KATEGORI

OPINI

Apakah Tuhan Masih Bekerja, Ketika Tubuh Semakin Lemah?

PenaKatolik.Com | Homili Minggu Biasa XV - Yes. 55:10–11 | Rm. 8:18–23 | Mat. 13:1–23
 Untuk Komunitas Societas Sancta Clara Saudara-saudari terkasih,Hari ini saya ingin mengawali...

Ketika Senja Tiba, Apakah Kasih Masih Dapat Berbuah?

PenaKatolik.Com | Renungan untuk Sahabat Sancta ClaraMinggu Biasa XI – Mat. 9:36–10:8 "Ketika Yesus melihat orang banyak itu, tergeraklah hati-Nya oleh belas kasihan…" (Mat. 9:36) Ada...

Seni dan Jalan Kekudusan

JAKARTA, Pena Katolik - Masa-masa indah setelah Paskah dan Pentakosta perlahan-lahan mulai memudar. Riuh rendah sukacita rohani dan antusiasme yang meluap-luap kini berganti dengan...

Dialog Jakarta-Papua Antara Harapan dan Realitas, Sebuah Refleksi Dialog Damai

Oleh: Sebedeus Mote Dialog Jakarta-Papua telah menjadi salah satu kata kunci utama dalam diskursus penyelesaian konflik di Tanah Papua setidaknya sejak awal era Reformasi. Alm....

Maria Bunda Segala Suku: Ikonografi Maria Indonesia

Pastor Edmund C. Nantes OP Dosen Mariologi dan Teologi Kontekstual di STT Pastor Bonus, Pontianak Kalimantan Barat *Tulisan ini adalah penggalan dari makalah berjudul “Musings on...

Renungan Minggu Paskah VI (Yohanes 14:15–21): Rumah Bisa Penuh Orang… Tetapi Hati Tetap Kesepian

Renungan Minggu Paskah VI (Yohanes 14:15–21) Ada ironi besar dalam kehidupan modern hari ini.Rumah-rumah semakin indah, komunikasi semakin cepat, teknologi semakin canggih — tetapi hati...

Spiritualitas dan Kepemimpinan Paus Leo XIV

PenaKatolik.Com | Di tengah dunia yang terus diguncang konflik, kebencian, dan perebutan kepentingan, manusia semakin sulit menemukan ruang untuk saling mendengar dan memandang sesamanya...

Di Tengah Dunia yang Berlari, Ke Mana Hati Kita Pergi?

Ada sesuatu yang berubah diam-diam dalam hidup kita.
Bukan hanya dunia yang semakin cepat—
tetapi hati kita yang semakin sulit diam. Kita hidup di zaman di...

Berangkat dari Teladan

Pena Katolik, Pontianak - Di tengah dunia yang bergerak cepat, penuh ketidakpastian, dan sarat krisis-krisis kepercayaan, krisis pengetahuan, hingga krisis nilai kepemimpinan tidak lagi...

Buya, Gus Dur, dan Mangun

Oleh : Setyo Budiantoro Laku para intelektual, selalu menarik perhatian. Namun, tentu bukan para “intelektual salon”. Intelektual salon adalah intelektual yang hanya berkutat di menara...

BERITA TERKINI