Michel Los, seorang imam mudayang menderita kanker di sebuah rumah sakit militer di Warsawa, Polandia. Kredit FotoL Para Imam Orione.
Michel Los, seorang imam mudayang menderita kanker di sebuah rumah sakit militer di Warsawa, Polandia. Kredit Foto: Para Imam Orione.

Mei adalah bulan saat tahbisan imam terjadi di banyak keuskupan, tetapi tahbisan Pastor Michal Los FDP, seorang anggota Imam-Imam Orione atau Putra-Putra Penyelenggaraan Ilahi (FDP), harus dilakukan di atas ranjang sebuah rumah sakit militer di Warsawa, 24 Mei 2019, karena dia menderita kanker dan sekarang dalam kondisi kritis. Paus Fransiskus memberikan dispensasi yang memungkinkannya ditahbiskan menjadi diakon dan imam dalam Misa yang sama. Tahbisan Los diberikan oleh Uskup Warsawa-Praga Mgr Marek Solarczyk. Sehari sebelum tahbisan, Los mengikrarkan kaul kekal dalam komunitas religiusnya. Izin tahbisan itu Paus kirim lewat surat kepada direktur jenderal kongregasinya, Pastor Tarcisio Vieira FDP. Tahbisan itu dihadiri beberapa petinggi kongregasi FDP, para imam FDP Polandia, orang tua dan saudarinya. “Upacara berlangsung dalam suasana spiritualitas yang agung dan mendalam. Setelah doa pembukaan, diungkapkan Litani Orang Kudus untuk kehidupan Michal dan kongregasinya,” kata Pastor Fernando Fornerod, general konselor FDP lewat Facebook. Sehari setelah tahbisan, Los merayakan Misa Perdana dari tempat tidurnya. Tanggal 25 Mei dengan video yang diposting di Facebook, Los, mengucapkan terima kasih kepada umat Katolik yang berdoa untuknya, meminta lebih banyak doa dan memberikan berkat dengan tanda Salib. “Terpujilah Yesus Kristus, terima kasih atas semua doamu dan aku harap kamu terus berdoa, aku memberkati kalian semua dalam nama Bapa dan Putra dan Roh Kudus,” kata imam muda itu lewat video.(PEN@ Katolik/pcp berdasarkan laporan Catholic News Agency)

Silakan menyaksikan video tahbisannya:

Tahbisan imam di atas ranjang rumah sakit untuk Pastor Michal Los FDP

Tinggalkan Pesan