Santo Antonio Padua (Wikimedia)
Santo Antonio Padua (Wikimedia)

Santo Antonius Padua tidak hanya efektif dalam menemukan barang-barang yang hilang, tetapi juga menjadi perantara di hadapan Allah untuk terjadinya mukjizat. Maka Santo Antonius dikenal di seluruh dunia Katolik sebagai pekerja mukjizat, bahkan dinamai, “Santo Antonius, Pelaku Mukjizat.” Alasannya, karena ribuan orang telah meminta perantaraannya selama berabad-abad dan telah menerima jawaban ajaib atas doa-doa mereka. Namun, perlu diingat, Allah adalah pencipta mukjizat, sementara Santo Antonius hanyalah perantara. Jawaban Tuhan mungkin tidak selalu seperti yang kita harapkan atau inginkan, tetapi Dia selalu memberi apa yang kita butuhkan, dan kadang-kadang dengan cara ajaib.

Inilah doa populer untuk Santo Antonius yang oleh banyak orang disebut “Doa Mukjizat.”

“Santo Antonius yang terkasih, semasa hidupmu, doa-doamu mendatangkan mukjizat-mukjizat. Engkau sepertinya masih mempermudah adanya mukjizat-mukjizat kecil dan besar. Santo Antonius, Pelaku Mukjizat, sudilah saya memperoleh berkah yang Tuhan sediakan untuk yang melayani-Nya. Doakanlah agar saya layak menerima janji-janji yang Tuhan Yesus berikan bagi doa yang dipanjatkan dengan penuh iman.”

Tradisi populer menyatakan bahwa Santo Antonius mengajarkan doa kepada seorang wanita miskin yang mencari bantuan melawan godaan setan. Paus Sixtus V, seorang Fransiskan, telah mengukir doa, yang juga disebut ‘moto Santo Antonius itu’ di dasar obelisk yang didirikan di Lapangan Santo Petrus di Roma.

Doa itu tertulis dalam bahasa Latin asli: “Ecce Crucem Domini! Fugite partes adversae! Vicit Leo de tribu Juda, Radix David! Alleluia! yang artinya “Lihatlah Salib Tuhan! Enyahlah semua kekuatan jahat! Singa suku Yehuda, Tunas Daud telah menang! Alleluya!

Doa singkat ini memiliki aroma pengusiran setan. Kita juga dapat menggunakannya – baik dalam bahasa Latin maupun bahasa Inggris – untuk dapat mengatasi semua godaan yang kita hadapi.(PEN@ Katolik/pcp berdasarkan Philip Kosloski/Aleteia)

Tinggalkan Pesan