ROMA, Pena Katolik – Banyak orang mendaraskan doa rosario untuk memohon perantaraan kesembuhan dari Santo Rafael. Sepanjang sejarah Gereja, ia dikenal luas melalui berbagai mukjizat penyembuhan yang terjadi atas izin Allah.
Dalam Perjanjian Lama, Rafael adalah salah satu malaikat yang disebut namanya secara khusus dan dikenal karena peran kesembuhannya. Secara harfiah, nama “Rafael” dalam bahasa Ibrani berarti “Allah menyembuhkan”, “penyembuh ilahi”, atau “obat dari Allah”. Berikut adalah panduan lengkap cara mendaraskan Koronka Santo Rafael Malaikat Agung:
Catatan: Jika Anda tidak memiliki untaian khusus rosario ini, Anda bisa menggunakan untaian rosario biasa sebagai pengganti hitungannya.
1. Tanda Salib & Doa Pembuka (Pada Medali)
Mulailah dengan membuat Tanda Salib, kemudian daraskan doa berikut pada Medali Santo Rafael:
+ Dalam nama Bapa, Putra, dan Roh Kudus
Engkaulah Rafael sang Penyembuh,
Engkaulah Rafael sang Penuntun,
Engkaulah Rafael sang Pendamping,
Yang selalu siap sedia menolong kedukaan manusia. Amin.
2. Doa Salam Maria (Pada 3 Manik Pertama)
Pada tiga manik pertama di bagian ujung, daraskan doa Salam Maria sebanyak tiga kali. Doa ini ditujukan secara khusus kepada Bunda Maria, sang Ratu Para Malaikat.
3. Doa Penghormatan Sembilan Paduan Suara Malaikat (Pada 9 Manik Utama)
Pada sembilan manik berikutnya, daraskan doa di bawah ini sebanyak satu kali untuk setiap manik. Setiap manik didedikasikan berturut-turut untuk menghormati Sembilan Paduan Suara Malaikat (Angels, Archangels, Thrones, Dominations, Virtues, Principalities, Powers, Cherubim, dan Seraphim):
Kudus, kudus, kuduslah Tuhan, Allah segala kuasa.
Surga dan bumi penuh kemuliaan-Mu!
Kemuliaan kepada Bapa;
Kemuliaan kepada Putra;
Kemuliaan kepada Roh Kudus! Amin.
4. Doa Penutup
Tutuplah seluruh rangkaian Koronka dengan mendaraskan doa singkat ini:
Santo Rafael, malaikat kesehatan,
malaikat kasih,
malaikat sukacita
dan terang, doakanlah kami. Amin.
+ Dalam nama Bapa, Putra, dan Roh Kudus
