Lantik DPC ISKA Sintang, Hargo Mandirahardjo: Mengingatkan Kembali Tugas Melayani

0
938
Pelantikan Dewan Pimpinan Cabang Ikatan Sarjana Katolik Indonesia (DPC ISKA) Kabupaten Sintang periode 2021-2025 di “Langkau Kita”, Rumah Dinas Wakil Bupati Sintang, Sabtu (18/12/2021

SINTANG, Pena Katolik – Ketua Presidium Pusat Ikatan Sarjana Katolik Indonesia (DPP ISKA) Hargo Mandirahardjo melantik Dewan Pimpinan Cabang Ikatan Sarjana Katolik Indonesia (DPC ISKA) Kabupaten Sintang periode 2021-2025 di “Langkau Kita”, Rumah Dinas Wakil Bupati Sintang, Sabtu (18/12/2021).

Yustinus J resmi memimpin DPC dan Michele Eko Hardian sebagai Sekretaris DPC ISKA Kabupaten Sintang.

Dalam sambutannya, Hargo mengatakan, ISKA yang merupakan wadah bagi kaum cendekiawan dan intelektual Katolik, terus terpanggil melakukan tugas bagi gereja, bangsa, dan negara. Di tengah situasi pandemi ini, ISKA juga terus melakukan kunjungan kerja ke daerah, yaitu DPD maupun DPC, yang tersebar di berbagai daerah. Hal tersebut, kata Hargo, dilakukan karena adanya keterpanggilan dalam tugas pelayanan untuk gereja, bangsa dan negara.

Karena itu, tugas melayani tersebut harus terus ditanamkan dalam diri pengurus ISKA bukan saja pada tingkat DPP, namun juga pada tingkat DPD, dan DPC.

“Karena itu, prosesi pelantikan ini adalah momentum untuk mengingatkan kembali tugas melayani sebagai gerak bersama dalam pola kerja organisasi yang berbasis pada nilai ISKA yaitu Kristianitas, Intelektualitas, Integritas dan Profesionalitas. Dan nilai ini tentunya sesuai dengan sesuai dengan visi misi ISKA dan seluruh program pokok ISKA,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Hargo juga menyampaikan turut prihatin atas terjadinya musibah banjir yang melanda Kabupaten Sintang dan sekitarnya beberapa waktu lalu. Ia meminta warga ISKA untuk tidak boleh menyerah, namun terus membangun optimisme dan harapan.

“Kondisi ini harus didasari dengan modal dasar yang kuat sebagai sebuah bangsa. Dengan semangat kebhinnekaan, kegotongroyongan, dan solidaritas kita yakin dapat melampaui kondisi pandemi dan musibah banjir ini. Dengan semangat gotong royong, solidaritas dan berbela raya kita akan mampu mengatasi semuanya,” katanya.

Karena itu, kata Hargo, semua potensi harus diberdayakan dalam membantu warga yang tertimpa bencana tersebut.

Pertegas Komitmen Bersama

Sebagai rumah bersama bagi cendekiawan dan intelektual Katolik, kata Hargo, ISKA harus senantiasa memegang teguh rasa kebangsaan dan keindonesiaan. Intelektualitas dan iman Katolik harus menjadi spirit persaudaraan ISKA dalam kehidupan berbangsa dan bernegara untuk senantiasa merawat komitmen bangsa dan menjunjung tinggi pluralitas.

Ketua Presidium Pusat ISKA menyerahkan buku kepada Uskup Sintang, Mgr. Samuel Oton Sidin, OFM. Cap. ISKA, kata Hargo, tidak terlepas dari berbagai tantangan yang ada di setiap daerah masing-masing. Berbagai tantangan tersebut harus diantisipasi oleh warga ISKA. “Tadi Ibu Hendrika menyampaikan tantangan ISKA di Kabupaten Sintang ini ada tiga. Setiap daerah tentu memiliki tantangan kontekstual dan lokal yang pasti berbeda dengan daerah lainnya,” kata Hargo.

Pada kesempatan itu, Hargo kembali menegaskan komitmen ISKA untuk bersama-sama merawat dan menjaga nilai-nilai yang telah ditanamkan oleh para pendiri bangsa kita, yaitu Pancasila dan UUD 1945 sebagai konstitusi negara.

“Oleh karena itu, kita semua sebagai warga satu bangsa patut menjaga, merawat kebhinekaan yang merupakan ciri khas Bangsa Indonesia di tengah situasi kita saat ini,” tuturnya.

Pancasila, kata Hargo, merupakan nilai luhur dan kearifan yang ada dalam hidup kita masing-masing. Karena itu, merawat keberagaman, NKRI, dan Pancasila sama juga dengan merawat diri kita masing-masing.

“Semoga dengan semangat cinta kasih dan kebersamaan ini, mari kita kedepankan semangat merawat kehidupan demi kebaikan dan kebahagiaan bersama,” kata Hargo.

Sementara itu, Yustinus mengatakan kepercayaan yang diberikan DPP ISKA merupakan amanah yang akan dilaksanakan dengan baik ke depannya.

“Kami akan berupaya menjalankan program yang sesuai dengan visi dan misi ISKA. Kita ingin ISKA bisa berkembang. ISKA harus mampu berkolaborasi dengan pemerintah dan organisasi kemasyarakatan yang lain dalam membangun masyarakat,” kata Yustinus J.

Ketua DPC ISKA periode sebelumnya Hendrika berharap agar ISKA terus memperjuangkan kepentingan masyarakat, terutama masyarakat adat.

“Saya berharap ISKA terus menyuarakan kepentingan gereja dalam berbagai kondisi, perjuangkan hak masyarakat adat yang tersandung oleh undang-undang yang tidak berpihak kepada kepentingan rakyat, dan memperjuangkan kebutuhan guru agama Katolik,” ujarnya.

Ketua DPD ISKA Provinsi Kalimantan Barat Agustinus Clarus mengatakan ISKA harus berpihak kepada gereja dan tanah air serta berbuat kebaikan untuk kepentingan masyarakat luas.

“Itulah semboyan ISKA yang sudah berperanan penting dalam merumuskan naskah Pancasila UUD 1945. ISKA bukan organisasi temporer. ISKA selevel dengan ICMI dan PIKI. Dalam bernegara, ISKA sudah berperanan penting meskipun kebanyakan dibalik layar. Anggota ISKA harus mampu memberikan sumbangsih kepada masyarakat,” ujar Agustinus.

Selain Ketua Presidium Pusat ISKA, Hargo Mandirahardjo, pelantikan tersebut juga dihadiri oleh Presidium Organisasi dan Hubungan Antar- Lembaga Pengurus Pusat Ikatan Sarjana Katolik Indonesia, Prasetyo Nurhardjanto dan editor buku “Merawat Kebangsaan Berbasis Kearifan Lokal”, Alexander Mering. Dalam acara itu Ketua Presidium Pusat ISKA menyerahkan dua buku yang diterbitkan oleh DPP ISKA kepada Uskup Sintang, Mgr. Samuel Oton Sidin, OFM. Cap.

Tinggalkan Pesan

Please enter your comment!
Please enter your name here