Juru bicara dan moderator Kuria KAM Pastor Benyamin Purba OFMCap: Mujizat itu nyata (tembakan layar)
Juru bicara dan moderator Kuria KAM Pastor Benyamin Purba OFMCap: Mujizat itu nyata (tembakan layar)

“Mujizat itu nyata” adalah lagu rohani yang dirilis tahun 2007 dan dinyanyikan oleh Maria Shandi. Lagu itu menurut Vikaris Yudisial Keuskupan Agung Medan (KAM) yang juga “juru bicara dan moderator Kuria KAM” Pastor Benyamin Purba OFMCap bisa menyentuh kita “karena maknanya yang sangat mendalam” dan “setiap kata dalam lagu itu bisa memberikan motivasi baru bagi kehidupan kita.”

Pastor Benyamin mencatat, mukjizat kerap dan pernah terjadi pada zaman Yesus, sepanjang zaman pewartaan para rasul atau misionaris, “dan kini pun di KAM, mukjizat itu terjadi.” Setelah menceritakan riwayat Uskup Agung Medan Mgr Kornelius Sipayung OFMCap masuk rumah sakit dan dinyatakan positif Covid-19, Pastor Benyamin menegaskan, kondisi uskup stabil sejak 18 Juli “dan kini kembali ke rumah tinggal uskup, dan masih empat hari lagi melakukan isolasi mandiri di rumahnya.”

Juga dijelaskan dalam pengumuman resmi yang disiarkan oleh Komsos KAM dan Radio Maria Medan 6 Agustus 2020 itu bahwa Vikjen Pastor Michael Manurung OFMCap “stabil sejak 23 Juli dan telah kembali ke rumah uskup” dan Sekretaris Jenderal Pastor Frans Borta Rumapea OCarm “stabil dan isolasi mandiri sejak 24 Juli.”

Namun diumumkan, per tanggal 6 Agustus 2020 rumah tinggal dan kantor pelayanan uskup yang tadinya tidak berfungsi dan tertutup “secara perlahan dibuka untuk penghuni tetap kantor pelayanan keuskupan dengan karyawan-karyawan pendukungnya dan tamu-tamu yang sangat terbatas.” Saat ini keuskupan itu mendahulukan kegiatan atau pertemuan online dan “buku penuntun adaptasi kebiasaan di rumah tinggal dan kantor pelayanan uskup telah disebarkan untuk lingkungan terbatas,” jelas imam Kapusin itu.

Menurut Pastor Benyamin, penghuni lain dalam rumah uskup itu berada dalam keadaan stabil. Sejak 24 Juli, Melina Marbun dan Vikaris Episkopal Pro Religius Pastor Romualdus Nairun CMF melakukan isolasi mandiri, disusul keesokan harinya oleh Ketua Yayasan Pendidikan Katolik Pastor Jodgy Morison Turnip Pr. Sementara itu, 29 Juli, Christiana kembali ke rumah uskup dan Suster Emmanuella Ginting telah bergabung dengan komunitasnya. Suster Emmanuella, Melina dan Christiana adalah pengurus rumah tangga.

“Tujuh penghuni rumah uskup serta uskup sendiri telah dinyatakan lepas dari isolasi rumah sakit, namun masih melaksanakan isolasi mandiri beberapa hari lagi. Mereka tetap waspada, agar tidak tertular virus corona lagi atau terinfeksi, karena yang sembuh harus melakukan beberapa hal yang ditetapkan oleh prosedur medis Indonesia,” jelas imam itu.

Menurut Pastor Benyamin, mukjizat juga dirasakan “karena Pastor Fernandus Saragi Pr dan Pastor Petrus Simarmata Pr terbebas dari pandemi Covid-19” dan “karyawan-karyawan ekonomat dan kanselir tidak terdampak pada Covid-19. Itulah semua mukjizat yang mendorong kita untuk bersembah sujud kepada Tuhan yang selalu memelihara pelayan-pelayan di rumah tinggal uskup.” Pastor Simarmata mengurusi Top Pastoral Priority KAM dan Pastor Fernandus mengurusi harta benda KAM.

Pastor Benyamin juga meneruskan seruan Mgr Kornelius Sipayung OFMCap yang mengajak semua gembala paroki, termasuk vikariat-vikariat dan komisi-komisi KAM, “untuk menata ulang prioritas program yang telah pernah diputuskan oleh rapat paripurna paroki masing-masing untuk tahun 2020, dan mencermati kembali anggran belanja dan pendapatan paroki karena hal itu pasti berubah karena pandemi Covid-19.

Karena ketidakmungkinan bersua dan berjabat tangan, Uskup Agung Medan bersama saudara-saudara ri rumah uskup itu meminta semua umat “mempersatukan diri dalam Perayaan Ekaristi dan Perayaan Sabda hari Minggu 9 Agustus di tempat masing-masing, untuk bersyukur atas mujizat nyata.”(PEN@ Katolik/paul c pati)

Artikel Terkakit:

Uskup, sejumlah imam dan karyawan kantor Keuskupan Agung Medan positif Covid-19

Katedral Medan
Katedral Medan

Tinggalkan Pesan