Tahun Depan di Keuskupan Manado, PKSN XIII Pontianak Berakhir

PenaKatolik.Com | Rangkaian sepekan Perayaan Komunikasi Sosial Nasional (PKSN) XIII di Keuskupan Agung Pontianak berlangsung dalam rentang Selasa (26/05/2026) hingga Minggu (31/05/2026).

Para pegiat media Gereja Katolik di bawah naungan komisi Komunikasi Sosial (Komsos) dari 18 keuskupan se-Indonesia yang berpartisipasi di PKSN ini, akan mengolah “cetak biru” tata kelola komunikasi di tempat masing-masing.

Pada malam penutupan, Sabtu (30/05/2026) Ketua Komisi Komsos Keuskupan Agung Pontianak (KAP), Paulus Mashuri, menyerahkan kembali mandat kepada Komsos Konferensi Waligereja Indonesia (KWI), yang diwakili RD Petrus Noegroho Agoeng sebagai Sekretaris Komsos KWI.

Komsos KWI akan memberikan estafet pelaksanaan tahun depan kepada Ketua Komisi Komsos Keuskupan Manado RD. Yohanes I Made Pantyasa.

“Bapa Uskup Manado menyatakan, kami siap menjadi tuan rumah PKSN XIV tahun depan. Bagi para pegiat Komsos se-Keuskupan di Indonesia, kami tunggu kehadiran anda nanti,” ujar Made melalui video yang ditayangkan di videotron Aula Magna, Gedung Pasificus Bos, Kompleks Katedral St Yosep Pontianak.

Award Ceremony pada malam penutupan PKSN XIII 2026 di Pontianak, Sabtu (30/05/2026). Foto: Komsos KAP

Seluruh rangkaian PKSN XIII Pontianak ditutup dengan Misa Kudus, Minggu, di ketredal. Misa bersama peserta dan umat, dipersembahkan oleh Administrator Apostolik KAP, Mgr Samuel Oton Sidin, OFM Cap dengan konselebran di antaranya RD. Petrus Noegroho Agoeng, Sekretaris KAP RP. Aloysius Adiantus, CP dan Kepala Paroki Katedral, RD. Alexius Alex.

Mgr Samuel mengapresiasi pelaksanaan PKSN untuk semakin menggiatkan komsos, khususnya menyikapi kecerdasan buatan (AI) yang bermata dua, positif dan negatif. Dia berharap, apa yang sudah didapat di PKSN XIII, bisa diterapkan di paroki dan keuskupan masing-masing.

“Kiranya apa yang kita terima di sini, telah menginspirasi kita semua. Kita hidupi dan praktikkan di paroki dan keuskupan masing-masing. Kalian telah mengalami perjumpaan meski singkat dengan umat di sini. Sekembalinya ke keuskupan masing-masing, sampaikan salam hangat saya kepada Uskup kalian,” kata Mgr Samuel saat memberikan kata penutup di misa itu.

PKSN merupakan tindaklanjut Hari Komunikasi Sosial se-dunia ke-60. Sejak 2014, KWI merancang “gawe tahunan” untuk keuskupan se-Indonesia. Tujuannya agar pesan Hari Komunikasi Sosial Sedunia, semakin menggema, dipahami, dan bermakna secara konkret bagi umat Katolik di Indonesia.

Ketua Komsos KAP, Paulus Mashuri, kepada media, menjelaskan, PKSN XIII mengangkat tema dari Paus Leo XIV tentang “Menjaga Suara dan Wajah Manusia”, sebagaimana telah dinyatakan di Vatican saat peringatan ke-60. Gereja Katolik merespon derasnya perkembangan teknologi komunikasi, termasuk kecerdasan buatan (AI).

“Para pegiat media Gereja Katolik diharapkan bijaksana menempatkan AI sebatas alat bantu. Dengan begitu, “suara dan wajah” manusia yang otentik tetap terpelihara, tidak justru terseret kecenderungan manipulasi yang menghilangkan jati diri,” ujar Paulus Mashuri. (*)

Komentar

Tinggalkan Pesan

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Terhubung ke Media Sosial Kami

45,030FansSuka
0PengikutMengikuti
75PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Terkini