diperkenalkan tanpa Menghilangkan Ciri Aslinya?

Game Digital Tidak Selalu Membutuhkan Tampilan Rumit untuk Memberikan Pengalaman yang Berkesan

Kasino Online di Tengah Perubahan Kebiasaan Masyarakat Mengakses Informasi Digital

Mengapa Pemahaman tentang Peluang Menjadi Penting dalam Permainan Kasino Digital?

Fenomena Kasino Online dan Tantangan Membedakan Informasi dengan Promosi

Bagaimana Kemudahan Pembayaran Digital Memengaruhi Aktivitas Kasino Online?

Di Balik Popularitas Kasino Digital, Ada Persoalan Literasi yang Jarang Dibahas

Kasino Online dan Perubahan Cara Pengguna Menilai Keamanan Platform Digital

Ketika Hiburan Berbasis Internet Menimbulkan Pertanyaan tentang Batas Pengeluaran

Memahami Pengaruh Pengalaman Menang dan Kalah terhadap Keputusan Pengguna Kasino

Mengapa Perlindungan Identitas Digital Menjadi Perhatian dalam Kasino Online?

Menelusuri Hubungan Antara Perkembangan Kasino Online dan Kesadaran Risiko Pengguna

Mengapa Kasino Online Semakin Sering Dibahas dalam Fenomena Budaya Digital?

Di Balik Tampilan Kasino Digital, Ada Desain yang Memengaruhi Keputusan Pengguna

Kasino Online dan Fenomena Hiburan Instan yang Mengubah Persepsi Risiko

Bagaimana Notifikasi Digital Memengaruhi Kebiasaan Pengguna Kasino Online?

Ketika Transaksi Tanpa Uang Tunai Mengubah Cara Pengguna Melihat Pengeluaran

Mengenali Perbedaan Antara Hiburan Digital dan Perilaku Bermain Berlebihan

Kasino Digital dalam Sorotan: Mengapa Transparansi Sistem Semakin Penting?

Dari Layar Smartphone hingga Media Sosial, Bagaimana Kasino Online Diperkenalkan?

Mengapa Kemenangan Kecil Bisa Memengaruhi Cara Pandang terhadap Kasino Online?

Menelusuri Peran Konten Digital dalam Membentuk Persepsi tentang Kasino Online

Mahjong Ways 2 Memiliki Cara Tersendiri dalam Menampilkan Perubahan Simbol dan Efek Visual

Mengapa Game Digital dengan Tema Asia Masih Menarik Perhatian di Tengah Banyaknya Pilihan Hiburan?

Perkembangan Game Mobile Membuat Pengalaman Pengguna Tidak Lagi Bergantung pada Grafis Semata

Mahjong Ways Menghadirkan Detail Visual yang Menggabungkan Simbol Klasik dengan Sentuhan Modern

Bagaimana Desain Gerakan dalam Game Digital Membantu Menciptakan Pengalaman yang Lebih Interaktif?

Game Bertema Tradisional Mulai Mendapat Sentuhan Teknologi yang Mengubah Cara Penyajiannya

Mahjong Ways 2 dan Peran Animasi dalam Memperjelas Mekanisme Pergantian Simbol

Mengapa Pengalaman Pengguna Menjadi Pertimbangan Penting dalam Perancangan Game Mobile Modern?

Komunitas Game Digital Membantu Memperkenalkan Berbagai Sudut Pandang tentang Sebuah Permainan

Perubahan Desain Antarmuka Game Mobile Menunjukkan Pentingnya Navigasi yang Mudah Dipahami