Kardinal 0
Kardinal Ayuso Guixot, Sheikh Al Maktoum dan Paus Fransiskus (Februari 2019, perjalanan apostolik ke Uni Emirat Arab)

Ketika umat Islam merayakan bulan Ramadhan, Vatikan mendesak umat Muslim dan Kristiani melindungi tempat-tempat ibadah. Dalam pesan yang dirilis hari Jumat, 1 Mei 2020, untuk Ramadhan dan hari raya Idul Fitri, Dewan Kepausan untuk Dialog Antaragama mengingatkan kembali sentralitas bulan ini untuk umat Islam.

“Inilah waktu untuk penyembuhan dan pertumbuhan rohani, berbagi dengan orang miskin, dan memperkuat ikatan dengan kerabat dan teman,” tulis pesan tahunan Dewan itu untuk Ramadhan tahun ini yang ditandatangani Kardinal Miguel Ángel Ayuso Guixot, prefek Dikasteri Vatikan untuk Dialog Antaragama dan sekretaris, Mgr Indunil Kodithuwakku Janakaratne Kankanamalage.

Pesan tahun ini fokus pada tempat-tempat ibadah. “Bagi umat Kristiani dan Muslim, gereja dan masjid adalah ruang yang disediakan untuk doa, baik pribadi maupun bersama-sama. Gereja dan masjid dibangun dan dilengkapi dengan cara mendukung keheningan, refleksi dan meditasi.” Seperti yang dikatakan nabi Yesaya, mereka adalah “rumah doa.”

Dewan itu menyebut tempat ibadat sebagai “ruang untuk keramahtamahan spiritual” untuk acara-acara khusus seperti pernikahan, pemakaman, dan pesta komunitas. “Praktek semacam itu adalah saksi istimewa akan apa yang menyatukan umat beriman, tanpa mengurangi atau menyangkal apa yang membedakan mereka.”

Pesan Ramadhan itu juga ingatkan Dokumen Persaudaraan Manusia, yang ditandatangani Paus Fransiskus dan Imam Besar Al-Azhar. Pesan itu mengutip bagian Dokumen itu yang menyatakan, “Bertemu satu sama lain dalam persahabatan persaudaraan di tempat doa ini adalah tanda kuat, yang menunjukkan kerukunan yang bisa dibangun bersama oleh agama-agama, berdasarkan hubungan pribadi dan atas kehendak baik dari mereka yang bertanggung jawab.”

Dewan Kepausan untuk Dialog Antaragama kemudian mencela serangan baru-baru ini terhadap gereja-gereja, masjid-masjid, dan sinagoga-sinagoga “oleh orang-orang jahat yang tampaknya menganggap tempat-tempat ibadah sebagai target istimewa untuk kekerasan buta dan tidak masuk akal.”

Upaya-upaya internasional untuk melindungi tempat-tempat ibadah itu layak dipuji, tulis pesan itu. Pesan itu juga mengungkapkan harapan agar “saling menghargai, menghormati, dan kerja sama kita akan membantu memperkuat ikatan persahabatan yang tulus, dan memungkinkan umat kita melindungi tempat-tempat ibadah untuk memastikan bagi generasi mendatang kebebasan mendasar untuk menganut keyakinan mereka sendiri.”

Akhirnya, Dewan itu mengucapkan kepada semua umat Muslim “selamat merayakan Ramadhan yang berbuah dan Idul Fitri yang penuh kegembiraan.”(PEN@ Katolik/pcp berdasarkan Devin Watkins/Vatican News)

Tinggalkan Pesan