Home KEGEREJAAN Gereja harus berjuang wujudkan nilai nilai Pancasila agar tetap relevan dan signifikan...

Gereja harus berjuang wujudkan nilai nilai Pancasila agar tetap relevan dan signifikan bagi bangsa

0
Pastor Doktor Peter C Aman OFM
Pastor Doktor Peter C Aman OFM/Dokpen KWI

Gereja, yang dalam sejarahnya dikenal karena memberi kontribusi besar bagi bangsa dan negara Indonesia di bidang pendidikan, kesehatan dan sosial-karitatif, “perlu berjerih payah dan bekerja keras dengan semua yang berkehendak baik, dan mengoptimalkan potensinya sendiri untuk berkiprah dan terlibat di banyak bidang dan lembaga publik.”

Pernyataan itu adalah bagian hasil pengamatan Pastor Doktor Peter C Aman OFM dalam Sidang Tahunan 2017 Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) yang dimulai dengan hari studi tiga hari dengan mendengar sharing dari Pastor Feliks Supranto SSCC, Jeirry Sumampaw dari PGI, dan Alisa Q Munawaroh Rahman dari Jaringan Gus Durian, serta diskusi di antara para uskup.

Sidang bertema “Menjadi Gereja Yang Relevan Dan Signigfikan: Panggilan Gereja Menyucikan Dunia” dan berlangsung 6-16 November 2017 di Jakarta itu dihadiri 35 uskup serta beberapa uskup emeritus.

Kondisi yang digambarkan para narasumber, tulis dosen Moral Kristiani di STF Driyarkara dalam laporan yang disebarkan oleh Dokpen KWI itu, “berpotensi menghancurkan bangunan kebangsaan” maka lewat diskusi para uskup merasa “Gereja ditantang untuk menjadi kekuatan masyarakat warga dalam memperjuangkan kebersamaan dan merawat Pancasila, demi mewujudkan keluarga bangsa Indonesia atas dasar Pancasila.”

Menurut pengamatan Direktur Komisi JPIC-OFM Indonesia itu, Gereja perlu mengupayakan pemurnian dan optimalisasi tugas Gereja dalam menyucikan dunia melalui perjuangan perwujudan nilai-nilai Pancasila sehingga “akan tetap relevan dan signifikan bagi dunia, khususnya Indonesia.”

Para gembala juga perlu semakin menyadari bahwa “padang rumput Indonesia semakin gersang.” Maka, mereka ditantang untuk tetap setia, menyerupai Sang Gembala Agung. “Para gembala berbau domba adalah tuntutan nyata, merajut kesatuan dan hadir dalam kehidupan umat; bahkan memberi terang pengarah atau menjadi suara hati dunia, seperti kata Paus Paulus VI,” tegas imam itu.

Ditambahkan, “Gereja diminta bersuara untuk keadilan dan perampasan hak-hak masyarakat, merevitalisasi organisasi-organisasi Katolik agar lebih terlibat dalam persoalan bangsa, serta meretas jalan bagi evangelisasi yang memperhitungkan soal-soal sosial, budaya serta keadilan sosial-ekologis.”

Pastor Aman mengamati, Gereja ditantang untuk keluar menebarkan kasih sayang tulus bagi masyarakat Indonesia, yang semakin eksklusif berdasar agama atau kepercayaan. “Berdialog dengan tulus, berbagi kebaikan tanpa ingin menguasai adalah pintu lebar bagi dialog iman dan perwujudan kebersamaan persaudaraan.”

Maka, tegasnya, Gereja Katolik ditantang untuk mengintegrasikan spirit dialog dalam kebijakan pastoral dan formasi tenaga pastoral ke depan. “Nilai-nilai Pancasila, yang memang sejalan dengan nilai-nilai Kristiani, dapat diangkat dalam pastoral dan refleksi teologis Gereja (teologi Pancasila).”

Yang juga diperlukan adalah memajukan kerja sama awam-hierarki dalam pendidikan nilai-nilai Pancasila serta mendorong awam untuk terjun ke bidang politik, ekonomi dan pemerintahan, mengasah kepekaan dan mendorong aksi: mewujudkan tugas dan tanggung jawab sosial awam Katolik agar menjadi pelaku keadilan dan pemulih keutuhan ciptaan, dan menggalakkan usaha pembangunan ekonomi dengan memperhatikan hak-hak masyarakat (adat), keadilan dan perlindungan lingkungan hidup.

“Mesti menjadi komitmen awam Katolik untuk mencegah semakin lebarnya kesenjangan antara yang kaya dan miskin, dan pencabutan hak-hak masyarakat serta kecemburuan sosial. Kerasulan kepada awam kaya perlu dilakukan. Kedamaian hanya dapat terwujud jika ada keadilan. Mewujudkan keadilan adalah saripati dari tugas mewartakan Injil. Pendampingan dan panduan pemimpin Gereja untuk awam agar berani terlibat di pelbagai lini kehidupan terasa makin perlu,” tegas Pastor Aman.

Bagian akhir pernyataan itu mengharapkan gembala Gereja menjadi promotor utama untuk mendekatkan Gereja dengan masyarakat, “agar Gereja tidak terkesan eksklusif, tetapi hadir dalam gerakan afirmatif melalui aksi sosial, pemberdayaan masyarakat serta membangun kebersamaan hidup demi mengikis kecemburuan, antipati dan penolakan.”

Kerja sama dengan pemerintah, pemimpin masyarakat atau adat dan agama menjadi pilihan penting untuk pemimpin Gereja. “Memajukan peran masyarakat awam, terutama tokoh-tokoh adat, yang sebenarnya masih signifikan, kendati sering diperalat korporasi,” tegasnya.

Selain itu, Komsos KWI melaporkan, Pastor Feliks Supranto SSCC, imam yang berkarya di pinggiran Tangerang, Banten, yang sehari-hari bergelut dengan persoalan dialog lintas agama, mengatakan, umat Katolik itu minoritas, “tapi kita harus menjadi minoritas kreatif yang mampu merawat Pancasila, sekaligus mampu memperkenalkan identitas Katolik secara benar bahwa kita juga warga negara yang baik.”

Dalam membangun relasi keagamaan, lanjut imam itu, orang perlu menghilangkan apriori dalam dirinya seraya berusaha menjadi ragi bagi yang lain.“Kita ini kadang-kadang sudah berpikir yang bukan-bukan. Padahal belum kenal, belum saling sapa,” jelas imam itu seraya meminta peserta sidang agar terlebih dahulu merubah pandangan-pandangan apriori.

Sementara itu, Kepala Bidang Humas PGI Jeirry Sumampaw menegaskan, negara sedang mengalami semacam degradasi, masyarakat begitu mudah mengeritik pemimpin negara, lemahnya penegakan hukum, situasi sosial ekonomi yang rawan, kemiskinan di mana-mana, fenomena kesenjangan ekonomi antara kaya dan miskin, merajalelanya korupsi, merenggangnya relasi antarpenganut agama secara kualitatif, meningkatnya ujaran kebencian, dan kecenderungan meningkatnya pendidikan sektarian.

Dia mengajak para uskup dan peserta sidang untuk mulai terlibat aktif, terutama dalam penguatan dan pendampingan masyarakat. ““Masyarakat ini harus dijadikan sebagai subjek dan tidak sekedar menjadi penonton terhadap apa yang terjadi di tengah masyarakat saat ini,” tegasnya.

Alisa Rahman juga menegaskan adanya peningkatan insiden kekerasan dan intoleransi dalam 12 tahun terakhir, serta peningkatan jumlah legislasi yang rentan diskriminasi atas dasar prinsip mayoritas-minoritas, menguatnya intoleransi dalam masyarakat umum yang didasarkan pada sikap eksklusivisme dan ekstrimisme dalam beragama, terorisme, intoleransi, dan lemahnya penegakan hukum.

Mencermati dinamika sentimen agama di Indonesia yang terus berkembang, Alisa berharap para uskup dan pemimpin Gereja Katolik di Indonesia terus memperhatikan dinamika sentimen agama dalam politik Indonesia. “Kita membutuhkan peran pemuka agama yang lebih kuat, terutama untuk merespons situasi yang diprediksi tidak setenang seperti yang diharapkan,” kata Alisa.(paul c pati, berdasarkan laporan Dokpen dan Komsos KWI)

Foto-foto berdasarkan Website Dokpen KWI

Pastor Feliks Supranto SSCC/Dokpen KWI
Jeirry Sumampaw/Dokpen KWI
Alisa Rahman/Dokpen KWI

Tidak ada komentar

Exit mobile version

polestoto

lahirtoto

warung403

warung403 login

situs warung403

lahirtoto

LAHIRTOTO

LAHIRTOTO LOGIN

lahirtoto

imgstock

Hosting Gambar

Mahjong Ways 2 Menghadirkan Pola Interaksi Visual yang Menarik untuk Dipahami dari Sisi Desain

Mengapa Game Digital dengan Tema Klasik Masih Bisa Menarik Perhatian Generasi Pengguna Baru?

Mahjong Ways Memperlihatkan Bagaimana Unsur Tradisional Dapat Beradaptasi dengan Teknologi Hiburan

Perkembangan Game Mobile Membuat Pengembang Semakin Memperhatikan Detail Pengalaman Bermain

Bagaimana Penggunaan Animasi dalam Game Digital Membantu Menyampaikan Informasi kepada Pengguna?

Mahjong Ways 2 Memiliki Mekanisme Pergantian Simbol yang Membentuk Alur Permainan Berbeda

Game Bertema Asia Memiliki Karakter Visual yang Berkembang Bersama Teknologi Digital Modern

Mengapa Tampilan Game Mobile yang Teratur Dapat Membantu Pengguna Mengenali Berbagai Fitur?

Mahjong Ways Menggunakan Pendekatan Desain yang Menghubungkan Nuansa Klasik dan Visual Modern

Teknologi Smartphone Membawa Perubahan pada Cara Game Digital Menampilkan Efek dan Detail Visual

Mahjong Ways 2 Memiliki Cara Penyajian Fitur yang Menarik Dilihat dari Sudut Pandang Desain Informasi

Mengapa Pengalaman Pertama Saat Membuka Game Mobile Bisa Memengaruhi Kesan Pengguna?

Mahjong Ways dan Penggunaan Tema Mahjong dalam Membentuk Karakter Hiburan Digital Modern

Game Digital Semakin Memperhatikan Detail Kecil yang Sering Luput dari Perhatian Pengguna

Bagaimana Pengembang Game Mobile Menentukan Informasi yang Perlu Ditampilkan di Layar Utama?

Mahjong Ways 2 Memperlihatkan Hubungan antara Mekanisme Permainan dan Respons Visual di Layar

Perkembangan Game Smartphone Membuat Desain Antarmuka Perlu Menyesuaikan Berbagai Cara Penggunaan

Mengapa Konsistensi Tampilan Menjadi Salah Satu Faktor Penting dalam Pengalaman Game Digital?

Mahjong Ways Menghadirkan Interpretasi Modern dari Tema Klasik yang Sudah Lama Dikenal

Game Digital dengan Tampilan Menarik Tetap Membutuhkan Sistem Navigasi yang Mudah Dipahami

Mahjong Ways 2 Memperlihatkan Bagaimana Efek Visual Dapat Mengubah Cara Pengguna Mengikuti Permainan

Mengapa Game Digital dengan Konsep Sederhana Bisa Memiliki Karakter yang Mudah Diingat?

Mahjong Ways Menampilkan Adaptasi Permainan Tradisional dalam Bentuk Hiburan Berbasis Teknologi

Perkembangan Game Mobile Membawa Perubahan pada Cara Informasi Ditampilkan kepada Pengguna

Bagaimana Penggunaan Ruang Kosong dalam Desain Game Membantu Menjaga Kejelasan Tampilan?

Mahjong Ways 2 Memiliki Rangkaian Animasi yang Berkaitan dengan Perubahan Kondisi Permainan

Game Bertema Budaya Asia Menghadirkan Pendekatan Visual yang Berbeda dari Game Modern Lainnya

Mengapa Desain Antarmuka Game Digital Perlu Mempertimbangkan Kebiasaan Pengguna Baru?

Mahjong Ways dan Cara Penggunaan Elemen Dekoratif Membantu Membangun Identitas Permainan

Teknologi Game Smartphone Membuat Pengembang Semakin Memperhatikan Keseimbangan Visual dan Performa

Kasino Online dan Fenomena Pergeseran Hiburan dari Ruang Fisik ke Layar Digital

Mengapa Kecepatan Permainan Kasino Digital Dapat Memengaruhi Pengambilan Keputusan?

Di Balik Kemudahan Kasino Online, Bagaimana Pengguna Memahami Nilai Uang?

Kasino Digital dalam Perbincangan tentang Etika Teknologi dan Tanggung Jawab Platform

Ketika Hiburan Kasino Online Bersinggungan dengan Kesehatan Finansial Masyarakat

Bagaimana Fitur Interaktif Kasino Digital Memengaruhi Perhatian Pengguna?

Menelusuri Perubahan Cara Masyarakat Memandang Kasino Online di Era Informasi

Kasino Online dan Tantangan Mengenali Informasi yang Terlihat Meyakinkan

Mengapa Riwayat Permainan Tidak Bisa Menjamin Hasil Berikutnya di Kasino Digital?

Fenomena Kasino Berbasis Internet dan Pentingnya Kesadaran terhadap Waktu Layar

Mahjong Ways 2 Menunjukkan Bagaimana Desain Permainan Dapat Menyampaikan Informasi Tanpa Banyak Teks

Mengapa Mahjong Ways Memiliki Tampilan yang Terasa Akrab meski Menggunakan Teknologi Game Modern?

Perkembangan Game Mobile Membuat Pengembang Semakin Memperhatikan Waktu Muat dan Kelancaran Aplikasi

Mahjong Ways 2 dan Cara Efek Cascade Membentuk Rangkaian Perubahan yang Terlihat di Layar

Game Digital Bertema Asia Tidak Hanya Mengandalkan Ornamen tetapi Juga Pemilihan Suasana Visual

Bagaimana Desain Game Mobile Membantu Pengguna Mengenali Fitur Baru tanpa Penjelasan Panjang?

Mahjong Ways Menghadirkan Kesan Tradisional melalui Perpaduan Motif, Warna, dan Tata Letak

Mengapa Perubahan Kecil pada Antarmuka Bisa Memengaruhi Kenyamanan Pengguna Game Digital?

Teknologi Game Mobile Terus Berkembang dan Membawa Tantangan Baru dalam Pengelolaan Animasi

Mahjong Ways 2 Memperlihatkan Pentingnya Keteraturan Visual dalam Menampilkan Mekanisme Permainan

Mahjong Ways 2 Memiliki Sistem Pergantian Simbol yang Membuat Alur Visual Terlihat Berbeda

Mengapa Detail Latar Belakang dalam Mahjong Ways Ikut Membentuk Suasana Permainan?

Game Digital Bertema Asia Memiliki Cara Menarik dalam Memadukan Cerita Budaya dan Desain Modern

Mahjong Ways 2 Memperlihatkan Hubungan antara Efek Animasi dan Informasi yang Muncul di Layar

Perubahan Tren Game Mobile Membuat Desain Sederhana Kembali Menjadi Perhatian Pengembang

Bagaimana Mahjong Ways Menggunakan Komposisi Warna untuk Memperkuat Nuansa Tradisional?

Game Digital Kini Semakin Memperhatikan Cara Pengguna Memahami Informasi dalam Waktu Singkat

Mahjong Ways 2 dan Peran Transisi Visual dalam Menjaga Alur Permainan Tetap Mudah Diikuti

Mengapa Penggunaan Ornamen Klasik dalam Game Modern Tidak Selalu Terlihat Ketinggalan Zaman?

Perkembangan Desain Game Mobile Menunjukkan Pentingnya Keseimbangan antara Detail dan Kenyamanan

Mahjong Ways 2 Memiliki Detail Mekanisme yang Tidak Selalu Terlihat dari Tampilan Awalnya

Mengapa Mahjong Ways Masih Menjadi Contoh Menarik dalam Pembahasan Desain Game Bertema Asia?

Mahjong Ways 2 dan Cara Efek Berantai Membentuk Urutan Perubahan di Dalam Permainan

Tampilan Mahjong Ways Memperlihatkan Bagaimana Unsur Klasik Bisa Menyatu dengan Teknologi Modern

Ada Alasan Mengapa Animasi dalam Mahjong Ways 2 Dibuat Selaras dengan Pergantian Simbol

Mahjong Ways Menggunakan Pendekatan Visual yang Membuat Tema Permainannya Mudah Dikenali

Bagaimana Mahjong Ways 2 Menyajikan Perubahan Multiplier sebagai Bagian dari Informasi Permainan?

Mahjong Ways dan Hubungan antara Desain Simbol dengan Cara Pengguna Memahami Tampilan Game

Mengapa Efek Visual dalam Mahjong Ways 2 Menjadi Bagian Penting dari Penyajian Mekanisme?

Mahjong Ways Memperlihatkan Peran Detail Ornamen dalam Membangun Suasana Game Digital

Game Mobile Semakin Mudah Diakses tetapi Pengembang Masih Menghadapi Tantangan Desain

Mengapa Kecepatan Respons Menjadi Bagian Penting dalam Pengalaman Game Digital Modern?

Perkembangan Game Smartphone Membawa Perubahan pada Cara Pengguna Mengenali Fitur Permainan

Di Balik Game Digital yang Terlihat Sederhana, Ada Banyak Pertimbangan dalam Merancang Antarmuka

Bagaimana Teknologi Layar Sentuh Memengaruhi Cara Pengembang Menyusun Kontrol Game Mobile?

Game Digital Modern Mulai Memberikan Perhatian Lebih pada Kenyamanan Pengguna dengan Perangkat Berbeda

Mengapa Informasi yang Terlalu Padat Bisa Membuat Tampilan Game Mobile Sulit Dipahami?

Perkembangan Industri Game Digital Membuka Peluang Baru bagi Desainer Visual dan Pengembang

Bagaimana Komunitas Online Membentuk Persepsi Pengguna terhadap Game yang Sedang Populer?

Game Mobile Terus Berubah Mengikuti Teknologi tetapi Kebutuhan Pengguna Tetap Menjadi Pertimbangan

Kasino Online dan Fenomena Perubahan Pola Konsumsi Hiburan di Era Internet

Mengapa Informasi tentang Risiko Kasino Digital Sering Terabaikan Pengguna?

Di Balik Sistem Bonus Kasino Online, Ada Mekanisme yang Perlu Dipahami

Kasino Digital dan Tantangan Menjaga Kendali Diri di Tengah Akses Tanpa Batas

Bagaimana Tampilan Visual Kasino Online Membentuk Persepsi terhadap Permainan?

Ketika Teknologi Kasino Digital Berkembang Lebih Cepat dari Pemahaman Pengguna

Kasino Online dalam Sorotan Perubahan Kebiasaan Transaksi Masyarakat Digital

Mengenali Bias Psikologis yang Memengaruhi Penilaian Peluang di Kasino Online

Kasino Berbasis Internet dan Pentingnya Memahami Jejak Aktivitas Digital

Mengapa Edukasi Risiko Finansial Semakin Relevan dalam Fenomena Kasino Online?