Barangsiapa kehilangan nyawanya, ia akan menyelamatkannya
Barangsiapa kehilangan nyawanya, ia akan menyelamatkannya

Ada begitu banyak rencana dalam hidup ini. Kita mempersiapkan segala sesuatu agar yang kita ingini dan impikan tercapai. Kita berusaha sekuat tenaga agar semua berjalan sebaik mungkin. Kita melakukan perhitungan tepat agar tidak gagal dan semua yang disiapkan berjalan sesuai kemauan kita. Intinya segala cara akan kita tempuh supaya terwujudlah apa yang kita ingini. Tetapi, kita terkadang lupa bahwa kekuatan dan kuasa kita bisa dilampaui oleh kehendak Tuhan Allah, sehingga yang kita rencanakan tidak sesuai dengan yang kita ingini, tetapi sesuai kehendak Allah, yang memang lebih tepat bagi kita.

Bacaan Injil 13 November 2020 (Lukas 17:26-37) mengingatkan tentang bagaimana Anak Manusia menyatakan diri-Nya. Tidak ada yang tahu dan terjadi sangat mengejutkan. Sebenarnya, pada masa-masa sebelumnya, hal semacam itu sudah terjadi. Ketika santai dan menikmati hidup tanpa persiapan, orang tidak tahu bahwa tiba-tiba Allah memiliki cara lain untuk menyapa. Orang-orang zaman Nuh dan Lot tidak tau apa yang terjadi maka mereka hanya kaget dengan apa yang mereka alami. Tetapi, Yesus mau agar orang-orang sadar dan tidak jatuh pada ekspektasi masing-masing. Yesus mau supaya kita berjaga-jaga dan siap menanggapi cara Allah menyapa. Terkadang kita sulit menerima rencana dan sapaan Allah karena kita memiliki cara padang sendiri. Kita diminta terbuka dengan rencana dan cara Allah. Kita diingatkan bahwa kita hanya manusia biasa.

Sahabat, Tuhan lebih tahu apa yang terbaik. Meskipun kita merasa sudah mempersiapkan segala sesuatu dengan baik dan terhitung, tetapi yang kita jalani dan hadapi bukanlah rencana kita sendiri tetapi rencana Allah yang Ia siapkan untuk kita. Terkadang kita tidak berpikir bahwa Allah lebih tahu dan lebih mengerti apa yang terbaik dalam hidup kita.(FRAY.EL.OP)

Tinggalkan Pesan