cq5dam.thumbnail.cropped.750.422 (11)

Paus Fransiskus hari Sabtu, 6 April 2019 bertemu para anggota Pusat Misi Fransiskan yang berbasis di Jerman dan meminta mereka tekun dalam komitmen untuk membantu orang paling membutuhkan dan terpinggirkan di seluruh dunia mencapai masa depan lebih baik.

Menurut Lydia Okane dari Vatican News, Pusat Misi Fransiskan adalah badan amal pembangunan yang muncul dari kegiatan paroki di distrik Bonn-Bad Godesber, Jerman, tahun 1969. Pusat itu menjalankan proyek di Afrika, Asia, Oseania, Amerika Latin dan Eropa Timur, dengan fokus proyek-proyek pengembangan kemanusiaan, sosial dan pastoral, pendidikan, informasi dan hak asasi manusia. Baru-baru ini, badan amal itu memberikan bantuan darurat untuk Mozambik setelah Topan Idai.

Ketika berbicara kepada para anggota yayasan Fransiskan itu di Vatikan pada kesempatan ulang tahunnya ke-50, Paus mengatakan kepada mereka, “Sungguh indah bahwa kalian, sebagai komunitas biarawan religius dan umat beriman awam yang berkomitmen, berpaling kepada semua orang berkehendak baik untuk memotivasi mereka agar membantu orang yang membutuhkan dan terpinggirkan di seluruh dunia mencapai masa depan lebih baik.”

Paus mencatat, merekalah contoh sejati Santo Fransiskus dari Assisi, “yang ingin hidup miskin dan membiarkan dirinya tersentuh oleh kemiskinan orang-orang.” Dengan cara ini, jelas Paus, “dia menemukan perdamaian Kristus dan dia sendiri menjadi orang yang hidup oleh karunia Penyelenggaraan Ilahi.”

“Dengan semangat ini, pusat misionaris kalian dengan asal-usulnya yang sederhana, dapat menjalin jaringan amal kasih, solidaritas, dan persaudaraan sedunia,” kata Paus yang lalu mengatakan bahwa Santo dari Assisi ini mendengar permintaan Yesus: “Fransiskus, pergi dan perbaiki rumahku yang, seperti bisa kau lihat, sudah runtuh menjadi puing-puing.”

Paus menggarisbawahi bahwa “Dia, terlepas dari semua pengalaman keterbatasan Gereja saat itu pergi menjalankan Injil dengan cara otentik.”

Memperhatikan bahkan dewasa ini orang kadang-kadang menderita karena keterbatasan Gereja, Paus mengatakan, “justru dalam menghadapi tantangan saat inilah kami ingin lebih berkomitmen untuk menciptakan masa depan lebih baik bagi semua orang. Dan untuk tujuan ini Pusat Misionaris kalian akan bisa terus memberikan sumbangan berharga.”

Mengakhiri sambutannya, Paus Fransiskus mengajak mereka yang hadir untuk bertekun dalam komitmen mereka demi kebaikan semua orang dan demi perlindungan ciptaan.(PEN@ Katolik/paul c pati berdasarkan Vatican News)

Tinggalkan Pesan