Doa Rosario Bersama Keluarga Dominikan Indonesia (pastor, suster, frater, dan awam) untuk menghalau pandemi Covid-19 pada Pesta Santa Katarina dari Siena 29 April 2020
Doa Rosario Bersama Keluarga Dominikan Indonesia (pastor, suster, frater, dan awam) untuk menghalau pandemi Covid-19 pada Pesta Santa Katarina dari Siena 29 April 2020

Masa-masa karantina saat ini membuat kita merasa sulit beraktivitas. Kadang kita bingung dan ragu untuk berjumpa. Bahkan, anjuran physical distancing membuat kita takut berinteraksi. Ada yang benar-benar diam dalam rumah, bahkan tidak mau keluar dari kamar tidur. Terus-menerus berpikir “lockdown” membuat kita takut dan mengasingkan diri. Menjaga diri itu benar, tetapi bukan menjadi anti sosial. Hari ini, 30 April 2020, dalam bacaan pertama (Kis 8:26-40) kita melihat bagaimana Filipus diutus oleh Malaikat Tuhan untuk berjumpa dan menemani orang asing. Malaikat berkata kepada Filipus “bangunlah dan berangkatlah …” Itulah ajakan untuk memberi semangat kepada Filipus agar dapat mewartakan kabar sukacita kepada orang lain. Kadang ini yang kita perlukan, kadang kita memerlukan “malaikat-malaikat” yang dapat menyadarkan kita agar berani melangkah. Meski saat ini perjumpaan fisik membatasi dan membuat kita sulit berkomunikasi langsung, sekarang banyak cara membuat kita semakin dekat walaupun berada di tempat jauh. Banyak media sosial membantu kita untuk saling meneguhkan. Banyak konten di Youtube, Instagram dan Facebook dapat membuat kita semakin berkomunikasi dengan mudah. Walaupun fisik kita terbatas, kita bisa menjaga komunikasi. Kita masih bisa saling bertegur sapa dan saling memberikan perhatian. Ada begitu banyak cara membuat kita mudah berinteriaksi, tinggal bagaimana kita memilih dan menggunakannya secara tepat dan baik. Mari, dengan cara masing-masing membuat Allah yang kelihatannya jauh menjadi dekat dengan kita lewat sarana-sarana yang ada. Salam dan Doaku (FRAY.EL.OP)

Tinggalkan Pesan