Beranda NUSANTARA Temu OMK Dekanat Barat Jadi Ruang Meneguhkan Iman dan Solidaritas Orang Muda Katolik

Temu OMK Dekanat Barat Jadi Ruang Meneguhkan Iman dan Solidaritas Orang Muda Katolik

0
Temu OMK Dekanat Barat Jadi Ruang Meneguhkan Iman dan Solidaritas Orang Muda Katolik
Anggota Komisi XIII DPR RI Franciscus Sibarani (2026)

PenaKatolik.Com | Semangat persaudaraan, iman, dan pelayanan tampak hidup dalam kegiatan Temu Orang Muda Katolik (OMK) Dekanat Barat Keuskupan Ketapang yang berlangsung di kawasan Pulau Datok, Sukadana, Kabupaten Kayong Utara, pada 15–17 Mei 2027.

Sebanyak 250 OMK dari empat paroki berkumpul dalam kegiatan yang menjadi ruang perjumpaan lintas paroki sekaligus momentum memperkuat solidaritas orang muda di tengah tantangan zaman digital. Empat paroki yang terlibat yakni OMK Paroki St. Gemma Galgani Katedral Ketapang, OMK Paroki St. Agustinus Payak Kumang, OMK Paroki Emanuel Sukadana, dan OMK Paroki St. Stefanus Kendawangan.

Mengusung tema “Solidaritas Tanpa Sekat, Kasih Tanpa Tapi di Tengah Notifikasi”, kegiatan ini mengajak orang muda Katolik merefleksikan panggilan mereka sebagai pribadi yang tetap berakar pada iman dan kasih di tengah derasnya arus informasi dan perkembangan teknologi.

Berbagai kegiatan dilaksanakan selama tiga hari dua malam, mulai dari dinamika kelompok, pendalaman iman, refleksi, diskusi, hingga aktivitas kebersamaan yang bertujuan mempererat persaudaraan antar-OMK di wilayah Dekanat Barat Keuskupan Ketapang.

Anggota DPR RI Dapil Kalimantan Barat I, Franciscus Maria Agustinus Sibarani, turut memberikan dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, tema yang diangkat sangat relevan dengan kehidupan orang muda saat ini yang berada di tengah dunia yang serba cepat dan penuh distraksi digital.

“Orang Muda Katolik harus mampu menjaga solidaritas kepada sesama tanpa memandang latar belakang suku, agama, ras, maupun perbedaan lainnya. Kasih tidak boleh memiliki sekat dan tidak boleh hadir dengan syarat. Justru di tengah dunia yang serba cepat dan penuh distraksi, nilai persaudaraan harus semakin kuat,” ujarnya.

Ia menilai perkembangan teknologi tidak boleh membuat orang muda kehilangan kepedulian sosial maupun kedekatan dengan sesama. Sebaliknya, OMK diharapkan mampu menggunakan teknologi sebagai sarana menghadirkan kebaikan dan pelayanan.

“Era digital menghadirkan banyak kemudahan, tetapi juga tantangan besar bagi orang muda. Jangan sampai dekat di media sosial, namun jauh dalam kepedulian nyata. Solidaritas dan kasih kepada sesama harus tetap menjadi identitas Orang Muda Katolik,” lanjutnya.

Menurut Sibarani, OMK memiliki peran strategis sebagai generasi penerus Gereja sekaligus calon pemimpin masa depan yang diharapkan mampu membawa damai dan menghadirkan nilai-nilai kemanusiaan di tengah masyarakat.

Ia menegaskan bahwa keterlibatan orang muda tidak cukup hanya di lingkungan Gereja, tetapi juga perlu diwujudkan melalui kepedulian terhadap persoalan sosial di sekitar mereka.

“Orang muda hari ini hidup dalam ruang yang penuh pilihan, penuh informasi, dan serba cepat. Karena itu OMK tidak cukup hanya aktif di lingkungan Gereja, tetapi juga harus hadir sebagai pribadi yang peduli terhadap persoalan sosial, memiliki empati, serta mampu menjadi pembawa damai di tengah masyarakat,” katanya.

Lebih lanjut, ia berharap kegiatan Temu OMK menjadi ruang pembentukan karakter dan iman bagi generasi muda Katolik agar semakin tangguh menghadapi perubahan zaman.

“Saya melihat semangat dari 250 OMK yang hadir dari berbagai paroki menjadi tanda bahwa persaudaraan orang muda Katolik di Ketapang dan Kayong Utara tetap hidup dan perlu terus dirawat. Dari ruang-ruang seperti inilah lahir pemimpin masa depan yang berakar pada iman, bertumbuh dalam pelayanan, dan mampu memberi dampak bagi masyarakat,” pungkasnya.

Temu OMK Dekanat Barat Keuskupan Ketapang diharapkan tidak hanya menjadi perjumpaan sesaat, tetapi juga melahirkan semangat pelayanan dan solidaritas yang terus hidup dalam keseharian orang muda Katolik di tengah Gereja dan masyarakat.*Samuel – Pena Katolik.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini