PMKRI Pekanbaru menabur bunga di Taman Pahlawan. (PEN@ Katolik/fhm)
PMKRI Pekanbaru menabur bunga di Taman Pahlawan. (PEN@ Katolik/fhm)

Menjelang petang, anak-anak muda yang berhimpun dalam Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Pekanbaru berkumpul di Taman Makan Pahlawan Kusuma Dharma, Pekanbaru, untuk memperingati Hari Pahlawan Nasional dengan ziarah, tabur bunga dan orasi kebangsaan.

Di makam pahlawan itu, mereka mengawali ziarah dengan doa bersama, kemudian tabur bunga yang diawali oleh Ketua Presidium PMKRI Cabang Pekanbaru Elsa Manihuruk, dan dilanjutkan dengan Orasi Kebangsaan yang diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, mengheningkan cipta, dan membangkitkan jiwa patriotisme dengan pembacaan puisi.

Kegiatan yang dikoordinir oleh Bidang Gerakan Kemasyarakatan PMKRI dan dihadiri puluhan kader PMKRI itu berlangsung pada Hari Pahlawan, 10 November 2018, mulai pukul 18.20 WIB.

Anak-anak muda (baca: kader-kader PMKRI), tegas Sanggam Naibaho dari Biro Gerakan Kemasyarakatan PMKRI Pekanbaru dalam orasi kebangsaannya, “harus mampu menjadi solusi dari setiap permasalahan yang ada.”

Sementara itu, Presidium Gerakan Kemasyarakatan Friday Banjarnahor menambahkan, selain menjadi solusi, “kader PMKRI juga harus menghargai perjuangan para pahlawan yang telah rela berkorban demi kemerdekaan. Penghargaan terhadap jasa para pahlawan dapat diwujudkan dengan ambil bagian dalam pemberdayaan masyarakat terutama anak-anak muda.”

Selanjutnya, menurut Elsa Manihuruk, diperlukan penghayatan dan penghargaan atas perjuangan para pahlawan. “Anak muda sebagai generasi milenial dan juga generasi Z harus mampu menjaga keutuhan bangsa dari berbagai goncangan seperti gerakan radikalisme, tindakan intoleran dan gerakan-gerakan lain yang mencoba merongrong keutuhan NKRI.”

Alumnus Fakultas Ekonomi Pembangunan dari Universitas Riau itu memekikkan, “Kita sebagai generasi milenial dan generasi Z harus ambil bagian dalam menjaga keutuhan bangsa ini. Anak muda harus mampu meneladani semangat patriotisme dan nasionalisme para pahlawan!”

Dan malam itu, sebelum kembali untuk “menjaga keutuhan bangsa” para kader PMKRI menyalakan lilin sambil menyanyikan lagu Gugur Bunga, antara lain, “Telah gugur pahlawanku, Tunai sudah janji bakti, Gugur satu tumbuh sribu, Tanah air jaya sakti ….” (PEN@ Katolik/Fibrisio H Marbun)

Artikel Terkait:

Latihan kepemimpinan kader PMKRI didik anggota menjadi garam dan terang dunia

PMKRI gelar seminar kebangsaan dan deklarasi Kita_Indonesia di Pekanbaru

Seminar kebangsaan PMKRI keragaman jadikan Indonesia miliki kekhasan di mata dunia

PMKRI menghimbau seluruh kadernya untuk mengawal jalannya Pilkada

Ketua baru PMKRI akan teladani semangat intelektualitas dan kerendahan hati St Thomas Aquinas

Gugur satu tumbuh sribu, mereka memasang lilin sambil bernyanyi sambil (PEM@ Katolik/fhm)
Gugur satu tumbuh sribu, mereka memasang lilin sambil bernyanyi sambil (PEM@ Katolik/fhm)

Tinggalkan Pesan