Mgr Rolly10

Mgr Ignatius Suharyo sebagai Pemimpin Ibadat Sore Agung (Salve) Uskup Terpilih Keuskupan Manado Mgr Benedictus Estephanus Rolly Untu MSC meminta semua yang hadir dalam Salve agar dalam persiapan pentahbisan mereka mengiringi Uskup Terpilih dengan doa-doa dan persahabatan “agar tugas yang akan diberikan oleh Gereja kepada beliau sungguh memberikan kegembiraan dan kebahagiaan karena boleh ikut serta di dalam karya dan pelayanan Tuhan.”

Mgr Suharyo, yang didampingi Uskup Terpilih Mgr Rolly Untu MSC dan Pastor Andre Rumayar Pr, berbicara dalam homili ibadat 7 Juli 2017, sehari sebelum Mgr Rolly Untu menerima pentahbisan sebagai Uskup Manado, di Gereja Hati Tersuci Maria Katedral Manado. Salve dihadiri oleh John Kardinal Ribat dari Papua New Guina, kardinal pertama dari Kongregasi MSC, dan Duta Vatikan untuk Indonesia Mgr Antonio Guido Filipazzi, serta lebih dari 20 uskup, para imam, frater, bruder, suster dan umat.

Homili itu menjelaskan motto tahbisan Mgr Rolly Untu yaitu In Lumine Tuo, Videmus Lumen (Dalam terang-Mu kami melihat terang, Maz 36:10). Menurut dugaan Mgr Suharyo, Uskup Terpilih memilih motto itu karena mau mengajak dan mendampingi umat Keuskupan Manado agar sampai pada pengakuan iman sebagaimana diungkapkan oleh pendoa Mazmur 36, “Pada-Mulah sumber kehidupan.”

Pengalaman dan pengakuan iman yang semakin kuat dan sampai kepada keyakinan bahwa dengan iman seperti itu langkah-langkah peziarahan iman selanjutnya dapat dititih dengan baik, benar, tulus dan gembira, dengan mengatakan di “dalam terang-Mu kami melihat cahaya.” Artinya, “yakin bahwa hanya Allah yang dapat memberikan damai sejahtera yang sejati.”

Sesudah homili, Uskup Terpilih menghadap uskup Pemimpin, memberi hormat dan berdiri di depannya membacakan janji setia kepada Paus dan menandatanganinya di hadapan Duta Vatikan. Ibadat Mgr Suharyo dan Duta Vatikan nampak ikut menandatangani janji itu.

Kemudian Mgr Suharyo, dengan dua imam pendamping, memberkati insignia uskup dan tanda-tanda yang akan dikenakan uskup yakni mitra, cincin, tongkat dan kalung salib, serta beberapa perlengkapan yang akan digunakan untuk kegiatan liturgis uskup.

“Berkatilah benda-benda ini, pralambang kesucian yang akan dikenakan oleh hamba-Mu, Mgr Benedictus Estephanus Rolly Untu sebagai Uskup Manado. Semoga sebagai gembala utama yang bersinarkan kesucian dan berhiaskan kemuliaan, dia akan selalu membimbing dan mencintai Gerejanya, serta mengantar semua orang kepada Allah,” Mgr Suharyo berdoa.

Mgr Suharyo lalu menuju tahta uskup, mengulurkan tangan dan berdoa, kemudian mengisi pedupaan lalu mendupai tahta uskup yang ditinggalkan Uskup Emeritus Manado Mgr Jos Suwatan MSC.

Setelah Kidung Maria dan Doa Permohonan yang dibawakan seorang anak saudara dari Uskup Terpilih,  Bapa Kami dan Doa Penutup, seorang anak kecil David Muaja menemani Uskup Terpilih berdoa di depan arca Maria dengan menyanyikan lagu Ave Maria.

Malam itu, kardinal, Duta Vatikan, uskup terpilih, para uskup, dan undangan lain termasuk Uskup Terpilih Pangkalpinang serta keluarga dari Mgr Rolly Untu dan undangan makan bersama di Wisma Montini dengan dihibur oleh kolintang, Kelompok Tari Maengket, Tari Jajar, dan Koor Kaum Bapak Katolik.

Hari ini, Fransiskus Untu, kakak dari Mgr Rolly, mengatakan kepada PEN@ Katolik bahwa dia merasa “bahagia” menyaksikan dan mengikuti perayaan-perayaan persiapan tahbisan adiknya.

Salah satu adik dari Mgr Rolly menjadi suster. “Ini pengaruh orangtua yang selalu menciptakan rasa kebersamaan, persaudaraan dan mengingatkan satu sama lain. Orangtua guru, yang mendidik kami lewat panutan dan tindakan,” lanjut Frans.

Menurut Frans, kekhasan Mgr Rolly adalah “rendah hati, tidak neko-neko, dan berkata apa yang dia boleh lakukan dan boleh buat bukan hanya dalam keliarga tetapi sejak imam muda hingga provinsial MSC.” Mgr Rolly adalah anak kedua dari 9 bersaudara dari pasangan Gerardus Damianus Untu (Alm) dan Geertruida Lasut (Alm).

“Sekarang dia diangkat jadi uskup dan akan ditahbiskan besok. Kami akan memberi dukungan doa, karena dia bukan lagi milik keluarga, tapi milik seluruh umat Keuskupan Manado,” kata Frans seraya berharap dan berdoa agar suasana besok mendukung dan kondusif karena Misa Agung itu jarang terjadi.(paul c pati)

Mgr Rolly1

Mgr Rolly6

Mgr Rolly4

Mgr Rolly5

Mgr Rolly7

Mgr Rolly8

Mgr Rolly9

Mgr Rolly11Mgr Rolly12

Mgr Rolly14

Tinggalkan Pesan