Foto arsip audiensi Paus Fransiskus dengan sekelompok uskup AS pada kunjungan Ad Limina mereka ke Vatikan November 2019 (ANSA)
Foto arsip audiensi Paus Fransiskus dengan sekelompok uskup AS pada kunjungan Ad Limina mereka ke Vatikan November 2019 (ANSA)

Konferensi Waligereja Amerika Serikat (USCCB) mengumumkan akan berkumpul untuk Sidang Umum Musim Gugur 2020, Senin dan Selasa, 16-17 November. Pertemuan dua hari itu akan dilakukan secara online dan akan dipersingkat tahun ini karena pandemi Covid-19. Lebih dari 300 uskup diharapkan log on untuk sidang pleno itu. Siaran pers 13 November yang dirilis USCCB itu menginformasikan, perubahan dilakukan dalam jadwal setelah publikasi laporan Takhta Suci tentang mantan Kardinal Theodore McCarrick. “Selain itu, para uskup akan mendengarkan laporan Badan Peninjau Nasional, yang memberi nasihat kepada Komite Perlindungan Anak dan Orang Muda tentang masalah perlindungan anak dan orang muda, khususnya tentang kebijakan dan praktik,” kata siaran pers itu. Porsi publik sidang itu akan dimulai dengan pidato dari Duta Vatikan untuk Amerika Serikat Uskup Agung Christophe Pierre dan pidato pengantar oleh Uskup Agung Los Angeles Mgr José H Gomez, yang tahun lalu terpilih sebagai presiden baru USCCB. Agenda pertemuan akan mencakup dialog tentang tanggapan pastoral terhadap pandemi Covid-19 dan tanggapan pastoral terhadap meningkatnya rasisme di AS. Para uskup akan membahas dan memberikan suara pada prioritas strategis yang direvisi dari Rencana Strategis 2021-2024 USCCB, pembaruan Komite Ad Hoc Melawan Rasisme, dan anggaran USCCB 2021. Dalam sesi itu, ketua baru dari delapan komite tetap, sekjen USCCB yang baru, dan anggota baru dewan Catholic Relief Services (CRS) akan diumumkan. (PEN@ Katolik/pcp berdasarkan Lisa Zingarini/Vatican News)

Tinggalkan Pesan