Pastor Albert Clemens Schreurs CICM mencoba bernyanyi di rumah sakit. (Tangkapan layar dari video di FB Oasis Lestari)
Pastor Albert Clemens Schreurs CICM mencoba bernyanyi di rumah sakit. (Tangkapan layar dari video di FB Oasis Lestari)

Pastor Albert Clemens Schreurs CICM yang pernah menjadi Kepala Departemen Keuangan KWI (1968-1999), Presdir PT Raptim Indonesia (1990-1999), dan Ketua Badan Pengurus Dana Pensiun KWI (1992-2010) meninggal dunia di RS Sint Carolus Jakarta, 18 Sep 2019, sekitar pukul 12 siang.

Menurut catatan dari Pastor Agust Surianto Himawan Pr dalam halaman Facebooknya, imam yang lahir di Zutendall, Limburg, Belgia, 10 Januari 1931 dan masuk Novisiat CICM 1950-1951 serta ditahbiskan imam 5 Agustus 1956 itu pernah juga menjadi Komisaris PT Raptim Indonesia (1999-2009), Presdir PT Griyaton Indonesia (1979-2003), Komisaris PT Griyaton Indonesia (2003), Dirut PT Danita (2004-2014), Komisaris PT Danita (2014-2019), Direktur Keuangan OBOR (1990-1999), Komisaris PT Ukabima (1996-2013), Administrator Keuangan Pengelola Yayasan DHT-KWI (1972-1992), dan Komisaris Independen PT Panorama Sentrawisata Tbk. (2004-2011).

Selain menangani lembaga-lembaga yang didirikannya di Jakarta itu, Pastor Schreurs yang pernah bertugas sebagai Direktur Catholic Schoolpress di Bagio, Filipina (1957-1959) memulai tugas di Indonesia dengan menangani bidang pastoral di Paroki Rantepao, Tana Toraja (1959-1961) kemudian Prokurator, Ekonom, dan Sekretaris di Keuskupan Agung Makassar (1961-1968).

Pastor Agust Surianto Himawan Pr menambahkan dalam halaman Facebooknya bahwa “… Gedung KWI, sebagaimana berbagai gedung dan lembaga lainnya yang berada di bawah KWI, memang merupakan hasil karya tangan dingin seorang Clemens Schreurs. Terlalu banyak yang ia rintis, ia bangun, ia kerjakan, yang kemudian ia wariskan kepada generasi berikutnya. Setengah abad ia berkiprah di KWI sebagai Kepala Departemen Keuangan (1968-1999), masih dilanjutkan menangani berbagai lembaga warisannya sampai Mei 2019 yang lalu, ketika usia tua membuatnya harus keluar-masuk rumah sakit….”

Menurut informasi terbaru dari Dewan District CICM Indonesia-Singapore Pastor Lamma Sihombing CICM, rencana Misa Requiem di Rumah CICM, Jalan Slipi II No 12, Rabu, 18 September 2019 Pukul 19.30 dipimpin oleh Pastor Lamma Sihombing CICM, Kamis, 19 September 2019 Pukul 19.30 oleh Uskup Agung Jakarta Ignatius Kardinal Suharyo, dan Jumat, 20 September 2019 Pukul 19.00 oleh Uskup Agung Makassar Mgr Uskup Jhon Liku Ada’.

Pada hari Sabtu, 21 September 2019, Pukul 09.00 jenazah akan dibawa ke Gereja Kristus Salvator (Paroki Slipi) Jalan KS Tubun No. 128 dan Misa dipimpin Uskup Banjarmasin Mgr Petrus Boddeng Timang.

Pada hari yang sama, 21 September 2019, jenazah akan dibawa ke Krematorium, Columbarium dan Rumah Duka Oasis Lestari yang didirikan oleh almarhum di Jatake, Tangerang. Misa akan dirayakan di sana Pukul 12.30 dipimpin oleh Pastor Stefanus Roy Djakarya Pr, kemudian dilanjutkan dengan kremasi.(PEN@ Katolik/pcp)

 

2 KOMENTAR

  1. Tulisan ttg Pater Clemens ini aslinya tulisan saya, saya yg publish secepatnya krn almarhum bagi saya merupakan org yg luar biasa. Banyak jg org yg ambil unt publish ulang, gapapa sih supaya almarhum yg banyak jasanya semakin dikenal kelak sbg salah seorang tokoh Gereja Indonesia. Salah satunya yah Jos Kokoh di FB-nya itu yg 100% jiplakan tanpa identitas tulisan aslinya.

    Nah, di Penakatolik lebih ajaib. Tulisan saya dijiplak lalu bagian bawah dikatakan laporan dari Rm Jeremias.. haha.. sangat aneh yah. Itulah media zaman kini.

Tinggalkan Pesan