BOGOR, Pena Katolik — Dalam rangka meneguhkan semangat Hari Lingkungan Hidup dan kepedulian terhadap krisis ekologis, Pemuda Katolik Kota Bogor menginisiasi “Gerakan Ekologis Pemuda Kota Bogor” melalui aksi nyata penanaman pohon dan Deklarasi “Bogor Bersemi” di Kelurahan Bubulak, Kecamatan Bogor Barat, Sabtu 10 Jnuari 2026.
Kegiatan ini menjadi titik awal gerakan ekologis berkelanjutan yang mengajak pemuda lintas komunitas untuk bergerak bersama menjaga, memulihkan, dan merawat lingkungan hidup di Kota Bogor sebagai rumah bersama.
Selain penanaman pohon, seluruh peserta yang terdiri dari organisasi kepemudaan, komunitas, dan perwakilan masyarakat turut menandatangani dan mengikrarkan Deklarasi Bogor Bersemi sebagai komitmen kolektif pemuda dan warga untuk mewujudkan Bogor yang lebih hijau, bersih, dan berkelanjutan.
Ketua Pelaksana Kegiatan, Silvester S. Jata, menegaskan bahwa aksi tanam pohon dan deklarasi tersebut merupakan wujud keseriusan gerakan ekologis yang dibangun.
“Gerakan ini bukan seremonial. Tanam pohon dan Deklarasi Bogor Bersemi adalah simbol sekaligus ikrar bersama bahwa pemuda Bogor siap terlibat aktif menghadapi krisis iklim, kerusakan lingkungan, dan ancaman bencana dengan tindakan nyata dan berkelanjutan,” ujarnya.
Ketua Pemuda Katolik Kota Bogor, Boy Fernando Lumban Raja, menyampaikan bahwa Gerakan Ekologis ini lahir dari kesadaran bahwa persoalan lingkungan adalah tanggung jawab semua pihak, terutama generasi muda.
“Kami memilih tanam pohon dan Deklarasi Bogor Bersemi sebagai simbol sekaligus tindakan nyata. Ini adalah ajakan bagi seluruh pemuda Kota Bogor untuk bergerak, berkontribusi, dan menjadi pelayan kehidupan serta penjaga kelestarian lingkungan,” tegas Boy.
Ia juga menekankan bahwa kegiatan ini merupakan awal dari gerakan jangka panjang.
“Hari ini kita menanam dan berikrar. Ke depan, kita merawat dan mengedukasi. Dari Bubulak, kami ingin menyalakan semangat agar semakin banyak wilayah di Bogor ikut bergerak,” lanjutnya.
Ketua KNPI Kota Bogor, Rivaldo Surya, mengapresiasi langkah Pemuda Katolik yang menjadi isu lingkungan sebagai agenda strategis gerakan pemuda.
“Tanam pohon hari ini adalah investasi masa depan. Apa yang dilakukan Pemuda Katolik membuktikan bahwa pemuda bogor mampu memimpin perubahan melalui kolaborasi dan aksi nyata,” Katanya
Ketua Kadin Kota Bogor, Bagus Maulana Muhammad, menilai bahwa keterlibatan dunia usaha sangat penting untuk memperkuat dampak gerakan ekologis.
“Isu lingkungan harus menjadi bagian dari ekosistem berkelanjutan. Kadin siap mendukung gerakan seperti ini agar dunia usaha dan organisasi kepemudaan dapat berjalan seiring menjaga kelestarian alam,” ungkapnya
Sementara itu, Pastor Moderator Pemuda Katolik se-Keuskupan Bogor, RD Dionysius Adi Tedjo, mengaitkan gerakan ini dengan pesan ensiklik Laudato Si’.
“Paus Fransiskus mengingatkan bahwa bumi adalah rumah bersama yang harus dirawat dengan penuh tanggung jawab. Menanam pohon berarti menanam harapan. Ketika pemuda merawat bumi, mereka sedang merawat kehidupan dan mewariskan masa depan bagi generasi berikutnya,” tuturnya.
Ketua Pemuda Katolik Komda Jawa Barat, Alfian Syukur, menilai gerakan ini sangat relevan di tengah kondisi Jawa Barat sebagai provinsi dengan tingkat bencana tertinggi secara nasional.
“Gerakan Ekologis Pemuda Kota Bogor adalah respons nyata atas tantangan ekologis di Jawa Barat. Ini menunjukkan bahwa pemuda Katolik tidak hanya peka terhadap persoalan zaman, tetapi juga hadir membawa solusi melalui aksi nyata. Ini patut menjadi model gerakan ekologis di seluruh Jawa Barat,” tegasnya.
Mewakili Wali Kota Bogor, Dinas Lingkungan Hidup Kota Bogor yang diwakili Wawa menyampaikan apresiasi dan komitmen Pemerintah Kota Bogor.
“Kolaborasi antara pemerintah, komunitas, dan dunia usaha sangat dibutuhkan untuk mewujudkan Bogor yang lebih hijau, bersih, dan berkelanjutan. Kami sangat mengapresiasi inisiasi ini,” ujarnya.
Turut hadir dalam kegiatan ini Ketua Pemuda Katolik Kabupaten Bogor, Dinas KUKMDAGIN, Bawaslu Kota Bogor, Kesbangpol Kota Bogor, Sekretaris Kecamatan Bogor Barat, Lurah Bubulak, Lurah Logi, organisasi kepemudaan Kota Bogor, WKRI BMV Katedral Bogor, Seksi Ekologi BMV Katedral Bogor, KEMAKIPB, serta OMK SFA.
Melalui Gerakan Ekologis Pemuda Kota Bogor, Pemuda Katolik Kota Bogor mengajak seluruh elemen pemuda menjadikan semangat Hari Lingkungan Hidup sebagai gerakan berkelanjutan—dimulai dari menanam, merawat, dan menjaga bumi demi keberlanjutan Kota Bogor dan masa depan generasi mendatang.



