Kardinal Zenon Grocholewski
Kardinal Zenon Grocholewski

Paus Fransiskus menyatakan kesedihan dan menyampaikan belasungkawa atas kematian Kardinal Zenon Grocholewski asal Polandia pada usia 80 tahun, Jumat pagi, 17 Juli 2020. Kardinal itu bekerja sama dengan Santo Paus Yohanes Paulus II dan Benediktus XVI sebagai mantan prefek Kongregasi untuk Pendidikan Katolik.

Paus Fransiskus menyampaikan telegram belasungkawa kepada saudara dari Kardinal itu, Władisław Grocholewski, dengan menyatakan kedekatannya dengan keluarga dan semua yang menghormati almarhum Kardinal itu di saat berkabung ini.

“Dengan penuh syukur saya mengenang karya berjasa yang dia lakukan sebagai profesor Hukum Kanonik di Universitas Kepausan Gregoriana dan Lateran, dan juga sebagai penulis berbagai publikasi akademis,” tulis Paus.

Secara khusus, Paus mengenang bagaimana mendiang Kardinal itu mengabdikan dirinya dengan murah hati untuk pelayanan Tahta Suci, pertama sebagai Sekretaris dan Prefek Mahkamah Agung Signatura Apostolik, kemudian sebagai Prefek Kongregasi untuk Pendidikan Katolik.

“Di bidang-bidang ini dia memberikan kesaksian tentang semangat imamat, kesetiaan pada Injil dan membangun Gereja,” kata Paus. “Sementara saya memanjatkan doa kepada Tuhan Yesus agar Dia dapat memberikan kepadanya hadiah abadi yang dijanjikan kepada para murid-Nya, saya memberikan berkat apostolik kepadanya, dan kepada mereka yang meratapi kematiannya,” tegas Paus.

Pemakaman kardinal itu akan berlangsung di Basilika Santo Petrus tanggal 18 Juli. Kardinal Leonardo Sandri, wakil dekan Kolese Kardinal, akan mempersembahkan Misa, setelah itu Paus Fransiskus akan memimpin ritus pelepasan.

Grocholewski, yang kematiannya diumumkan oleh Konferensi Waligereja Polandia, lahir 11 Oktober 1939 di Bródki, Polandia. Dia ditahbiskan di Keuskupan Agung Poznan, 27 Mei 1963, dan melayani selama tiga tahun di Paroki Kristus Sang Penebus sebelum mendapatkan gelar doktor hukum kanonik di Universitas Kepausan Gregoriana, Roma.

Grocholewski bekerja di Mahkamah Agung Signatura Apostolik sebagai notaris, kanselir, sekretaris, dan prefek dari tahun 1972 hingga 1999. Dia adalah salah satu dari tujuh anggota komisi yang mempelajari rancangan Undang-Undang Hukum Kanonik 1983 bersama Paus Yohanes Paulus II. Dia juga mengajar hukum kanonik di Universitas Kepausan Gregoriana dan Lateran dan di Studio Rotale.

Paus Yohanes Paulus II mengangkat Grocholewski sebagai uskup tituler tahun 1982, jadi Uskup Agung tahun 1991, dan Kardinal tahun 2001. Dia adalah postulator penggelaran kudus Santo Edmund Bojanowski yang dikanonisasi oleh Santo Yohanes Paulus II di Warsawa tahun 1999, dan Beato Sancja Janina Szymkowiak.

Tahun 1999, Grocholewski ditunjuk sebagai prefek Kongregasi untuk Pendidikan Katolik, yang ia pimpin hingga pensiun Benediktus XVI pensiun. Ia berpartisipasi dalam konklaf 2005 dan 2013, yang masing-masing Paus Benediktus XVI dan Paus Fransiskus.

Grocholewski menjabat sebagai Kanselir Agung Universitas Kepausan Gregoriana sampai kematiannya.(PEN@ Katolik/paul c pati berdasarkan Vatican News)

Tinggalkan Pesan