Bishops-400x250

Para uskup Filipina menyerukan doa bersama untuk “penyembuhan” dan untuk mengakhiri pandemi virus corona. Para uskup itu secara khusus meminta umat beriman untuk berdoa “sepuluh Salam Maria setiap hari” di sekolah dan seminari, paroki dan komunitas.

Kampanye doa nasional itu akan dimulai 15 Agustus, Hari Raya Santa Perawan Maria Diangkat ke Surga, dan berakhir 15 September, pesta Santa Perawan Maria Berdukacita. Doa Maria itu, menurut para uskup, harus diucapkan pada pukul 12 siang “di mana pun Anda berada.”

Panggilan untuk berdoa itu tertuang dalam pesan pastoral bersama tentang Covid-19 yang dikeluarkan oleh Komisi Seminari, Komisi Kateketik dan Pendidikan Katolik dari Konferensi Waligereja Filipina. Pernyataan itu dirilis hari Rabu,12 Agustus 2020 untuk pembukaan tahun ajaran baru.

“Kami mengajak semua melakukan aksi doa bersama guna mencabut lockdown dan membantu menyembuhkan bangsa. Allah selalu mendengarkan dan tidak ada yang mustahil bagi-Nya,” kata para uskup.

Para uskup juga minta agar kolese-kolese dan universitas-universitas Katolik memastikan bahwa studi ilmiah tentang Covid-19 dibagikan secara luas kepada masyarakat umum “dengan menggunakan argumen, sains, dan ajaran-ajaran sosial Katolik.”

Seraya mengatakan bahwa kedokteran bukanlah keahlian di seminari, “marilah kita minum dari sumur ajaran-ajaran sosial Katolik bagaimana menghadapi pandemi sedunia ini.” Ajaran-ajaran itu, lanjut para uskup, “akan memberi kepada warga negara kita akses kepada kebenaran yang akan membebaskan mereka dari ketakutan tak berdasar dan kecemasan yang tidak perlu.”

Para pemimpin Gereja itu juga mengimbau orang tua dan guru untuk memperhatikan kebutuhan khusus anak-anak mereka selama “masa-masa luar biasa” ini seraya memastikan pertumbuhan dan pembentukan pikiran, tubuh dan jiwa mereka yang seimbang.” Para uskup menegaskan, “ada dunia lebih besar dan lebih cerah di luar dunia maya yang biasa dialami anak-anak kita selama lockdown.”(PEN@ Katolik/pcp berdasarkan CBCPNews)

1 komentar

Tinggalkan Pesan