preaching-boat

PEKAN BIASA II (H)
Santo Marius; Santo Gerlakus; Santo Gottfrid;
Yakobus Sales, dan Wilhelmus Saultemouche

Bacaan I: Ibr. 7: 25–8:6

Mazmur: 40:7–8a.8b–9.10.17; R: 8a.9a

Bacaan Injil: Mrk. 3:7–12

Yesus menyingkir ke Danau Galilea bersama murid-murid-Nya, dan banyak orang dari Galilea mengikuti Dia. Juga dari Yudea, dari Yerusalem, dari Idumea, dari seberang Yordan, dan dari daerah Tirus dan Sidon datang banyak orang kepada-Nya, sesudah mereka mendengar segala yang dilakukan-Nya. Ia menyuruh murid-murid-Nya menyediakan sebuah perahu bagi-Nya karena orang banyak itu, supaya mereka jangan sampai menghimpit-Nya. Sebab Ia menyembuhkan banyak orang, sehingga semua penderita penyakit berdesak-desakan kepada-Nya hendak menjamah-Nya. Bilamana roh-roh jahat melihat Dia, mereka jatuh tersungkur di hadapan-Nya dan berteriak: ”Engkaulah Anak Allah.” Tetapi Ia dengan keras melarang mereka memberitahukan siapa Dia.

Renungan

Hari ini kita diingatkan agar sebelum menolong orang lain, kita harus memastikan diri dapat menolong diri kita sendiri; sebelum menasihati, mampu menasihati diri sendiri; sebelum mengajar, berusaha agar hidup menjadi kesaksian dan teladan. Kadang kita suka mengajar dan membebani orang sementara kita sendiri tidak mampu melakukannya (bdk. Ibr.7:27).

Seorang yang hebat menunjukkan kehebatan bersamaan dengan kerendahan hatinya, sehingga ia sendiri mendapat pujian karena kerendahan hatinya itu, bukan hanya kehebatannya. Lihatlah apa yang dibuat Yesus! Ia menunjukkan bahwa kata-kata-Nya benar. Ia menunjukkan belas kasih lebih besar daripada tujuannya tampil dan dikenal banyak orang.

Ya Yesus, semoga aku memulai setiap pekerjaan dengan rendah hati. Semoga aku lebih ingin memberkati daripada menjadi beban orang lain dan semoga apa yang kukatakan, juga kulakukan dan kuhayati, supaya nama-Mu dimuliakan oleh kami semua. Amin.

Tinggalkan Pesan