Home OPINI Setelah 56 tahun di Papua, misionaris Frans Lieshout OFM pulang ke Belanda...

Setelah 56 tahun di Papua, misionaris Frans Lieshout OFM pulang ke Belanda karena sakit

2

Pater Frans 10

 

Oleh Saudara Vredigando Engelberto Namsa OFM

“Perjalanan yang tak mudah dan tak pasti, namun yakin dan percaya ada sejuta harapan.” Begitulah kira-kira perjalanan hidup Pastor Frans Lieshout OFM yang akrab dipanggil Pater Frans. Ketika datang di Papua untuk mewartakan Kabar Sukacita bagi orang-orang di bumi Cenderawasih, Pater Frans belum tahu banyak hal tentang Papua saat itu. Dengan bermodalkan iman dan harapan, ia datang sebagai misionaris Fransiskan dari Belanda.

Pater Frans lahir di Monfoort, Belanda, 15 Januari 1935. Anak ketujuh dari 11 bersaudara itu menghabiskan masa kecilnya bersama keluarga asalnya dan mengenyam pendidikan dasar di kampung halamannya. Dampak Perang Dunia II dirasakan juga oleh Pater Frans bersama keluarganya.

Setelah tamat dari sekolah menengah (Gynasium) tahun 1955 dalam usia 20 tahun, Pater Frans masuk anggota Ordo Fratrum Minorum (OFM). Setelah menjalani studi filsafat dan teologi, Pater Frans ditahbiskan imam dalam Persaudaraan Fransiskan Provinsi Belanda. Sebelum ditugaskan ke Papua (kala itu New Guinea), ia menjalani kursus persiapan sebagai misionaris. April 1963, Pater Frans datang ke Papua.

Tiba di Papua, Pater Frans ditugaskan di Waris (sekarang Kabupaten Keerom) untuk bisa belajar bahasa Indonesia serta antropologi, sosiologi dan tentunya kebudayaan Papua. Agustus 1963-1964, Pater Frans membantu di Kantor Keuskupan Jayapura sebagai sekretaris. April 1964, ia ditugaskan sebagai pastor di Lembah Baliem, tempat ia berjumpa dengan orang Hubula dan kebudayaannya. Selain menjalankan tugas sebagai imam dan seorang Fransiskan, Pater Frans membuat banyak hal sesuai minatnya sebagai budayawan.

Mei 1967, Pater Frans ditugaskan sebagai pastor di Bilogai (Keuskupan Timika saat ini). Banyak hal baru dilakukan di sana sebagai pastor muda. Ia juga memberi banyak perhatian bagi dunia pendidikan di sana. Setelah bertugas sebagai Rektor SPG Teruna Bakti Waena, Jayapura, (Agustus 1973-1983), Pater Frans menjadi Pastor Koordinator untuk Paroki Katedral, APO dan Argapura, semua di Jayapura (Agustus 1983-1985) dan sejak Agustus 1996 menjadi Kepala Paroki Katedral Jayapura.

Agustus 2002 sampai 2007, Pater Frans bertugas sebagai Kepala Paroki Biak. Penugasan di Biak itu adalah penugasan terakhirnya. Maka, pada usia ke-72, Pater Frans memilih kembali ke Lembah Agung (Wamena) untuk menghabiskan masa pensiunnya di sana dan menulis buku. Salah satu buku terbaik yang ditulisnya adalah “Sejarah Gereja Katolik di Lembah Baliem.” Pater Frans sangat mencintai orang Hubula dan kebudayaannya.

Pater Frans pantang mundur mewartakan Kabar Baik bagi semua orang yang ia layani. Pater Frans menjadi pelaku pembawa damai di Papua pada umumnya dan Lembah Baliem khususnya. Ia juga aktif mengajar budaya Baliem dan Sejarah Gereja pada Postulan OFM di Pikhe Wamena. Ia bisa berbahasa Baliem dengan baik bahkan memimpin Misa menggunakan bahasa setempat.

Tahun 2011, untuk pertama kalinya saya berjumpa dengan Pater Frans di Wamena. Ia menjemput saya bersama beberapa saudara lain untuk mengikuti masa postulan. Betapa kagumnya saya ketika pertama kali melihat Pater Frans. Dengan rendah hati sebagai seorang Fransiskan ia mengatakan, “Saya Saudara Frans, saya datang menjemput saudara-saudara calon postulan.” Dari bandara, Pater Frans mengantar kami ke Pikhe, tempat kami akan melangsungkan masa postulan.

Frans mengajar budaya Baliem dan Sejarah Gereja. Ia tekun memperhatikan kami. Pernah saya bertanya kepada Pater Frans yang tinggal sekitar tujuh kilometer dari Postulan OFM Pikhe. “Pater nayak, tidak capek ka datang mengajar kami di sini?” Pater Frans menjawab, “Berto Nayak, bagi kalian saya datang untuk memberi pengabdian saya. Jarak tidak menghalangi saya untuk datang. Saya sendiri merasa senang dan bahagia bila berjumpa dengan kalian semua. Kalian adalah masa depan Ordo di Papua ini. Saya sudah tua.” Dari jawaban itu, saya bisa mengatakan Pater Frans adalah orang kuat dan rendah hati dalam memberikan diri bagi Persaudaraan OFM dan Gereja Katolik di Papua.

Bapa Fransiskus Asisi sangat mencintai kedamaian. Dia mengikuti perang untuk membela kota kelahirannya. Tetapi ketika mengalami pengalaman rohani yang luar biasa, dia menyadari bahwa peperangan tidak akan membawa kedamaian yang berasal dari Kristus. Ketika bertobat dan memulai hidup baru sebagai religius yang mencintai kedamaian, ia berani menyerukan damai itu kepada semua orang yang ia jumpai, bahkan rela menjadi martir di Timur Tengah demi kedamaian saat perang salib. Namun cita-citanya untuk menjadi martir kedamaian tidak tercapai. Di akhir masa hidupnya ia masih terus menyerukan damai. Pater Frans adalah salah satu Fransiskan yang menunjukan hal itu, ia membawa damai kepada orang Papua, ia datang dari Belanda tanpa meragukan situasi dan kondisi yang ada di Papua saat itu.

Setiap orang Kristen dipanggil untuk mewartakan damai. Tentu damai yang dimaksudkan berasal dari Tuhan. Setiap kita yang sudah dibaptis dalam nama Bapa, Putra dan Roh Kudus, mempunyai kewajiban melaksanakan tugas ini. Dalam situasi apapun kita harus berani mewartakan damai. Kita harus berani keluar dari kenyamanan hidup kita, keluar dari kebiasaan buruk kita, keluar dari rasa ego kita, sehingga kedamaian bisa dirasakan oleh setiap insan manusia. Pater Frans menunjukan hal itu dengan tindakan nyata. Ia berani datang dari tempatnya untuk membawa damai itu.

Tahun 2019, bulan Agustus dan September, kesehatan Pater Frans terganggu, sehingga banyak menghabiskan waktu di Jayapura untuk berobat. Ia baru menyelesaikan operasi bulan September 2019. Oktober 2019, terdengar kabar bahwa Pater Frans memutuskan kembali ke negeri asalnya, Belanda. Bagi orang Wamena, itu suatu hal yang tak mungkin terjadi. Namun, apa boleh buat. Ada saat kita berjumpa dan ada saat kita berpisah.

Maka, 26 Oktober 2019, Pater Frans merayakan pesta perpisahan dengan seluruh masyarakat Wamena dan Moni di Jayapura. Tanggal 27 Oktober 2019, Pater Frans merayakan pesta perpisahan dengan saudara-saudara Dina Provinsi Fransiskus Duta Damai Papua di Provinsialat dan tanggal 28 Oktober 2019, Pater Frans berangkat dari Papua ke Jakarta dan seterusnya ke Negeri Kincir Angin.***

Pater Frans

 

 

2 KOMENTAR

  1. Doa Restu;
    Mewakili Umat Kristen Katholik, Orang Papua.

    Allah Tritunggal menyembuhkan segala penyakit yang membuat jiwa raga menjadi sakit akan disucikan oleh Darah Yesus.

    Amin.

  2. Bapak hadir di Bumi Cenderawasih tdk sia2, hasil karyanya Luar biasa. Jadilah Selalu Pendoa bagi kami Anak2 Negeri Papua. Thanks Patoga.

Tinggalkan Pesan

Please enter your comment!
Please enter your name here

Evolusi Teknologi Visual Modern Membawa Pengalaman Bermain yang Lebih Imersif dengan Tampilan yang Semakin Detail dan MenawanPerkembangan Grafis Digital Generasi Baru Dinilai Berhasil Meningkatkan Kualitas Interaksi Pengguna dalam Berbagai Platform ModernInovasi Efek Visual dan Teknologi Animasi Terkini Menjadi Faktor Penting yang Membuat Pengalaman Digital Semakin MenarikStudi Terbaru Menunjukkan Bahwa Perubahan Kecil pada Aspek Visual Mampu Memberikan Dampak Besar terhadap Kenyamanan PenggunaPengalaman Digital Masa Kini Semakin Berkembang Berkat Integrasi Teknologi Modern yang Mengutamakan Kenyamanan dan InteraktivitasMahjong Ways Kembali Menarik Perhatian Setelah Muncul Berbagai Pembahasan Mengenai Perubahan Dinamika Simbol yang Semakin UnikAnalisis Pola Simbol Mahjong Ways Mengungkap Berbagai Karakteristik Menarik yang Membuat Permainan Ini Banyak DibicarakanMengapa Struktur Simbol Mahjong Ways Sering Menjadi Fokus Utama dalam Berbagai Kajian dan Diskusi Komunitas Digital ModernKajian Mendalam Mengenai Interaksi Simbol Mahjong Ways yang Dinilai Mampu Menghadirkan Pengalaman Bermain Lebih VariatifMahjong Ways Dinilai Memiliki Keunikan Tersendiri yang Membuat Banyak Pengguna Terus Mengamati Perkembangannya dari Waktu ke WaktuKomunitas Asia Menyoroti Fortune Mouse yang Popularitasnya Terlihat Stabil dan Tetap Banyak Dicari PemainProvider CQ9 Gaming Tampil Konsisten dengan Deretan Judul Favorit Pemain yang Masih Ramai DicariAnalisis Tren Hari Ini PG Soft Masih Mendominasi Percakapan Pemain Lewat Game-Game Populer yang Konsisten RamaiWild Fireworks Jadi Salah Satu Nama yang Mulai Sering Muncul di Sosial Media dan Ramai Dibicarakan PemainTren Baru Mulai Muncul Deretan Game Bertema Asia Kian Mendapat Perhatian Besar dari Komunitas DigitalKajian Mendalam Terhadap Sugar Rush Super Scatter Mengungkap Faktor Faktor Yang Membentuk Stabilitas Performa Di Tengah Lonjakan Aktivitas PenggunaData Analitik Modern Menemukan Sinyal Perubahan Menarik Yang Membuat Tren Pergerakan Sistem Digital Semakin Mudah DipetakanMahjong Ways Dan Evolusi Teknologi Server Masa Kini Sebuah Tinjauan Yang Mengungkap Perubahan Perilaku Pengguna Secara BertahapGelombang Pembaruan Data RTP Menjadi Perbincangan Setelah Terlihat Adanya Pergeseran Pola Yang Berbeda Dari Periode SebelumnyaKomunitas Game Online Menyoroti Daftar Game Favorit yang Mendominasi Percakapan Hari Ini di Berbagai PlatformFenomena Fa Fa Fa Jadi Salah Satu Topik yang Ramai di Berbagai Grup Game Digital karena Namanya Kembali NaikSweet Bonanza dan Sugar Rush Masih Jadi Duo Game yang Sulit Tergeser dari Percakapan Pecinta Game DigitalGates of Olympus dan Mahjong Ways Masih Mendominasi Pencarian Komunitas Game Online dengan Perbincangan yang Belum RedupBanyak Konten Kreator Mulai Mengulas Lucky Coming yang Sedang Naik Tren dan Makin Sering Dicari PemainRamai Dibahas Akademisi Digital Mengapa Banyak Pengguna Masih Salah Memahami Cara Kerja Sistem Acak dalam Permainan ModernMembongkar Ilusi Keberuntungan Beruntun Pakar Statistik Jelaskan Kesalahan Berpikir yang Sering Menjebak Pengguna DigitalDi Balik Fenomena Permainan Populer Begini Cara Probabilitas Bekerja Tanpa Dipengaruhi Hasil SebelumnyaStudi Perilaku Digital Ungkap Alasan Mengapa Banyak Orang Sulit Membedakan Peluang dan Perasaan IntuitifKetika Prediksi Tidak Selalu Akurat Mengenal Cara Kerja Sistem Acak yang Sering Disalahpahami PenggunaFenomena Bias Kognitif dalam Dunia Hiburan Interaktif Mengapa Otak Manusia Sering Melihat Pola yang Tidak AdaMengapa Mahjong Ways Terus Menarik Perhatian Komunitas Ungkap Pengalaman yang Membuat Mereka Kembali BermainTren Masa Kini Balik Popularitas Mahjong Ways Ternyata Faktor Visual dan Interaktivitas Jadi Daya Tarik Utama PenggunaBagaimana Kecerdasan Buatan Mempengaruhi Kebiasaan Digital dari Rekomendasi Konten hingga Keputusan PenggunaStudi Tren Digital Modern Mengungkap Hubungan Antara Stabilitas Server Dan Konsistensi Aktivitas Pengguna Dalam Sesi BerkelanjutanPerforma Infrastruktur Berbasis Data Jadi Fokus Utama Setelah Sejumlah Indikator Menunjukkan Perubahan Ritme Yang Semakin DinamisTren Analisis dan Era Personalisasi Mengapa Sistem Rekomendasi Semakin Efektif Menarik Perhatian Pengguna BaruDi Balik Lonjakan Unduhan Aplikasi Begini Cara Algoritma Cerdas Membaca Minat dan Perilaku PenggunaTeknologi AI Makin Dominan Pakar Ungkap Dampaknya terhadap Pola Konsumsi Konten Digital MasyarakatMengapa Banyak Pengguna Tertarik pada Konten Tertentu Analisis Cara Kerja Sistem Rekomendasi Berbasis AIKecerdasan Buatan dan Perubahan Perilaku Digital Fenomena yang Kini Menjadi Perhatian Banyak PenelitiMengupas Hubungan antara Psikologi Pengguna dan Persepsi Keberuntungan di Era Platform Digital ModernTeknologi Algoritma Semakin Canggih Pengalaman Pengguna Dinilai Lebih Stabil dan Adaptif Dibanding SebelumnyaTransformasi Sistem Digital Modern Disebut Berhasil Meningkatkan Kenyamanan dan Efisiensi Aktivitas PenggunaPenggunaan Algoritma Generasi Baru Jadi Sorotan Setelah Dinilai Membuat Pengalaman Interaktif Lebih ResponsifBagaimana Inovasi Teknologi Membentuk Pengalaman Digital yang Lebih Personal dan Mudah Diakses Berbagai KalanganTren Pengembangan Algoritma Modern Mulai Mengubah Cara Pengguna Berinteraksi dengan Platform Digital Masa KiniPengalaman Pengguna Masuk Babak Baru Teknologi Adaptif Dinilai Membawa Perubahan Signifikan pada Industri DigitalEfisiensi dan Stabilitas Jadi Fokus Pengembang Teknologi Berlomba Menghadirkan Sistem yang Lebih Ramah PenggunaDari Kecepatan hingga Personalisasi Ini Faktor yang Membuat Teknologi Modern Semakin Diminati Masyarakat DigitalMahjong Ways Jadi Perbincangan Komunitas Pengguna Bagikan Pengalaman Menarik Selama Menjelajahi Fitur Permainan
Exit mobile version