Memorial Martin Luther King Jr di Washington DC (AFP)

Paus Fransiskus mengirim pesan kepada para peserta Ibadah Peringatan untuk menghormati kehidupan dan pencapaian Dr Martin Luther King Jr. Dalam pesan itu Paus mengenang aksi kampanye penuh perdamaian yang dilakukan Dr King demi kerukunan dan kesetaraan bagi semua orang. “Ibadah Peringatan Komunitas Tercinta” 18 Januari itu adalah acara puncak perayaan seminggu mengenang kehidupan dan warisan Dr Martin Luther King Jr. Dalam pesannya, Paus mengirimkan “salam hangat” bagi semua yang ambil bagian dalam acara itu. “Di dunia saat yang semakin menghadapi tantangan ketidakadilan sosial, perpecahan, dan konflik yang menghalangi terwujudnya kebaikan bersama ini, impian Dr King akan kerukunan dan kesetaraan bagi semua orang, yang dicapai melalui cara-cara tanpa kekerasan dan perdamaian, selalu tepat waktu,” tulis Paus. Paus selanjutnya mengutip ensikliknya, Fratelli tutti, yang mengatakan, “Masing-masing kita dipanggil untuk menjadi seniman perdamaian, dengan bersatu dan tidak terpecah belah, dengan memadamkan dan tidak berpegang pada kebencian, dengan membuka jalan dialog.” Dengan cara ini, tulis Paus, “kita akan bisa melihat diri sendiri, bukan sebagai ‘orang lain’, tetapi sebagai sesama, dalam kebenaran martabat kita bersama sebagai anak Allah Yang Maha Esa. Hanya dengan berjuang setiap hari melaksanakan visi ini, kita bisa bekerja sama menciptakan komunitas yang dibangun di atas keadilan dan cinta persaudaraan,” kata Paus. Paus juga memohon berkat kebijaksanaan dan perdamaian ilahi atas semua yang hadir dalam Ibadah Peringatan itu.(PEN@ Katolik/pcp berdasarkan Vatican News)

Tinggalkan Pesan