Home BERITA TERKINI Rakernas LP3KN-LP3KD, Ini Harapan KWI Terkait Pesparani II

Rakernas LP3KN-LP3KD, Ini Harapan KWI Terkait Pesparani II

0
Pembukaan Rakernas LP3KN-LP3KD di Pusat Pastoral Wisma Samadi Klender Jakarta Timur 13 Mei 2022. IST

JAKARTA, Pena Katolik – Sekretaris Jenderal Konferensi Waligereja Indonesia (KWI), Mgr. Antonius Subianto Bunjamin, OSC mengatakan, ada empat pilar yang menjadi indikator moderasi beragama. Pertama, toleransi yaitu sikap aktif bukan sekadar pasif tentang menghargai orang lain. Kedua, nilai kemanusiaan yaitu menentang apapun yang bertentangan dengan harkat dan martabat manusia. Ketiga, budaya lokal harus diterima sebagai penguat kehidupan berbangsa dan bernegara. Keempat, komitmen kebangsaanterhadap Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan NKRI.

“Empat indikator ini harus mewarnai Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) Katolik II di Kupang, Nusa Tenggara Timur tahun 2022 ini. Jadi bukan sekadar pesta Gerejani, tetapi pesta kemanusiaan,” ujar Mgr. Anton dalam Misa syukur pembukaan Rapat Kerja Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparani Katolik Nasional di Pusat Pastoral Samadi, Klender, Jakarta Timur, Jumat, 13/5.

Mgr. Anton menegaskan dari Pesparani lahirlah semangat persaudaraan. Semua orang berusaha menyanyikan, melantunkan, dan melafalkan persaudaraan. Ada satu tarikan nafas persaudaraan dalam Pesparani.

Gereja Katolik mendukung penuh program-program penguat moderasi beragama dari Kementerian Agama. Bagi KWI, Pesparani adalah salah satu program penguat moderasi beragama. Gereja berharap, Rakernas kali ini perlu membahas hal-hal penting khususnya situasi-situasi khusus yang berpotensi menghambat moderasi beragama.

“Ada contoh konkrit panitia Pesparani ketuanya dari kalangan non-Katolik. Ketua Pesparani I beragama Protestan, sedangkan Ketua Pesparani II di Kupang nanti beragama Islam,” ujar Uskup Bandung ini.

Pesan Persaudaraan

Rakernas kali ini juga dihadiri dan dibuka oleh Plt. Dirjen Bimas Katolik, Albertus Magnus Adiyarto Sumardjono. Albertus menegaskan, moderasi beragama adalah cara beragama dalam kehidupan sehari-hari dengan prinsip adil dan seimbang.

 “Prinsip ini harus diutamakan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Jadi bukan agamanya yang dimoderasikan tetapi cara pandang, sikap kita menyangkut hidup beragama seseorang,” sebutnya.

Ketua Bidang Humas LP3KN, Muliawan Margadana menambahkan Pesparani II di Kupang harus membawa pesan persaudaraan. Pesparani harus dipandang sebagai perlombaan yang menyuarakan persaudaraan, kerukunan dalam bingkai kebhinekaan.

“Persatuan, kerukunan, dan persaudaraan harus dipertahankan agar membawa Indonesia menjadi negara yang besar dan dihormati karena penghargaan terhadap martabat manusia diutamakan. (Humas LP3KN).

Tidak ada komentar

Tinggalkan Pesan

Please enter your comment!
Please enter your name here

Exit mobile version

polestoto

lahirtoto

warung403

warung403 login

situs warung403

lahirtoto

LAHIRTOTO

LAHIRTOTO LOGIN

lahirtoto

imgstock

Hosting Gambar

Kasino Online di Tengah Perubahan Kebiasaan Masyarakat Mengakses Informasi Digital

Mengapa Pemahaman tentang Peluang Menjadi Penting dalam Permainan Kasino Digital?

Fenomena Kasino Online dan Tantangan Membedakan Informasi dengan Promosi

Bagaimana Kemudahan Pembayaran Digital Memengaruhi Aktivitas Kasino Online?

Di Balik Popularitas Kasino Digital, Ada Persoalan Literasi yang Jarang Dibahas

Kasino Online dan Perubahan Cara Pengguna Menilai Keamanan Platform Digital

Ketika Hiburan Berbasis Internet Menimbulkan Pertanyaan tentang Batas Pengeluaran

Memahami Pengaruh Pengalaman Menang dan Kalah terhadap Keputusan Pengguna Kasino

Mengapa Perlindungan Identitas Digital Menjadi Perhatian dalam Kasino Online?

Menelusuri Hubungan Antara Perkembangan Kasino Online dan Kesadaran Risiko Pengguna

Mengapa Kasino Online Semakin Sering Dibahas dalam Fenomena Budaya Digital?

Di Balik Tampilan Kasino Digital, Ada Desain yang Memengaruhi Keputusan Pengguna

Kasino Online dan Fenomena Hiburan Instan yang Mengubah Persepsi Risiko

Bagaimana Notifikasi Digital Memengaruhi Kebiasaan Pengguna Kasino Online?

Ketika Transaksi Tanpa Uang Tunai Mengubah Cara Pengguna Melihat Pengeluaran

Mengenali Perbedaan Antara Hiburan Digital dan Perilaku Bermain Berlebihan

Kasino Digital dalam Sorotan: Mengapa Transparansi Sistem Semakin Penting?

Dari Layar Smartphone hingga Media Sosial, Bagaimana Kasino Online Diperkenalkan?

Mengapa Kemenangan Kecil Bisa Memengaruhi Cara Pandang terhadap Kasino Online?

Menelusuri Peran Konten Digital dalam Membentuk Persepsi tentang Kasino Online