Kardinal  John Njue dari Kenya berbicara kepada umat di Kenya
Kardinal John Njue dari Kenya berbicara kepada umat di Kenya

“Kami ingin menyampaikan doa dan belasungkawa kami kepada keluarga-keluarga, teman-teman dan kongregasi-kongregasi dari dua imam yang secara brutal ditembak mati bulan ini. Pastor Victor Luke Odhiambo SJ terbunuh di Sudan Selatan, dan imam muda dari kongregasi Mill Hill, Pastor Cosmas Omboto Ondari, yang dibunuh di Kamerun,” kata para Uskup Kenya dalam Pernyataan Pastoral berjudul, “Segala sesuatu yang kamu lakukan untuk salah seorang dari saudara-Ku yang paling hina ini, kamu telah melakukannya untuk Aku”(Mat 25:40) yang dirilis 5 Desember 2018.

“Kami menyampaikan doa-doa dan belasungkawa kepada keluarga-keluarga, teman-teman dan kongregasi-kongregasi yang telah sangat terluka oleh pembunuhan-pembunuhan itu. Kami berdoa agar Tuhan memberi kepada Gereja, terutama di perbatasan, kekuatan dan keberanian untuk tetap teguh dalam iman dalam menghadapi kesulitan, godaan, dan risiko nyata bagi kehidupan seperti yang dilakukan teman-teman kami, Pastor Victor dan Cosmas. Semoga jiwa mereka beristirahat dalam damai,” lanjut para Uskup yang bertemu dalam Sidang Pleno Biasa di Bishop Mensa Pastoral Center, di Kabupaten Isiolo, 285 Kilometer utara Nairobi. Mereka juga sepenuhnya memperhatikan berbagai tantangan masyarakat Kenya termasuk pentingnya integritas politik, etika dan pentingnya berperang melawan korupsi.

Pernyataan Pastoral itu juga mengungkapkan tekad para Uskup untuk menangani masalah-masalah perlindungan anak-anak terutama di bawah perhatian Gereja. “Orang-orang Kenya yang terkasih, kami ingin menyampaikan kenyataan ini. Ada tiga masalah terkait di sini: Pelecehan anak, anak-anak hamil dan aborsi,” tulis pernyataan itu.

Para Uskup mengatakan bahwa kekerasan dan kejahatan yang dilakukan terhadap anak di bawah umur dan anggota masyarakat yang rentan adalah tanda dari masyarakat yang sakit secara moral. “Sebagai gembala-gembala kalian, kami akan melakukan segala kemungkinan untuk menerapkan kebijakan-kebijakan tentang perlindungan anak dan penjagaan anggota-anggota rentan ini dan mewajibkan semua yang melayani anak di bawah umur untuk berkomitmen pada kebijakan-kebijakan ini.”

Pernyataan itu juga berbicara tentang kehamilan remaja dan para siswi di Kenya serta peningkatan kasus aborsi.(PEN@ Katolik/paul c pati berdasarkan Layanan Afrika dari Vatican News)

Tinggalkan Pesan