cq5dam.thumbnail.cropped.750.422 (15)

Pohon Natal seberat 4,5 ton ditanam di Lapangan Santo Petrus pada hari Kamis pagi, 22 November 2018. Pohon setinggi 23 meter itu datang dari Friuli Venezia Giulia di wilayah Italia bagian utara, tepatnya dari Pordenone. Pohon Natal, bersama kandang Natal dengan patung-patung seukuran manusia (yang tahun ini sedang diukir dari pasir) telah menjadi tradisi sejak 1982, ketika Santo Yohanes Paulus II masih menjabat Paus. Tradisi mendirikan Pohon Natal dirayakan di Eropa Utara dan di Polandia, negara asal Paus Yohanes Paulus II, tetapi sampai saat itu, tidak ada pohon Natal di Vatikan. Tahun itu, Paus Yohanes Paulus II menerima pohon Natal sebagai hadiah dari seorang petani Polandia, yang membawanya ke Roma. Sejak itu, persembahan Pohon Natal untuk Paus menjadi suatu kehormatan, dan setiap tahun Vatikan menerima pohon yang disumbangkan oleh negara atau wilayah Eropa yang berbeda. Pohon tahun lalu berasal dari Polandia, dan dekorasinya dibuat dan dihadiahkan kepada Paus Fransiskus oleh anak-anak dari beberapa departemen onkologi (sub-bidang medis yang mempelajari dan merawat kanker) di sekitar Italia serta dari daerah-daerah yang dilanda gempa bumi. Pohon tahun ini akan diresmikan tanggal 7 Desember, dan lampunya akan tetap menyala sampai tanggal 13 Januari di tahun yang baru. (PEN@ Katolik/paul c pati berdasarkan laporan Francesca Merlo dari Vatican News)

Artikel terkait:

Paus berterima kasih kepada para donor kandang dan Pohon Natal di Lapangan Santo Petrus

Vatikan bersiap merayakan Natal

Lapangan Santo Petrus bersiap untuk Natal

Tinggalkan Pesan