Para uskup berkumpul untuk sidang pleno ke-120 di Manila, 25 Januari 2020.
Para uskup berkumpul untuk sidang pleno ke-120 di Manila, 25 Januari 2020.

Untuk pertama kalinya, Konferensi Waligereja Katolik Filipina (CBCP) membatalkan sidang pleno yang direncanakan untuk bulan depan di Manila, demikian laporan CBCPNews dari Manila. Keputusan itu diumumkan oleh Sekretariat CBCP di hari Jumat, 5 Juni 2020 seraya menyebut alasannya, karena “kondisi kesehatan saat ini yang disebabkan oleh pandemi Covid-19.” Sebelumnya, pemerintah telah melarang pertemuan massal karena krisis virus corona. Sekretaris Jenderal CBCP Pastor Marvin Mejia mengatakan, retret tahunan para uskup, yang biasanya mendahului sidang bulan Juli itu, juga dipindahkan ke Januari tahun depan. Sidang, yang merupakan salah satu dari dua pertemuan tahunan para uskup itu, dijadwalkan akan diadakan di Pius XII Center, 11-13 Juli. Sidang umum yang diadakan dua kali setahun itu dianggap sebagai badan pengambil keputusan tertinggi CBCP. Ketika mereka tidak bersidang, Dewan Permanen bertindak untuk dan atas nama konferensi itu. CBCP berawal tahun 1945 saat konferensi itu masih dikenal sebagai Organisasi Kesejahteraan Katolik (CWO). Sejalan dengan perkembangan Vatikan II, CWO menjadi Konferensi Waligereja Filipina bulan Januari 1968. Secara teknis, ini pertama kalinya sidang pleno para uskup dibatalkan sejak CBCP secara resmi dibentuk. Tetapi ketika masih berbentuk CWO, di awal 1960-an beberapa sidang dibatalkan karena para uskup berada di Roma untuk pertemuan-pertemuan Vatikan II.(PEN@ Katolik/pcp berdasarkan Roy Lagarde/CBCPNews)

 

Tinggalkan Pesan