
Uskup Agung Boston dan kepala Komisi Kepausan Vatikan untuk Perlindungan Anak di Bawah Umur Kardinal Sean OâMalley memposting pesan video di situs Keuskupan Agung Boston sebagai tanggapan atas laporan Juri Utama Pennsylvania. Video itu diposting hari Sabtu, 18 Agustus 2018, dua hari sebelum Paus Fransiskus merilis sebuah surat kepada Umat Allah sebagai tanggapan atas krisis pelecehan seksual yang dilakukan klerus yang sedang berlangsung.
Kardinal OâMalley mengatakan, seperti yang dilaporkan oleh Suster Bernadette Mary Reis FSP dari Vatican News  bahwa “kata-kata gagal” untuk situasi yang dihadapi Gereja di AS. Kardinal itu mengatakan bahwa hati âbersedihâ karena kita lagi-lagi mendengar ârasa sakit yang menghancurkan  yang dialami orang-orang yang selamat,â dan âkami tetap dipermalukan oleh kegagalan mengerikan ini untuk melindungi anak-anak dan orang-orang yang rentan, dan kami menegaskan komitmen kami bahwa kegagalan ini tidak akan pernah terulang.â
Kardinal OâMalley melihat banyak pelaku telah dimintai pertanggungjawaban atas kejahatan mereka. Namun, dia juga mengakui bahwa Gereja belum âmembangun sistem akuntabilitas yang jelas dan transparan serta konsekuensi untuk kepemimpinan Gereja yang kegagalannya telah memungkinkan kejahatan-kejahatan ini terjadi.â Kardinal juga mengatakan bahwa semua yang berperanserta dalam misi Gereja harus âmenerima pertobatan rohaniâ dan bahwa âtransparansi hukum dan akuntabilitas pastoralâ harus dituntut dari mereka.
“Tindakan segera” harus diambil, lanjut Kardinal, karena âjam terus berdetak.â Kardinal kemudian menyatakan bahwa baik umat Katolik dan masyarakat sipil telah kehilangan kesabaran dan kepercayaan dalam âkepemimpinan Gereja.â Tetapi, kardinal itu berharap agar kegagalan masa lalu dapat diperbaiki. Dia menyerukan kepada Gereja âuntuk membantu agar umat tidak putus asa.â Dia juga mengatakan bahwa sering kali âorang yang selamat dan para korbanlah yang dengan berani mengajarkan kepada kita bahwa kita tidak boleh putus asa.â
Kardinal mengakui, “krisis yang kita hadapi adalah hasil dari dosa-dosa klerus dan kegagalan-kegagalan klerusâ dan hanya dapat diatasi dengan âketerlibatan dan kepemimpinan pria dan wanita awam di dalam Gereja kita, individu-individu yang dapat membawa kompetensi, pengalaman, dan keterampilan mereka pada tugas yang kita hadapi.â
Kardinal O’Mally menyimpulkan bahwa hanya dengan mengenali kenyataan yang dihadapinya, Gereja bisa âmendapatkan kembali kepercayaan, keyakinan, dan dukungan umat Katolik di masyarakat kita. Kita harus maju cepat dan dengan tujuan. Tidak ada waktu untuk di sia-siakan.â(pcp berdasarkan Vatican News)
Artikel Terkait:
Surat Bapa Suci Fransiskus kepada umat Allah
Paus Fransiskus tentang pelecehan seksual yang dilakukan klerus terus mencari kebenaran
Paus berterima kasih kepada para uskup Chili untuk upaya tegas melawan pelecehan
Para uskup Chili mohon maaf atas skandal pelecehan seks dan mengajukan pengunduran diri
Pelecehan seks Chili, Paus Fransiskus memohon maaf atas kesalahan-kesalahan serius
Paus minta maaf kepada korban pelecehan seksual yang dilakukan imam