Home BERITA TERKINI St. Albertus Agung: Santo Agung Pemikir Gereja

St. Albertus Agung: Santo Agung Pemikir Gereja

0
St. Albertus Magnus dan St Thomas Aquinas. IST

Pena Katolik – Perjumpaan dengan Bunda Maria, tak dipungkiri menjadi peristiwa berkesan dalam penghayatan iman setiap orang. Tak terkecuali St. Albertus Agung, seorang Imam Dominikan, uskup, dan salah satu pemikir raksasa dalam Gereja Katolik.

Albertus masih seorang mahasiswa di Universitas Padua, ketika pada suatu hari. Dalam sebuah pengalaman iman, ia berjumpa dengan Bunda Maria. Perjumpaan dengan Perawan Maria yang Terberkati ini tentu sangat menyentuh hatinya.

“Siapakah aku ini, hingga Bunda yang Terberkati datang dalam hidupku?” tanya Albertus dalam hati.

Di Universitas Padua, Albertus adalah seorang mahasiswa filsafat yang cerdas. Di sini, ia mendalami metafisika dari pemikir-pemikir Yunani, terutama Aristoteles. Namun, perjumpaan dengan Maria memberi arti baru pada pencarian hidupnya. Pada satu titik, ada bisikan dalam hati Albertus yang mendorongnya untuk melihat kemungkinan lain. Ada dorongan untuk menjadi imam, dan hidup sebagai biarawan.

“Akan kuserahkan hidupku demi Kerajaan-Mu ya Tuhan,” demikian Albertus membulatkan tekatnya.

Masuk Dominikan

Albertus lalu memilih menjadi anggota Ordo Dominikan pada sekitar tahun 1223 (atau 1229). Ia belajar teologi di Bologna dan di tempat lain. Setelah menyelesaikan pendidikannya, ia menjadi dosen di Cologne, Jerman, tempat tinggal para Dominikan, ia mengajar selama beberapa tahun di sana. Pada masa ini, ia juga mengajar di Regensburg, Freiburg, Strasbourg, dan Hildesheim. Pada tahun-tahun sebagai dosen di Cologne, Albertus menulis Summa de Bono.

Pada tahun 1245, Albertus meraih gelar master teologi di bawah bimbingan Gueric dari Saint-Quentin, Dominika asal Jerman. Ia lalu dapat mengajar teologi di Universitas Paris. Ia juga menjabat sebagai Ketua Fakultas Teologi di Kolese St. James. Selama masa ini Thomas Aquinas mulai belajar di bawah bimbingan Albertus.

Pemikiran Albertus sangat dipengaruhi Aristoteles. Ia mengomentari hampir semua karya Aristoteles. Ia juga mempelajari ajaran beberapa cendekiawan Islam, terang saja, saat itu Islam memimpin Eropa dalam hal keilmuan, ilmu pengetahuan, dan kedokteran. Hingga pada tahun 1254, Albertus menjadi provinsial Ordo Dominikan. Secara keseluruhan, dia adalah administrator yang cakap dan efisien.

Lima tahun kemudian, pada tahun 1259, Albertus berpartisipasi dalam Kapitel Umum Dominikan bersama Thomas Aquinas dan beberapa pemimpin Ordo kontemporer lainnya. Mereka menciptakan program studi untuk ordo Dominikan dan mengembangkan kurikulum filsafat. Dari program studi ini nantinya akan muncul Universitas Kepausan Saint Thomas Aquinas, di Roma. Saat ini, universitas yang dikenal sebagai “Angelicum” ini adalah salah satu perguruan tinggi teologi terkemuka di dunia dan masih dijalankan oleh Ordo Dominikan.

Pada tahun 1260, karena terkesan dengan kecerdasannya, Paus Alexander IV mengangkat Albertus sebagai Uskup Regensburg. Ketika menjadi uskup, Albertus menolak menunggang kuda dan pergi kemana-mana dengan berjalan kaki. Praktik yang tampaknya tidak biasa ini konsisten dengan aturan ordonya. Kehidupan seorang uskup tidak sesuai dengan jiwanya. Ia memilih untuk menanggalkan jabatan ini dan mengundurkan diri tahun 1263.

Setelah menerima pengunduran diri Albertus, Paus Urbanus IV menugaskannya kembali untuk berkhotbah tentang Perang Salib Kedelapan kepada orang-orang berbahasa Jerman. Perang salib ini dimaksudkan untuk merebut kembali Kota Tunis di Afrika Utara bagi umat Kristen, dan gagal total. Di tahun-tahun terakhirnya, Albertus menjadi terkenal sebagai mediator. Dia memediasi perselisihan antar individu serta menyelesaikan perselisihan antara masyarakat Colonge dan uskup mereka. Ia juga mendirikan universitas tertua Jerman di kota itu.

Sebelum kematiannya, ia berduka atas meninggalnya muridnya yang hebat, Thomas Aquinas, yang kemudian diakui sebagai santo dan pujangga Gereja. Aquinas meninggal pada tahun 1274. Albertus yang meski lebih tua, masih menghabiskan tahun-tahun terakhirnya membela karya Aquinas yang merupakan salah satu karya terpenting dalam Gereja. Albertus jatuh sakit pada tahun 1278 dan dia meninggal pada tanggal 15 November 1280.

Iman dan Akal Budi

St Albertus Agung memberikan pengaruh yang besar terhadap Gereja, dengan meletakkan landasan intelektual yang kuat yang menjadi landasan bagi banyak orang kudus. Paus Benediktus XVI memberikan ringkasan yang sangat bagus tentang kehidupan St. Albertus pada audiensi umum tahun 2010.

St. Albertus adalah satu dari beberapa orang kudus yang disebut “Agung”. Tentu, gelar ini memiliki landasan. Oleh sebab itu, ia kadang dikenal sebagai Albertus Magnus. Kata “Magnus” ‘Agung’ menunjukkan keluasan dan kedalaman ajaran St. Ambertus, yang dipadukannya dengan kesucian hidup. Salah satu muridnya, Ulric dari Strasbourg, menyebutnya sebagai “keajaiban dan keajaiban zaman kita”.

Salah satu kontribusi terbesarnya terhadap Peradaban Barat adalah kenyataan bahwa iman dan ilmu pengetahuan saling sejalan, bahkan menunjukkan bagaimana para ilmuwan dapat memulai jalan kesucian.

St Albertus menunjukkan bahwa tidak ada pertentangan antara iman dan ilmu pengetahuan. Orang yang beriman dan berdoa, seperti St. Albertus Agung, dapat dengan tenang mengembangkan studi ilmu-ilmu alam dan kemajuan dalam pengetahuan mikro dan makrokosmos, menemukan hukum-hukum yang sesuai dengan subjeknya, karena semua ini berkontribusi pada pemupukan rasa haus. St. Albertus mengingatkan bahwa ada persahabatan antara ilmu pengetahuan dan iman dan bahwa melalui panggilan mereka untuk mempelajari alam, para ilmuwan dapat mengambil jalan kekudusan yang otentik dan menakjubkan.

Ini adalah hubungan mendalam yang tidak selalu diterima di Eropa abad pertengahan. Iman dulu (dan masih ada di beberapa tempat) dipandang sebagai sesuatu yang bertentangan dengan sains. Namun, St. Albertus membuktikan kepada kita bahwa kita dapat melihat alam semesta yang diciptakan dan menyelami lebih dalam misterinya.

Berapa banyak ilmuwan, pada masa setelah St. Albertus Agung, yang melakukan penelitian mereka dengan diilhami rasa kagum dan rasa syukur atas sebuah dunia yang, di mata mereka sebagai ilmuwan dan penganut, tampak dan terlihat sebagai karya baik dari orang-orang bijak.

Salah satu muridnya yang paling terkenal adalah St. Thomas Aquinas, yang kemudian membentuk tradisi intelektual Gereja secara radikal. Selama hidupnya, Albertus menulis tiga puluh delapan volume yang mencakup topik mulai dari filsafat hingga geografi, astronomi, hukum, persahabatan dan cinta.

Tiga tahun setelah kematiannya, kuburnya dibuka dan tubuhnya ditemukan tidak rusak. Ketika makamnya dibuka kembali berabad-abad kemudian pada tahun 1483, mereka hanya menemukan kerangkanya. Jasadnya saat ini disemayamkan di Gereja St. Andreas di Colonge, Jerman. Albertus dibeatifikasi pada tahun 1622 oleh Paus Gregorius XV. Ia dikanonisasi dan diakui sebagai doktor Gereja pada tahun 1931, oleh Paus Pius IX. Dia adalah santo pelindung para ilmuwan. Hari rayanya adalah 15 November. (Antonius E. Sugiyanto)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Pesan

Please enter your comment!
Please enter your name here

Musik dan Ilustrasi Menghidupkan Atmosfer Wild West dalam Wild Bounty ShowdownTingkat Volatilitas Membentuk Ritme Permainan dan Pola Fluktuasi yang Dirasakan PenggunaVariasi Volatilitas Memberikan Karakter Risiko dan Ritme Berbeda pada Permainan Kasino Online
Mengapa Pola Acak Sering Terlihat Seolah Memiliki Urutan TertentuMemahami Nilai Pengembalian melalui Pengamatan Permainan Jangka PanjangMengapa Sampel Kecil Belum Cukup untuk Membaca Frekuensi SimbolCara Mekanisme Acak Menghasilkan Variasi pada Setiap Putaran GameMengenal Struktur Grid dan Interaksi Simbol dalam Mahjong WaysFungsi Riwayat Permainan dalam Membaca Data Mahjong WinsMengapa Hasil Satu Sesi Belum Mewakili Mekanisme Mahjong WinsMemahami Perubahan Ritme dan Variasi Hasil dalam Mahjong WinsCara Memahami RTP Mahjong Wins sebagai Perhitungan Jangka PanjangPerubahan Visual Mahjong Wins 3 dan Cara Simbol DitampilkanMengenal Antarmuka dan Navigasi Permainan Mahjong Ways 2Bagaimana Mahjong Ways 2 Mengembangkan Sistem Interaksi VisualDesain Mobile Menjadi Bagian Penting Pengalaman Mahjong Ways 2Adaptasi Tema Mahjong Klasik dalam Mahjong Ways 2 Versi ModernTransformasi Unsur Tradisional Mahjong menuju Pengalaman MobileVariasi Hasil dan Perubahan Ritme Permainan dalam Mahjong Wins 3Cara Hierarki Visual Mengarahkan Perhatian pada Simbol Mahjong Wins 3Perpaduan Tema Tradisional dan Interaksi Modern dalam Mahjong Wins 3Memahami Fungsi Data Riwayat Permainan pada Mahjong Wins 3Mengapa Kemunculan Scatter Berulang Belum Menunjukkan Pola TetapPeran Live Streaming dalam Perkembangan Pengalaman Baccarat DigitalMengapa Dealer Menjadi Elemen Penting dalam Pengalaman Baccarat LiveCara Antarmuka Baccarat Online Menyederhanakan Informasi PermainanTransformasi Baccarat Tradisional menuju Sistem Permainan Digital ModernPerjalanan Baccarat dari Meja Kasino menuju Format Permainan OnlineMemahami Perbedaan Mekanisme Baccarat Live dan Baccarat DigitalStruktur Sederhana Membantu Baccarat Beradaptasi ke Berbagai Format DigitalCara RNG Bekerja dalam Menentukan Hasil Permainan DigitalPeran RNG dalam Game Digital tanpa Sistem Dealer LangsungMemahami Perbedaan Sistem RNG dan Mekanisme Live CasinoStruktur Simbol Mahjong Ways dan Hubungannya dengan Mekanisme PermainanCara Volatilitas Menjelaskan Perbedaan Pola Hasil dalam Game DigitalMemahami Aturan Multiplier dan Reset Nilai dalam Mahjong Ways 2Mengenal Autokorelasi untuk Membaca Hubungan Antarhasil PermainanBagaimana Animasi dan Efek Visual Membentuk Persepsi Pengguna dalam GamePeran Probabilitas dalam Menjelaskan Variasi Hasil Permainan DigitalProses RNG dan Cara Sistem Acak Menghasilkan Hasil pada Setiap PutaranMengapa Catatan Permainan Lebih Akurat dibanding Ingatan dalam Membaca HasilMemahami RTP Tinggi dan Batasannya dalam Hasil Permainan Jangka PendekPerbedaan Pola Interaksi antara Spin Manual dan Buy Feature dalam Game
RNG game digitalRoulette Live dan Digitalmekanisme roda Roulettekontras Black Scatteridentitas visual Black Scatterpalet gelap Black Scatterpengalaman visual Black ScatterWild Bounty Showdownidentitas Western Wild Bounty Showdownsimbol Wild Bounty ShowdownCatatan Hasil: data aktual permainan, catatan hasil permainan, bias ingatan pemainBuy Spin: fitur Buy Spin, akses Buy Spin, sistem Buy Spin dalam game digitalGates of Olympus: visual Gates of Olympus, efek Gates of Olympus, animasi Gates of OlympusRisiko Finansial: risiko finansial judi online, risiko permainan online, hasil jangka pendekMahjong Ways Teknologi: teknologi Mahjong Ways, interaksi Mahjong Ways, sistem respons Mahjong WaysPermainan Berbasis Reel: mekanisme reel digital, sistem permainan reel, struktur permainan berbasis reelMenilai Hasil: membaca data permainan, evaluasi hasil permainan, persepsi terhadap hasilMahjong Ways 2 Mekanisme: mekanisme Mahjong Ways 2, struktur Mahjong Ways 2, sistem Mahjong Ways 2Mahjong Ways 2 Fitur: fitur Mahjong Ways 2, tampilan Mahjong Ways 2, desain antarmuka Mahjong Ways 2Mahjong Ways 2 Identitas: visual Mahjong Ways 2, identitas Mahjong Ways 2, mekanisme Mahjong Ways 2emosi di Mahjong Winsritme sesi permainanwaktu bermainkarakter visual Black Scatterestetika Princess Starlightnuansa Western Wild Bounty ShowdownWild Bounty Showdownritme bermain Mahjong Winstarget sesi Mahjong WinsRTP tinggiprobabilitas permainanadaptasi Mahjong Waysstatistik dan perilaku penggunafitur Mahjong Waysinteraksi sentuh Mahjong Ways 2desain Mahjong Ways 2mekanisme Mahjong Ways 2visual Mahjong Ways 2identitas Mahjong Ways 2struktur interaktif Mahjong Ways 2
putaran kasino digitalhasil RNG sebelumnyapola dalam rangkaian acakRNG dan Dealer Livehasil dalam sistem acakRTP kasino onlinenilai teoretis RTPpersentase RTPvolatilitas kasino digitalfluktuasi hasil permainan
Exit mobile version