Uskup Agung Cagayan de Oro Mgr Antonio Ledesma SJ memimpin distribusi barang-barang bantuan dan kebutuhan dasar lainnya kepada pengungsi Marawi di desa Vaminta di Opol, Misamis Oriental, 2 Juni 2017. CARL CABARABAN / CONTRIBUTOR
Uskup Agung Cagayan de Oro Mgr Antonio Ledesma SJ memimpin distribusi barang-barang bantuan dan kebutuhan dasar lainnya kepada pengungsi Marawi di desa Vaminta di Opol, Misamis Oriental, 2 Juni 2017. CARL CABARABAN / CONTRIBUTOR

Uskup Marawi Mgr Edwin dela Peña mengungkapkan harapannya agar pertempuran yang sedang berlangsung di kota itu segera berakhir. “Kami berharap kekacauan dan perang segera berakhir dan kita semua bisa kembali ke kehidupan normal dan damai,” kata Mgr dela Peña kepada Radio Veritas yang dikelola Gereja, 13 Juni 2017. Prelatus itu berharap pemerintah segera mengembalikan perdamaian karena warga masyarakat rindu kembali menjalani kehidupan normal. Namun, ribuan keluarga yang mengungsi tidak bisa kembali ke kota sampai situasi kembali damai dan tertib, dengan harapan mereka dapat membangun kembali kota itu beberapa bulan mendatang. “Kami berharap sudah bisa terbebas dari kekerasan dan ketakutan terhadap,” kata uskup. Sementara itu, ketua Caritas Filipina Uskup Agung Rolando Tria Tirona meminta masyarakat untuk terus mengirim bantuan kepada pengungsi. “Mari kita semua bekerja sama dan ikut bersama memikirkan, merasakan dan membantu sesama setanah air yang membutuhkan bantuan,” kata Mgr Tirona. Aksi sosial Gereja Katolik itu sebelumnya telah mengeluarkan seruan solidaritas untuk keluarga-keluarga yang terkena dampak bentrokan itu. (CBCPNews)

Tinggalkan Pesan