Home OPINI Jutaan orang kembali mempersembahkan untaian bunga mawar bagi Maria

Jutaan orang kembali mempersembahkan untaian bunga mawar bagi Maria

0

St Dominic in Lourdes by Father Lawrence OP

Oleh Paul C Pati

Bulan Oktober adalah bulan Rosario. Sama seperti Bulan Maria (Mei), banyak umat Katolik berziarah ke Lourdes untuk memuji-muji Maria. Di sana, mereka tidak hanya berdoa serta meminum air Lourdes dan merendamkan diri dalam bak mandi untuk pengobatan di Gua Maria, tapi mengunjungi Basilika Rosario.

Memasuki basilika itu, mereka melihat dinding atas pintu masuk yang menggambarkan Santo Dominikus menerima Rosario dari Bunda Maria. Salah satu asal usul Doa Rosario menceritakan, ketika Santo Dominikus sedang berjuang melawan kaum bidaah Albigensia di awal abad ke-12, Maria menampakkan diri dan memberikan Rosario kepadanya.

Basilika Rosario yang selesai dibangun tahun 1901 itu bukan hanya mengisahkan  Maria yang mengajak pendiri Ordo Pewarta (Dominikan, OP) itu untuk mewartakan Rosario, tetapi panel-panel mosaik setiap peristiwa dari 15 peristiwa. Sekarang Rosario memiliki 20 peristiwa setelah Paus Yohanes Paulus II menyempurnakan dimensi Kristologis Rosario dengan menambahkan lima Peristiwa Cahaya.

“20 Misteri Rosario Paus Yohanes Paulus II” tulisan Joseph Murphy terbitkan Kanisius tahun 2011 menulis, Santo Dominikus dan para biarawannya sungguh berperan besar dalam penyebarluasan Rosario. Maria berjanji bahwa karya kerasulan Santo Dominikus akan berhasil kalau dia setia mendoakan dan mewartakan Doa Rosario. Dengan berdoa Rosario dan merenungkan misteri-misterinya, Dominikus dan pengikutnya memang berhasil mengalahkan kaum bidaah.

Bunda Maria berpesan kepada Dominikus, seperti ditulis di halaman terakhir buku itu, bahwa melalui Rosario dan Skapulir dia akan menyelamatkan dunia. Lima belas janji Bunda Maria bagi mereka yang rajin dan setia berdoa Rosario ada juga di situ.

Rosario berasal dari rosarium (bahasa Latin) yang berarti mahkota atau untaian bunga mawar.  Rosario adalah doa untuk merenungkan kehidupan Yesus, berkontemplasi atas peristiwa-peristiwa tertentu dalam Injil bersama Maria. Menurut Surat Apostolik Rosarium Virginis Mariae dari Paus Yohanes Paulus II, “Mendaras Rosario tidak lain adalah menatap wajah Kristus bersama Maria.”

Selama berabad-abad, para paus memperkenalkan Rosario sebagai penghormatan kepada Maria. Tanggal 1 Mei 1965, Paus Paulus VI mengeluarkan ensiklik Mense Maio yang menyatakan penghormatan kepada Bunda Maria di bulan Mei adalah “kebiasaan amat bernilai.“ Kebiasaan berdoa Rosario di bulan Oktober dimulai lewat anjuran Paus Leo XIII di akhir abad XIX.  Santo Louis de Montfort menegaskan, kita bisa membaktikan diri sepenuhnya kepada Yesus melalui Maria (Per Mariam ad Jesum).

Mulai hari ini, jutaan umat Katolik seluruh dunia kembali mengarahkan hati kepada Maria seraya berdoa “Salam Maria” di berbagai tempat. Mereka menghormati Maria, karena sesungguhnya, kata Maria seperti ditulis dalam Injil Lukas 1:48, “mulai dari sekarang segala keturunan akan menyebut aku berbahagia.”

Marialis Cultus (MC) 56, surat apostolik Mariologi dari Paus Paulus VI yang dikeluarkan 2 Februari 1974, menegaskan, “Penghormatan Gereja untuk Perawan Maria tersuci termasuk dalam inti ibadat Kristen.”

Penghormatan Gereja terhadap Maria dengan kebaktian istimewa, bahkan dengan gelar ‘Bunda Allah’ sejak zaman kuno, memang dianggap tepat, demikian Lumen Gentium 66. Ungkapan yang bulan ini bergema untuk Maria adalah Doa Rosario, yang menurut MC 42 merupakan “ringkasan seluruh Injil.”

PEN@ Indonesia berbicara dengan Maria Yohana dari Situbondo, Yohanes Sampe dari Manado, dan Siprianus Krisnanto dari Jakarta. Mereka berdoa Rosario setiap hari. Maria berdevosi pada Rosario adalah karena dalam doa itu “saya merasakan kebersamaan dengan Bunda Maria.” Setiap kali berdoa Rosario, Yohanes merasakan berkat dan sukacita, maka dia senang berdoa Rosario setiap hari. Lebih daripada itu, dia merasa Maria selalu memberi dia kesehatan dan perlindungan.

Krisnanto selalu berdoa Rosario karena saat berdoa dia merasa hatinya dekat dengan Yesus melalui Maria. “Rosario unggul karena sangat mudah didoakan dan banyak sekali buku panduannya, permohonan lebih cepat terkabul, dan dalam itu kita bisa merenungkan berbagai misteri” dalam Injil.

Meski tidak tiap hari, banyak orang senang berdoa Rosario, karena “Rosario itu doa damai bila didaraskan dengan perlahan-lahan dan sangat mendalam, bagaikan meminta perlindungan dari seorang ibu yang penuh rahmat karena Tuhan selalu menyertainya,” kata Wiwit Widiasih dari Bandung.

Rosario adalah doa yang paling disukai keluarga Tadeus Teddy di Garut, “karena banyak sudah doa-doa kami terkabul melalui Rosario, dan dalam doa melalui Bunda Maria itu kami merasa lebih dekat dalam hal berkomunikasi dengan Allah Bapa dan Yesus Kristus.”

Karena kegemaran Rosario, Yosef Molo dari Maumere mengaku pengalaman rohaninya  bertambah “bahkan selalu dijauhkan dari keinginan berbuat jahat.” Agustino Colin dari Purwakarta yang paling sedikit berdoa Rosario empat kali sebulan mengaku, karena Doa Rosario dia menjadi tenang dan sabar menghadapi tantangan hidup, terutama pekerjaan, serta “lebih menghormati dan menghargai wanita sebagai ibu yang mengandung dan melahirkan kita.”

Agustinus Ola Pati Langoday dari Batam suka berdoa Rosario, khususnya sebelum tidur dan saat memiliki masalah. “Di saat berdoa, saya sering merasa nyaman. Mungkin orang mengatakan itu doa orang gila karena diulang terus, tetapi bagi saya Rosario adalah doa yang indah.

Linda Theresia dari Lumajang baru mulai aktif berdoa Rosario bulan September lalu, tapi kini dia “suka” dengan doa itu. Rosario dia letakkan dekat bantal saat tidur dan selalu dia bawa saat kerja atau jalan-jalan. “Biasanya jam 5.30 pagi saya doa Rosario, dan dengan demikian hidup saya lebih tenang, tidak mudah marah, jarang menggerutu, tidak mudah terpuruk, dan memiliki pegangan hidup dan keyakinan bahwa Tuhan dan Maria selalu menemani, saya tidak sendiri.”

Suster Felicia Rosa merasa berdoa Rosario menjadi kewajiban orang Katolik. Maka, hampir setiap hari dia melakukannya walau terkadang hanya dua peristiwa. “Tetapi, ketika mendaraskan Salam Maria hati terasa tenang seakan sang Bunda mengerti isi hati dan perasaan kita,” katanya. Maka, saat hati susah Maria menjadi sandarannya dan dengan berdoa Rosario, “kita langsung merasakan hati sang Bunda sebagai pengantara yang dekat dengan Putranya.”

Dalam Surat Apostolik Rosarium Virginis Mariae 12, Paus Yohanes Paulus II menulis, “Rosario dimulai dengan pengalaman Maria sendiri. Justru karena ini, Rosario merupakan doa kontemplatif yang sangat indah. Tanpa dimensi kontemplatif ini, doa Rosario akan kehilangan maknanya.”

Paus Paulus VI juga menegaskan hal itu dengan mengatakan, “tanpa kontemplasi doa Rosario menjadi ibarat tubuh tanpa jiwa, dan ada bahaya bahwa pendarasannya akan menjadi pengulangan kata-kata secara mekanis.”***

Dead Spin Mahjong Wins 2Volatilitas Dead Spin Mahjong Wins 3Probabilitas Mix Parlay 10 TimScatter Starlight Princess 1000Black Scatter 60 PutaranSimbol Black ScatterSistem Tumble Sweet BonanzaReel Adaptif dan Pengalaman MobileDesain Visual Starlight PrincessDinamika Mahjong Wins 3Distribusi Simbol Reel DigitalPerubahan Tempo Gates of OlympusVariasi Hasil Setiap PutaranStabilitas Transisi Real-TimeEfek Visual MultiplierSinkronisasi Real-Time Gates of OlympusAnimasi Multiplier Starlight PrincessCascade Bertingkat Mahjong WaysDesain Responsif Sweet BonanzaEvolusi Platform Permainan DigitalStatistik dan Pengalaman PenggunaDesain Mobile Permainan DigitalFitur Baru Mahjong Ways 2Cascade dan MultiplierFrekuensi Simbol dan ProbabilitasEvolusi Mahjong DigitalSuper Scatter dan Kecepatan FramePower of Thor MegawaysPopularitas Buffalo King MegawaysTempo Gates of Olympus
Sistem Variabel MegawaysAudio Visual Gates of OlympusProbabilitas dan Distribusi MultiplierPopularitas Mahjong WaysStatistik dan Pengalaman PenggunaTransformasi Baccarat DigitalKomunitas Gamer dan Turnamen OnlineDesain Starlight PrincessPendekatan Alternatif Mahjong Ways 2Respons Visual Mahjong WaysDesain Mobile Permainan DigitalFitur Mahjong Ways 2Cascade dan MultiplierFrekuensi Simbol dan ProbabilitasEvolusi Mahjong DigitalMekanisme Mahjong Ways 2Dinamika Bonanza GoldPerbandingan Mahjong Ways 2 dan Edisi PertamaDesain Bonanza GoldVisual dan Fitur Bonanza GoldScatter Mahjong Ways 100 PutaranVolatilitas dan IntervalStabilitas Sistem pada Fase KritisVisual Nusantara Mahjong Ways 2Kecepatan Spin Gates of OlympusPopularitas Mahjong Ways di IndonesiaGame Bertema Asia dan Mahjong WaysMahjong Ways 2 sebagai Ikon Game OrientalIndustri Kasino Online dan Transformasi DigitalMobile Gaming dan Mahjong WaysReel Dinamis Mahjong Ways 2Animasi Gates of OlympusCascade Mahjong WaysVisual Starlight PrincessMultiplier Real Time Sweet Bonanza
Fase Multiplier dan Tempo SpinPerubahan Mahjong Ways 2Pola Scatter Mahjong Ways 2Lima Game PopulerAnalisis 1.000 Putaran Mahjong WaysTempo Spin Mahjong WaysTampilan Modern Mahjong Ways 2Mahjong Ways 1 vs Mahjong Ways 2Popularitas Mahjong WaysIndustri Gaming Asia dan Mahjong WaysBudaya Klasik dan Teknologi Mahjong WaysKomunitas Mobile Mahjong WaysVolatilitas dan RTP Game DigitalAI dan Sistem RTPAI untuk Transparansi PermainanTeknologi PG Soft dan Gaming MobileAnalisis Data Visual Permainan DigitalEvolusi Gates of OlympusMultiplier Gates of OlympusInterval Putaran Gates of OlympusPopularitas Sweet BonanzaVisual Sweet BonanzaTreasures of AztecTren Game Mobile 2026Perubahan Cara Menikmati Game OnlineKomunitas Gaming AsiaMasa Depan Gaming DigitalMemulihkan Kepercayaan Diri setelah KekalahanMenjaga Fokus dan Mengendalikan EmosiRitme Santai Sweet BonanzaSlow Spin Gates of OlympusAnggaran Bermain Gates of OlympusDurasi Sesi Starlight PrincessAnggaran Sesi Mahjong WaysStatistik Pola Kartu BaccaratPeluang Permainan MejaAturan Perjudian DaringKomunitas Pemain Kartu Daring IndonesiaPerubahan Kebiasaan Mengisi Waktu LuangEvolusi Roda Roulette
Exit mobile version