Home BERITA TERKINI Setelah 118 Tahun Gereja di Papua Selatan

Setelah 118 Tahun Gereja di Papua Selatan

0
Uskup Agung Merauke, Mgr Petrus Canisius Mandagi MSC memimpin Misa peringatan 118 tahun Gereja Katolik di Papua. IST

MERAUKE, Pena Katolik – Uskup Agung Merauke, Mgr. Petrus Canisius Mandagi, MSC mengungkapkan kekhawatirannya terhadap orang Papua. Ia khawatir akan habisnya orang Papua saat memimpin Misa Perayaan 118 Tahun Gereja Katolik masuk di Papua Selatan Senin, 14 Agustus 2023.

Mgr. Mandagi menilai, masih banyak keluarga di Papua yang hidupnya tidak teratur dari segi Kesehatan, sehingga dapat menyebabkan kematian kaum muda Papua. Aspek penting lain yang disoroti oleh Uskup Agung Petrus Canisius Mandagai adalah pendidikan.  Menurutnya, lemahnya pendidikan dalam keluarga Papua bisa menyebabkan generasi Papua hancur.

“Banyak anak-anak dan pemuda mati muda karena ketidakteraturan hidup. Kalau kesehatan tidak diperhatikan, kematian akan meningkat. Hancur kalau tidak ada pendidikan dan sekolah-sekolah tidak ada guru di tempat,” ujar Mgr. Mandagi.

Ia membeberkan bahwa ketika dirinya berkunjung ke kabupaten-kabupaten di wilayah Keuskupan Agung Merauke, ia menyaksikan banyak orang Papua tidak sehat. Mgr. Mandagi melihat ada banyak orang tidak bersekolah serta keluarga yang tidak berperan baik untuk kesehatan dan pendidikan.

Mgr. Mendagi berharap dalam beberapa tahun ke depan. Ia menyampaikan sebanyak 30 orang calon imam anak asli Papua ditahbiskan guna membantu pelayanan di sekolah-sekolah tersebut. Mgr. Mandagi berharap para stakeholder, pastor, suster, bruder dan pejabat Katolik untuk sungguh-sungguh melayani umat dengan hati. Keluarga Katolik Papua diharapkan agar tidak mudah terjemurus hingga menyebabkan kehancuran generasi muda Papua.

“Iman kekatolikan harus menjadi dasar yang kuat dalam pribadi setiap umat, terutama orang tua berperan. Para pastor juga (berperan) sangat penting,” kata Mgr. Mendagi.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Pesan

Please enter your comment!
Please enter your name here

Live RTPPola GacorMahjongMahjong WaysPola Hari IniMahjong Wins 3Slot GacorPola AkuratBaccaratPola AlternatifLive RTPPola GacorMahjongMahjong WaysPola Hari IniMahjong Wins 3Slot GacorPola AkuratBaccaratPola AlternatifKolaborasi AI dan Data RTP PG Soft Dinilai Mendorong Transparansi Baru dalam Ekosistem Gaming DigitalTeknologi Terbaru di Mahjong Ways 2 Mengubah Tempo, Visual, dan Respons Permainan secara MenyeluruhMengupas Data Mahjong Ways dan Ways 3 untuk Menemukan Perbedaan Karakter di Balik Sistem PermainannyaBlack Scatter dengan RTP Stabil Jadi Perhatian, Inilah Cara Membaca Polanya secara Lebih RasionalMengamati Scatter Mahjong Ways 1 dalam 1.000 Putaran, Sejumlah Pola Menarik Mulai TerlihatSweet Bonanza Kembali Populer Berkat Perpaduan Visual dan Animasi IkonikTransformasi Baccarat Digital dari Permainan Klasik Menuju Format yang Lebih ModernMahjong Ways dan Sweet Bonanza Mengisi Tren Gaming Terbaru, Apa Daya TariknyaSweet Bonanza vs Mahjong Ways, Menelusuri Perbedaan Desain dan Kekuatan TemanyaBagaimana Media Sosial Bisa Membuat Sebuah Game Mendadak Ramai DibicarakanKonten Game Berdurasi Pendek Kini Mendominasi Media Sosial, Apa PenyebabnyaKomunitas Gamer Mulai Beralih ke Acara Online yang Lebih Interaktif dan SeruPanduan Menyiapkan Malam Bermain Bersama agar Lebih Seru, Nyaman, dan TeraturLima Kesalahan Umum yang Bisa Mengganggu Keharmonisan Komunitas Game OnlineRekomendasi Format Turnamen Online yang Cocok untuk Komunitas Gamer LokalGates of Olympus dan Rahasia Tempo Putaran, Mengapa Kecepatan serta Ketepatan Waktu Sama PentingnyaMenjelang Hari Kemerdekaan, Mahjong Ways 2 Menghadirkan Nuansa Nusantara yang Lebih SemarakMengenal Teknik Kalibrasi Volatilitas melalui Interval dan Pembacaan Data Visual yang Lebih PresisiIstilah Parlay RTP Kerap Disalahpahami, Begini Peran Statistik dalam Membaca Peluang secara ObjektifModel Saintifik untuk Menjaga Konsistensi ketika Sistem Memasuki Titik Transisi yang Sulit Diprediksi
Exit mobile version