Home KEGEREJAAN Mgr Timang: Kendati situasi darurat akibat bencana, APP tak boleh dikesampingkan

Mgr Timang: Kendati situasi darurat akibat bencana, APP tak boleh dikesampingkan

0

 

Foto dari web Keban
Foto dari web Keban

Kendati dalam situasi darurat akibat berbagai bencana, aspek pembangunan dari Aksi Puasa Pembangunan (APP) tidak boleh dikesampingkan. Anggota masyarakat entah secara individu atau berkelompok dibantu dengan dana APP itu untuk memberdayakan dirinya sendiri demi meningkatkan penghasilan untuk menghidupi diri dan keluarganya.

Pernyataan itu tertuang dalam alinea terakhir Surat Gembala Prapaskah 2021 Uskup Keuskupan Banjarmasin (Keban) Mgr Petrus Boddeng Timang dengan tema APP Keban 2021, “Gereja Berdialog: Ungkapan Iman dan Wujud Solidaritas (kesetiakawanan).”

Berdasarkan pernyataan di atas, dalam ‘Tahun Berdialog’ di Keban Mgr Timang mengajak umat di bawah pimpinan para gembala setempat “mencari jalan-jalan terobosan demi pemberdayaan masyarakat yang bercirikan solidaritas dalam kerja sama umat dengan kelompok-kelompok lain, misalnya, memperkuat dan memberdayakan CU dan merintis kelompok-kelompok usaha bersama yang berbasis pemberdayaan dan solidaritas anggota dan bukan pertama-tama mencari keuntungan.”

Sebelumnya uskup itu menggambarkan, seperti tahun lalu, di tahun 2021 ini pun “sebagian besar dana APP di tingkat keuskupan dan paroki dimanfaatkan untuk menanggulangi dampak pandemi Covid-19” dan “segi pembangunan dari APP agak surut ke belakang.”

Yang lebih mengemuka adalah tanggap darurat yang dikelola Caritas Keuskupan khususnya melalui kegiatan-kegiatan ‘pertolongan pertama’ dalam menanggulangi bencana seperti banjir yang masih sedang berlangsung saat ini. “Sesuai semboyannya ‘Belasara Kita’, Caritas baik pada tingkat nasional maupun lokal atau keuskupan bertindak untuk memberikan bantuan langsung demi meringankan beban saudara-saudara yang terdampak bencana seperti banjir saat ini,” tulis Mgr Timang.

Menurut uskup, saat ini bermunculan ketidakadilan yang merupakan buah dari cara hidup yang mementingkan diri sendiri. Untuk “melawan budaya individualistis-egosentris itu, Gereja khususnya melalui Ajaran Sosial Gereja mempromosikan budaya solidaritas dan berbagi sebagai pelaksanaan warta gembira Injil, khususnya perintah cinta kasih,” tulis uskup seraya mengutip Sollicitudo Rei Socialis nomor 38 dari Santo Paus Yohanes Paulus II, bahwa solidaritas bagi Gereja adalah “tekad teguh dan kokoh untuk membaktikan diri kepada kesejahteraan umum, artinya kesejahteraan semua dan setiap orang.”

Karena pada hakekatnya APP adalah upaya Gereja Katolik Indonesia untuk membangun budaya solidaritas dan berbagi secara berkelanjutan, maka kewajiban berpuasa dan berpantang selama retret 40 hari dari Rabu Abu 17 Februari sampai 3 April bukan sekedar olah rohani dengan bermati raga atau askese. “Puasa dan pantang dimaksudkan sebagai ungkapan iman yaitu ketergantungan kepada Allah. Semua yang ada pada manusia bahkan hidupnya sendiri adalah pemberian Allah belaka (Imamat 16: 29-31),” tulis uskup itu.

Berpuasa dan berpantang menurut Kitab Suci, lanjut uskup, berkaitan dengan tiga relasi dan sikap dasar manusia yaitu terhadap diri sendiri (mengendalikan nafsu makan dan minum serta kecenderungan ragawi lainnya), terhadap sesama (rela berbagi khususnya dengan sesama yang berkekurangan) dan terhadap Allah, Pemilik dan Pemberi segala sesuatu (bersyukur, berbagi dan menjadi berkat bagi sesamanya).

Dari tahun ke tahun, jelas Mgr Timang, Komisi PSE KWI merumuskan tema APP Nasional dan “Komisi PSE Keuskupan menajamkan rumusan itu sesuai situasi keuskupan. Tema keuskupan kita dijabarkan dalam empat sub-tema untuk didalami, dikembangkan dan diterjemahkan ke dalam tindak nyata di tempat masing-masing sepanjang tahun Gereja Berdialog 2021 ini. Subtema tersebut adalah a) berdialog dengan Tuhan dalam doa, b) berdialog dalam keluarga, c) berdialog dengan sesama yang berbeda keyakinan, d) berdialog dengan alam ciptaan.

Untuk mewadahi pengumpulan dana sebagai buah-buah puasa dan padang dan amal kasih selama masa Prapaskah itu sudah juga dilakukan pengumpulan dana APP Keban dengan peran seluruh umat, anak-anak, orang dewasa, lingkungan (komunitas), stasi, sekolah-sekolah, dan kelompok kategorial.

Dijelaskan, 100 persen dana yang terkumpul selama masa Prapaskah melalui berbagai jalur APP disetor ke ekonomat Keban, 70 persen tinggal di Keban dan dikelola oleh Tim APP Keban. Dan, seperti tahun-tahun sebelumnya 30 persen dana APP yang sisa dikirim ke bagian keuangan KWI. Dari dana 30 persen itu, “5 persen diserahkan kepada Yayasan Karina (Caritas Indonesia) untuk biaya operasionalnya, 15 persen diserahkan ke DSAK (Dana Solidaritas Antar Keuskupan) untuk melayani proposal-proposal kecil yang diajukan keuskupan-keuskupan se-Indonesia yang membutuhkannya. Nilainya maksimal 25 juta rupiah, dan 80 persen sisanya dikelola oleh Komisi KWI yang juga menerima proposal dari keuskupan yang memerlukannya.”(PEN@ Katolik/paul c pati)

Tidak ada komentar

Exit mobile version

polestoto

lahirtoto

warung403

warung403 login

situs warung403

lahirtoto

LAHIRTOTO

LAHIRTOTO LOGIN

lahirtoto

imgstock

Hosting Gambar

Kasino Online dan Fenomena Pergeseran Hiburan dari Ruang Fisik ke Layar Digital

Mengapa Kecepatan Permainan Kasino Digital Dapat Memengaruhi Pengambilan Keputusan?

Di Balik Kemudahan Kasino Online, Bagaimana Pengguna Memahami Nilai Uang?

Kasino Digital dalam Perbincangan tentang Etika Teknologi dan Tanggung Jawab Platform

Ketika Hiburan Kasino Online Bersinggungan dengan Kesehatan Finansial Masyarakat

Bagaimana Fitur Interaktif Kasino Digital Memengaruhi Perhatian Pengguna?

Menelusuri Perubahan Cara Masyarakat Memandang Kasino Online di Era Informasi

Kasino Online dan Tantangan Mengenali Informasi yang Terlihat Meyakinkan

Mengapa Riwayat Permainan Tidak Bisa Menjamin Hasil Berikutnya di Kasino Digital?

Fenomena Kasino Berbasis Internet dan Pentingnya Kesadaran terhadap Waktu Layar

Mahjong Ways 2 Menunjukkan Bagaimana Desain Permainan Dapat Menyampaikan Informasi Tanpa Banyak Teks

Mengapa Mahjong Ways Memiliki Tampilan yang Terasa Akrab meski Menggunakan Teknologi Game Modern?

Perkembangan Game Mobile Membuat Pengembang Semakin Memperhatikan Waktu Muat dan Kelancaran Aplikasi

Mahjong Ways 2 dan Cara Efek Cascade Membentuk Rangkaian Perubahan yang Terlihat di Layar

Game Digital Bertema Asia Tidak Hanya Mengandalkan Ornamen tetapi Juga Pemilihan Suasana Visual

Bagaimana Desain Game Mobile Membantu Pengguna Mengenali Fitur Baru tanpa Penjelasan Panjang?

Mahjong Ways Menghadirkan Kesan Tradisional melalui Perpaduan Motif, Warna, dan Tata Letak

Mengapa Perubahan Kecil pada Antarmuka Bisa Memengaruhi Kenyamanan Pengguna Game Digital?

Teknologi Game Mobile Terus Berkembang dan Membawa Tantangan Baru dalam Pengelolaan Animasi

Mahjong Ways 2 Memperlihatkan Pentingnya Keteraturan Visual dalam Menampilkan Mekanisme Permainan

Mahjong Ways 2 Memiliki Sistem Pergantian Simbol yang Membuat Alur Visual Terlihat Berbeda

Mengapa Detail Latar Belakang dalam Mahjong Ways Ikut Membentuk Suasana Permainan?

Game Digital Bertema Asia Memiliki Cara Menarik dalam Memadukan Cerita Budaya dan Desain Modern

Mahjong Ways 2 Memperlihatkan Hubungan antara Efek Animasi dan Informasi yang Muncul di Layar

Perubahan Tren Game Mobile Membuat Desain Sederhana Kembali Menjadi Perhatian Pengembang

Bagaimana Mahjong Ways Menggunakan Komposisi Warna untuk Memperkuat Nuansa Tradisional?

Game Digital Kini Semakin Memperhatikan Cara Pengguna Memahami Informasi dalam Waktu Singkat

Mahjong Ways 2 dan Peran Transisi Visual dalam Menjaga Alur Permainan Tetap Mudah Diikuti

Mengapa Penggunaan Ornamen Klasik dalam Game Modern Tidak Selalu Terlihat Ketinggalan Zaman?

Perkembangan Desain Game Mobile Menunjukkan Pentingnya Keseimbangan antara Detail dan Kenyamanan

Mahjong Ways 2 Memiliki Detail Mekanisme yang Tidak Selalu Terlihat dari Tampilan Awalnya

Mengapa Mahjong Ways Masih Menjadi Contoh Menarik dalam Pembahasan Desain Game Bertema Asia?

Mahjong Ways 2 dan Cara Efek Berantai Membentuk Urutan Perubahan di Dalam Permainan

Tampilan Mahjong Ways Memperlihatkan Bagaimana Unsur Klasik Bisa Menyatu dengan Teknologi Modern

Ada Alasan Mengapa Animasi dalam Mahjong Ways 2 Dibuat Selaras dengan Pergantian Simbol

Mahjong Ways Menggunakan Pendekatan Visual yang Membuat Tema Permainannya Mudah Dikenali

Bagaimana Mahjong Ways 2 Menyajikan Perubahan Multiplier sebagai Bagian dari Informasi Permainan?

Mahjong Ways dan Hubungan antara Desain Simbol dengan Cara Pengguna Memahami Tampilan Game

Mengapa Efek Visual dalam Mahjong Ways 2 Menjadi Bagian Penting dari Penyajian Mekanisme?

Mahjong Ways Memperlihatkan Peran Detail Ornamen dalam Membangun Suasana Game Digital

Game Mobile Semakin Mudah Diakses tetapi Pengembang Masih Menghadapi Tantangan Desain

Mengapa Kecepatan Respons Menjadi Bagian Penting dalam Pengalaman Game Digital Modern?

Perkembangan Game Smartphone Membawa Perubahan pada Cara Pengguna Mengenali Fitur Permainan

Di Balik Game Digital yang Terlihat Sederhana, Ada Banyak Pertimbangan dalam Merancang Antarmuka

Bagaimana Teknologi Layar Sentuh Memengaruhi Cara Pengembang Menyusun Kontrol Game Mobile?

Game Digital Modern Mulai Memberikan Perhatian Lebih pada Kenyamanan Pengguna dengan Perangkat Berbeda

Mengapa Informasi yang Terlalu Padat Bisa Membuat Tampilan Game Mobile Sulit Dipahami?

Perkembangan Industri Game Digital Membuka Peluang Baru bagi Desainer Visual dan Pengembang

Bagaimana Komunitas Online Membentuk Persepsi Pengguna terhadap Game yang Sedang Populer?

Game Mobile Terus Berubah Mengikuti Teknologi tetapi Kebutuhan Pengguna Tetap Menjadi Pertimbangan

Kasino Online dan Fenomena Perubahan Pola Konsumsi Hiburan di Era Internet

Mengapa Informasi tentang Risiko Kasino Digital Sering Terabaikan Pengguna?

Di Balik Sistem Bonus Kasino Online, Ada Mekanisme yang Perlu Dipahami

Kasino Digital dan Tantangan Menjaga Kendali Diri di Tengah Akses Tanpa Batas

Bagaimana Tampilan Visual Kasino Online Membentuk Persepsi terhadap Permainan?

Ketika Teknologi Kasino Digital Berkembang Lebih Cepat dari Pemahaman Pengguna

Kasino Online dalam Sorotan Perubahan Kebiasaan Transaksi Masyarakat Digital

Mengenali Bias Psikologis yang Memengaruhi Penilaian Peluang di Kasino Online

Kasino Berbasis Internet dan Pentingnya Memahami Jejak Aktivitas Digital

Mengapa Edukasi Risiko Finansial Semakin Relevan dalam Fenomena Kasino Online?