Santo Yosef dan Anak Yesus/Wiki/Guido Reni
Santo Yosef dan Anak Yesus/Wiki/Guido Reni

Santo Fransiskus de Sales sering merenungkan Yesus dalam pelukan Santo Yosef, dan gambar itu menjadi cara orang kudus itu menyebarkan devosi kepada Santo Yosef. Devosi kepada Santo Yosef belum tersebar luas dalam Gereja Katolik, dan butuh waktu berabad-abad sebelum popularitasnya tumbuh di kalangan umat Kristen. Salah satu orang kudus yang berupaya menyebarkan devosi kepada Santo Yosef adalah Santo Fransiskus de Sales. Menurut buku “Go to Joseph, Our Unfailing Protector,” Santo Fransiskus de Sales sering berkhotbah, “Tidak ada gambar yang lebih manis di hatiku selain gambar Yesus, yang digendong oleh pasangan dari Maria, dan ribuan kali memanggilnya ayah dalam bahasa kekanak-kanakan seperti didorong oleh kelembutan hati seorang putra.” Dia juga menyimpan satu kartu kudus di brevirnya. Kartu kudus ini adalah gambar Santo Yosef yang dia pegang saat dia mendoakan Ofisi Ilahi. Jika kalian perlu gambar untuk merenung, ambillah gambar Santo Yosef yang dengan lembut menggendong bayi Yesus. Gambar itu bisa membuat kalian bermeditasi, dan merenungkan kelembutan yang seharusnya kita miliki saat berada di hadapan Yesus, dan melihat cinta-Nya yang dalam bagi kita.(PEN@ Katolik/pcp/Philip Kosloski/Aleteia)


Warning: A non-numeric value encountered in /home/martinus/public_html/pena/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 352

Tinggalkan Pesan