Uskup Terpilih Mgr Christian Carlassare (Foto Missionari Comboniani)
Uskup Terpilih Mgr Christian Carlassare (Foto Missionari Comboniani)

Orang-orang bersenjata menembak Uskup terpilih Keuskupan Rumbek Sudan Selatan pada Minggu malam, 25 April, menurut laporan oleh ACI Africa yang diterbitkan oleh Catholic News Agency. Menurut laporan itu, Pastor Christian Carlassare MCCJ, sedang dalam pemulihan dari lukanya dan dalam kondisi stabil. Dia diangkat sebagai uskup tanggal 8 Maret untuk mengisi kekosongan selama hampir satu dekade. Para saksi mata gambarkan serangan itu sudah ditargetkan, menurut laporan ACI Africa. “Kejadian itu terjadi pukul 12.45 tadi malam. Saya mendengar Pastor (Uskup terpilih) berteriak,” kata Pastor Andrea Osman, yang kamarnya bersebelahan dengan Uskup terpilih itu, kepada ACI Africa. “Kedua orang itu bersenjata. Saya coba mengetuk pintu saya dari dalam kamar saya agar bisa menakuti mereka, tetapi mereka tampaknya tidak peduli,” kata Pastor Andrea. Sudan Selatan dilanda kerusuhan sejak perang saudara yang menewaskan lebih dari 400.000 orang dimulai tahun 2013. Paus Fransiskus jadi berita utama tahun 2019 saat mengajak dua pemimpin oposisi negara itu mengikuti retret di Vatikan. Paus difilmkan berlutut untuk mencium sepatu para pemimpin itu. “Saya mohon kepada kalian dengan sepenuh hati,” kata paus kepada presiden, Salva Kiir, dan pemimpin oposisi Riek Machar, sambil memegang tangan di depan dadanya. “Tetaplah berdamai.” Uskup terpilih itu diharapkan akan diterbangkan ke Nairobi, Kenya, untuk menerima perawatan melalui African Medical and Research Foundation (AMREF), kata sumber yang terlibat dalam evakuasi itu kepada ACI Africa.(PEN@ Katolik/paul c pati/Zelda Caldwell/Aleteia)

Artikel Terkait:

Salva Kiir: saya gemetar ketika Paus mencium kaki kami

Paus langgar protokol, cium kaki presiden dan wakil-wakil Presiden Sudan selatan setelah retret

Retret ekumenis dan diplomatik dilakukan di Vatikan dipimpin Uskup Agung Anglikan

Tinggalkan Pesan