Home KEGEREJAAN Sejak abad keempat Gereja Katolik sudah menetapkan 40 hari masa puasa

Sejak abad keempat Gereja Katolik sudah menetapkan 40 hari masa puasa

0

Mgr-Vincentius-Sutikno-Wisaksono_01

Tradisi Gereja Katolik, sejak abad ke-4, berdasarkan Kitab Suci, menetapkan 40 hari masa puasa sebagai wujud pertobatan batin untuk mempersiapkan diri merayakan Sengsara, Wafat dan Kebangkitan Tuhan.

Dengan kalimat itu Uskup Surabaya Mgr Vincentius Sutikno Wisaksono mengawali Surat Gembala Prapaskah 2016 bagi umat Katolik Keuskupan Surabaya yang dibacakan di semua gereja dan kapel di wilayah keuskupan itu tanggal 6-7 Februari 2016.

Masa itu, jelas Mgr Vincentius, dimulai pada Rabu Abu yang dirayakan tanggal 10 Februari 2016 hingga menjelang Perjamuan Tuhan di Kamis Putih, 24 Maret 2016. “Dalam Kitab Suci diceritakan: selama 40 hari Musa berada di puncak Sinai, selama 40 hari Nabi Elia berjalan menuju gunung Allah yang suci, seluruh penduduk kota Ninive berpuasa selama 40 hari, selama 40 tahun bangsa terpilih keluar dari perbudakan Mesir menuju tanah terjanji, dan selama 40 hari Tuhan Yesus berpuasa di padang gurun,” tulis uskup itu.

Menurut uskup itu, Masa Prapaskah 2016 sungguh istimewa karena dijalani bersamaan dengan Yubelium Luar Biasa Kerahiman Allah. Bacaan Injil selama dua hari itu, jelas Mgr Vincentius, menggambarkan proses istimewa Simon Petrus yang mengalami Kerahiman Allah. “Ikan dalam kisah tersebut dapat kita hayati sebagai kasih karunia kerahiman Allah. Setelah sepanjang malam bekerja keras dan tidak menangkap satu ikan pun, namun setelah mengikuti apa diperintahkan Tuhan supaya bertolak ke tempat yang dalam dan menebarkan jala untuk menangkap ikan, akhirnya mereka mengalami kerahiman Allah hingga jala mereka mulai koyak.”

Cara pandang dan cara kerja yang lama terkoyakkan oleh melimpahnya kerahiman Ilahi, tegas Mgr Vincentius. “Dari keputusasaan berubah menjadi kerendahan hati dan hidup penuh ketakjuban akan kerahiman Ilahi.”

Pengalaman iman akan kerahiman Allah yang juga dialami Rasul Petrus dan Nabi Yesaya dalam bacaan-bacaan hari itu, kata uskup itu, “juga ditawarkan kepada kita dan juga diharapkan menjadi proses kita masuk ke dalam misteri Kerahiman Allah selama masa Prapaskah hingga Perayaan Paskah.”

Tanda abu di dahi, jelas uskup, menandakan pertobatan terbuka dan bersama-sama di hadapan Allah dan Gereja untuk memulai perjalanan rohani sebagai seorang pendosa kepada pemurnian jiwa, kata uskup seraya mendorong umatnya untuk “membuka diri bagi Tuhan yang hendak membersihkan dosa-dosa dan menguduskan kita.”

Ditegaskan bahwa tindakan pertobatan adalah tindakan Gereja, bukan sekedar tindakan individual. “Isilah Masa Prapaskah ini dengan lebih tekun bersama-sama mendengarkan dan merenungkan Sabda Tuhan, lebih rajin berdoa, datang kepada imam untuk mengaku dosa, berpantang dan berpuasa serta meningkatkan karya amal kasih terhadap mereka yang berkekurangan dan menderita,” ajak uskup itu.

Gerakan pertobatan, tulis Mgr Vincentius Sutikno Wisaksono pertama-tama adalah pertobatan batin, yakni sikap hati mengarahkan langkah kepada Allah. “Sikap ini disertai dengan rasa rindu yang mendalam, menata kembali seluruh kehidupan, lalu mewujud dalam tanda-tanda kelihatan dalam puasa, matiraga dan karya-karya pertobatan yang biasa kita namai Aksi Puasa Pembangunan (APP).”

Tema APP 2015 Keuskupan Surabaya adalah “Hidup Pantang Menyerah: Tekun, Ulet dan Sabar.” Dengan tema itu Gereja diharapkan membangun dan mewujudkan hidup berkelimpahan dengan, “Menghargai dan menghormati kerja sebagai anugerah yang berasal dan bersumber dari kasih Allah melalui ketekunan, keuletan dan kesabaran dalam menghadapi tantangan hidup; Menggali dan menemukan daya kehidupan yang bersumber dari Kerahiman Allah untuk menjadi landasan hidup dalam mencapai kesejahteraan hidup lahir dan batin.”

Gereja Keuskupan Surabaya mencanangkan 2016 sebagai Tahun Anak dan Komunikasi Sosial. Oleh karena itu, Uskup Surabaya berharap agar “semangat pertobatan, penghayatan atas kerahiman Allah, daya juang hidup yang pantang menyerah, tekun, ulet dan sabar sudah ditanamkan dalam setiap pembinaan dan pendampingan iman anak, baik di sekolah-sekolah Katolik, di Bina Iman Anak Katolik (BIAK) maupun dalam keluarga di rumah.”

Di era media komunikasi yang semakin canggih, Mgr Vincentius juga berharap agar umatnya semakin cerdas dalam menggunakan alat komunikasi serta media sosial “sebagai saluran pewartaan Kerahiman Allah dan pertobatan bagi sesama dan masyarakat.” (pcp)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Pesan

Please enter your comment!
Please enter your name here

Exit mobile version

polestoto

lahirtoto

warung403

warung403 login

situs warung403

lahirtoto

LAHIRTOTO

LAHIRTOTO LOGIN

lahirtoto

imgstock

Hosting Gambar

Mahjong Ways 2 Memiliki Susunan Simbol yang Terus Berubah dan Ada Mekanisme Menarik di Baliknya

Mengapa Mahjong Ways Menggunakan Simbol Bernuansa Tradisional dalam Tampilan Permainannya?

Mahjong Ways 2 Memperlihatkan Bagaimana Satu Rangkaian Simbol Dapat Memicu Perubahan Berikutnya

Ada Perbedaan antara Mahjong Ways dan Mahjong Ways 2 yang Menarik Dilihat dari Sisi Desain

Mahjong Ways Memiliki Tampilan yang Mudah Dikenali meski Menggunakan Elemen Visual Sederhana

Bagaimana Mahjong Ways 2 Menampilkan Informasi Multiplier tanpa Mengganggu Tampilan Utama?

Mahjong Ways dan Hubungan antara Pemilihan Simbol dengan Tema Permainan yang Diusung

Mahjong Ways 2 Menunjukkan Pentingnya Urutan Animasi dalam Menjelaskan Mekanisme Cascade

Mengapa Efek Perubahan Simbol dalam Mahjong Ways 2 Perlu Ditampilkan secara Bertahap?

Mahjong Ways Menggabungkan Ornamen Klasik dan Tampilan Digital dalam Satu Konsep Permainan

Game Mobile Kini Dirancang untuk Berbagai Ukuran Layar dan Ada Tantangan Desain di Baliknya

Mengapa Kenyamanan Mata Mulai Menjadi Pertimbangan dalam Pengembangan Game Digital?

Perubahan Kebiasaan Pengguna Membuat Desain Game Smartphone Semakin Memperhatikan Detail Kecil

Game Digital dengan Tampilan Minimalis Bisa Tetap Menarik Berkat Pengaturan Elemen yang Tepat

Bagaimana Pengembang Menjaga Kelancaran Animasi Game pada Smartphone dengan Spesifikasi Berbeda?

Perkembangan Game Mobile Memperlihatkan Pentingnya Kontrol yang Mudah Dipahami Pengguna Baru

Mengapa Tata Letak Tombol dalam Game Smartphone Bisa Memengaruhi Kenyamanan Penggunaan?

Teknologi Game Digital Terus Berkembang tetapi Kejelasan Tampilan Tetap Menjadi Kebutuhan Utama

Game Mobile dan Perubahan Cara Pengembang Menghadirkan Pengalaman Interaktif di Layar Kecil

Bagaimana Pengujian Pengalaman Pengguna Membantu Memperbaiki Desain Game Digital Sebelum Dirilis?

Game Bertema Asia Memiliki Ragam Inspirasi Visual yang Tidak Hanya Berasal dari Simbol Tradisional

Mengapa Unsur Budaya dalam Game Digital Perlu Disajikan dengan Pemahaman yang Tepat?

Komunitas Game Mobile Bisa Membentuk Cara Baru dalam Mengenalkan Permainan kepada Pengguna Lain

Di Balik Sebuah Game yang Ramai Dibicarakan, Ada Peran Percakapan Digital yang Terus Berkembang

Kecerdasan Buatan Membantu Pengembang Game Memahami Masalah Teknis melalui Analisis Data

Bagaimana Tren Video Pendek Memengaruhi Cara Orang Mengenal Game Digital yang Belum Pernah Dicoba?

Perkembangan Game Digital Membuka Ruang bagi Kolaborasi antara Seniman dan Pengembang Teknologi

Mengapa Sebuah Game Bisa Memiliki Identitas Kuat tanpa Harus Mengikuti Semua Tren Visual?

Game Mobile Menjadi Bagian dari Perubahan Kebiasaan Masyarakat dalam Mengakses Hiburan Digital

Bagaimana Ulasan dan Diskusi Komunitas Membantu Pengguna Memahami Kelebihan serta Kekurangan Game?

Mahjong Ways 2 Menunjukkan Bagaimana Animasi Berantai Dapat Membentuk Alur Permainan yang Khas

Mengapa Simbol Tradisional Masih Banyak Ditemukan dalam Desain Game Digital Masa Kini?

Perkembangan Game Mobile Mengubah Cara Pengembang Menyusun Tampilan untuk Layar Smartphone

Mahjong Ways Memiliki Pendekatan Visual yang Menghubungkan Tema Klasik dengan Hiburan Digital

Di Balik Efek Cahaya dalam Game Modern, Ada Teknik Desain yang Membantu Menonjolkan Informasi

Bagaimana Mekanisme Cascade dalam Mahjong Ways 2 Mengubah Susunan Simbol Selama Permainan?

Game Digital Bertema Asia Memperlihatkan Perpaduan Menarik antara Ornamen dan Animasi Modern

Mengapa Sebagian Game Mobile Tetap Mudah Dikenali Meski Tampilan Permainan Terus Berkembang?

Mahjong Ways Menggunakan Warna Emas sebagai Bagian dari Identitas Visual yang Konsisten

Perubahan Cara Orang Menggunakan Smartphone Membawa Tantangan Baru bagi Desain Game Mobile

Mahjong Ways 2 Memadukan Efek Multiplier dengan Animasi yang Menjelaskan Perubahan Permainan

Bagaimana Desain Ikon dalam Game Digital Membantu Pengguna Mengenali Fungsi dan Informasi?

Game Mobile Modern Semakin Memperhatikan Keseimbangan antara Tampilan dan Kemudahan Navigasi

Mahjong Ways dan Pengaruh Motif Tradisional terhadap Pembentukan Karakter Visual Permainan

Mengapa Animasi yang Terlalu Ramai Bisa Mengganggu Kenyamanan Pengguna Game Digital?

Komunitas Game Online Sering Membentuk Tren Baru melalui Diskusi dan Berbagi Pengalaman

Mahjong Ways 2 Memiliki Elemen Audio Visual yang Mendukung Penyajian Mekanisme Permainan

Perkembangan Teknologi Grafis Membuka Ruang Baru bagi Kreativitas Pengembang Game Mobile

Bagaimana Tema Budaya dalam Game Digital Bisa Diperkenalkan tanpa Menghilangkan Ciri Aslinya?

Game Digital Tidak Selalu Membutuhkan Tampilan Rumit untuk Memberikan Pengalaman yang Berkesan

Kasino Online di Tengah Perubahan Kebiasaan Masyarakat Mengakses Informasi Digital

Mengapa Pemahaman tentang Peluang Menjadi Penting dalam Permainan Kasino Digital?

Fenomena Kasino Online dan Tantangan Membedakan Informasi dengan Promosi

Bagaimana Kemudahan Pembayaran Digital Memengaruhi Aktivitas Kasino Online?

Di Balik Popularitas Kasino Digital, Ada Persoalan Literasi yang Jarang Dibahas

Kasino Online dan Perubahan Cara Pengguna Menilai Keamanan Platform Digital

Ketika Hiburan Berbasis Internet Menimbulkan Pertanyaan tentang Batas Pengeluaran

Memahami Pengaruh Pengalaman Menang dan Kalah terhadap Keputusan Pengguna Kasino

Mengapa Perlindungan Identitas Digital Menjadi Perhatian dalam Kasino Online?

Menelusuri Hubungan Antara Perkembangan Kasino Online dan Kesadaran Risiko Pengguna

Mengapa Kasino Online Semakin Sering Dibahas dalam Fenomena Budaya Digital?

Di Balik Tampilan Kasino Digital, Ada Desain yang Memengaruhi Keputusan Pengguna

Kasino Online dan Fenomena Hiburan Instan yang Mengubah Persepsi Risiko

Bagaimana Notifikasi Digital Memengaruhi Kebiasaan Pengguna Kasino Online?

Ketika Transaksi Tanpa Uang Tunai Mengubah Cara Pengguna Melihat Pengeluaran

Mengenali Perbedaan Antara Hiburan Digital dan Perilaku Bermain Berlebihan

Kasino Digital dalam Sorotan: Mengapa Transparansi Sistem Semakin Penting?

Dari Layar Smartphone hingga Media Sosial, Bagaimana Kasino Online Diperkenalkan?

Mengapa Kemenangan Kecil Bisa Memengaruhi Cara Pandang terhadap Kasino Online?

Menelusuri Peran Konten Digital dalam Membentuk Persepsi tentang Kasino Online

Mahjong Ways 2 Memiliki Cara Tersendiri dalam Menampilkan Perubahan Simbol dan Efek Visual

Mengapa Game Digital dengan Tema Asia Masih Menarik Perhatian di Tengah Banyaknya Pilihan Hiburan?

Perkembangan Game Mobile Membuat Pengalaman Pengguna Tidak Lagi Bergantung pada Grafis Semata

Mahjong Ways Menghadirkan Detail Visual yang Menggabungkan Simbol Klasik dengan Sentuhan Modern

Bagaimana Desain Gerakan dalam Game Digital Membantu Menciptakan Pengalaman yang Lebih Interaktif?

Game Bertema Tradisional Mulai Mendapat Sentuhan Teknologi yang Mengubah Cara Penyajiannya

Mahjong Ways 2 dan Peran Animasi dalam Memperjelas Mekanisme Pergantian Simbol

Mengapa Pengalaman Pengguna Menjadi Pertimbangan Penting dalam Perancangan Game Mobile Modern?

Komunitas Game Digital Membantu Memperkenalkan Berbagai Sudut Pandang tentang Sebuah Permainan

Perubahan Desain Antarmuka Game Mobile Menunjukkan Pentingnya Navigasi yang Mudah Dipahami