Salib

“Pada upacara Penghormatan Salib Jumat Agung, untuk kesempatan kali ini umat dipersilakan membawa dan menggunakan salibnya sendiri.” Demikian salah satu langkah untuk menghindari penularan dan penyebaran virus corona bernama Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus 2 (SARS-CoV-2) seperti yang tertulis dalam surat himbauan dari Vikaris Jenderal KAJ Pastor Samuel Pangestu Pr, tertangal 2 Maret 2020.

Langkah itu, menurut surat yang dikirim kepada semua Pastor Paroki KAJ dan semua pastor yang berkarya di wilayah KAJ, sesuai Rapat KURIA KAJ di hari yang sama terkait dengan situasi saat ini terutama dengan Wabah Corona.

Dalam himbauan itu ditegaskan bahwa “umat dapat tetap beribadah di gereja, namun bagi mereka yang sedang menderita sakit pernafasan (batuk, pilek, sakit tenggorokan), disarankan untuk tinggal di rumah dan berobat ke dokter.”

Umat juga “diharapkan merawat kebersihan tangannya masing-masing dengan membawa hand nanitizer sendiri,” ke gereja dan “Air suci di pintu masuk gereja tetap disediakan. Umat dapat menggunakannya atau pun tidak.”

Selain itu, umat dianjurkan menerima Komuni “sebaiknya menggunakan tangan saja” dan “Ritus Salam Damai dengan bersalaman masih dapat dilaksanakan dengan tetap memperhatikan kebersihan tangan masing-masing, atau umat boleh tidak melakukannya.”

Isi lengkap himbauan itu bisa dibaca di bawah ini. (PEN@ Katolik/paul c pati)

Himbauan 3Himbauan 1Himbauan 2

Tinggalkan Pesan