Katedral Orvieto
Katedral Orvieto

Uskup Agung Bombay, India, Kardinal Oswald Gracias merayakan Hari Raya Tubuh dan Darah Kristus di Katedral Orvieto, Italia, hari Minggu 23 Juni 2019, dengan membawa piala berharga yang sudah berusia 500 tahun lebih.

Sebuah delegasi Keuskupan Agung Bombay membawa piala “Golden Lily” (bunga lili keemasan) yang diberikan oleh Santo Paus Paulus VI kepada keuskupan agung itu saat orang kudus itu mengunjungi kota di India bagian barat itu bulan Desember 1964.

Setelah merayakan Misa pagi dengan “Golden Lily” itu, Kardinal Gracias bertemu istri dan putra dari Marcello Conticelli, seniman yang membuat piala berharga itu. Di sore hari, kardinal pergi ke Bolsena, kota mukjizat Ekaristi di dekatnya, dan ikut prosesi Sakramen Mahakudus di sana.

Pastor Warner D’Souza, direktur Museum Warisan Keuskupan Agung Bombay di Mumbai, menjelaskan, “Golden Lily” diciptakan oleh Conticelli dan Luciano Coppola berdasarkan desain yang dibuat oleh arsitek Alberto Stramaccioni.

Piala itu diberikan kepada Paus Paulus VI tanggal 11 Agustus 1964, saat kunjungannya ke Orvieto untuk perayaan 700 tahun Hari Raya Tubuh dan Darah Kristus.

Bulan Desember tahun yang sama, Paus Paulus VI, dalam kunjungan resmi ke India saat Kongres Ekaristi Internasional ke-38, memberikan piala itu kepada Keuskupan Agung Bombay yang sekarang bernama Mumbai.

Ketika menyerahkannya kepada Uskup Agung Bombay mendiang Kardinal Valerian Gracias, Paus mengatakan, “Untuk Gereja termiskin di dunia, hadiah paling berharga yang diterima di masa kepausan saya.”

Piala emas berbentuk bunga lili itu dibuat untuk menghormati Katedral Maria Diangkat ke Surga Orvieto. Bagian depan katedral yang penuh mosaik dan karya seni keemasan itu dianggap sebagai “Golden Lily of the Cathedrals.”

Piala itu disimpan di Museum Warisan Keuskupan Agung Mumbai, museum religius Kristen terbesar kedua di negara itu. Di sana terdapat juga artefak yang berasal dari abad ke-16.

Setelah dipajang di Museo dell’opera del Duomo (Museum Karya-Karya Katedral) Orvieto, 17-22 Juni, piala itu akan kembali ke India.

Hari Raya Tubuh Kudus dan Darah Kristus dimulai oleh Paus Urbanus IV tahun 1264 setelah mukjizat Ekaristi di kota Bolsena.

Seorang imam Bohemian yang meragukan kehadiran nyata Kristus dalam Ekaristi kembali kepada imannya saat hosti yang telah dikonsekrasikan mulai berdarah saat Misa. Kain altar (yang diwarnai darah ajaib) dari Bolsena itu dibawa ke Orvieto dan merupakan harta terbesar dari katedralnya. (PEN@ Katolik/pcp berdasarkan laporan Robin Gomes/Vatican News dengan sumber AsiaNews)

Tinggalkan Pesan