Foto AFP ini memperlihatkan Uskup Agung Warda dari Iraq memimpin Misa di Arbil

Para Ksatria Colombus (the Knights of Columbus) mengumumkan rencana untuk memperluas bantuan kemanusiaan untuk umat Kristiani Timur Tengah yang sedang menderita. Dalam siaran pers, Ksatria Columbus menggambarkan kampanye nasional mereka yang terus berlanjut untuk menggalang dana dan menumbuhkan kesadaran akan penderitaan umat Kristiani dan umat lainnya di Timur Tengah.

Pengumuman itu menjelaskan bahwa setelah memberikan bantuan kemanusiaan sebesar lebih dari 3 juta dolar AS kepada umat Kristiani dan kaum minoritas agama lainnya di Timur Tengah, Ksatria Columbus akan memperluas upayanya lewat kampanye nasional guna menggalang dana dan meningkatkan kesadaran akan penderitaan mengerikan yang dialami umat Kristiani dan umat agama lainnya di Timur Tengah.

Salah satu upaya adalah iklan terbaru yang akan diudarakan secara nasional di Amerika Serikat mulai akhir pekan ini. Tayangan itu bisa dilihat di sini: https://www.youtube.com/watch?v=Mq–mXUhNfk

Tambahan program untuk membantu pengungsi Kristiani akan mereka umumkan dalam konvensi internasional yang sedang berlangsung di Philadelphia, 4-6 Agustus 2015. Konvensi itu dihadiri oleh uskup agung dari Irak dan Suriah, tempat terjadinya kekejaman terhadap umat Kristiani.

Majalah The New York Times edisi 26 Juli 2015 mengangkat sebuah uraian tentang diamnya masyarakat internasional tentang masalah ini dengan judul “Apakah ini Akhir dari Agama Kristen Timur Tengah?” Di situ dilaporkan bahwa kelompok-kelompok ekstremis “sedang memperbudak, membunuh dan mencerabut umat Kristiani, tanpa terlihat adanya bantuan.”

Dalam artikel, yang ditampilkan di sampul majalah, penulis Eliza Griswold melaporkan bahwa, “menurut  studi Pew, sekarang lebih banyak umat Kristiani mengalami penganiayaan agama dibandingkan saat kapan pun sejak sejarah awal mereka.”

Ksatria Colombus memulai Dana Bantuan Pengungsi Kristiani di bulan Agustus 2014 dengan dana sebesar 1 juta dolar AS. Dana itu segera dipenuhi dan terlampaui oleh para anggotanya dan masyarakat. Bantuan kemanusiaan yang diberikan termasuk perumahan baru untuk mereka yang harus meninggalkan rumah mereka, serta dukungan fasilitas medis di daerah-daerah yang dipenuhi pengungsi Kristiani dan pengungsi lainnya.

“Umat Kristiani di Timur Tengah sedang menghadapi situasi mengerikan – bahkan kepunahan – namun tanggapan masyarakat internasional sangat tidak memadai,” kata Ketua Ksatria Columbus Carl Anderson. “Paus Fransiskus telah mendesak masyarakat internasional untuk bertindak membantu umat Kristiani di Timur Tengah, dan, sebagai organisasi yang telah lama mendukung para korban penganiayaan agama, Ksatria Columbus menanggapinya dengan meminta anggota-anggota kami sendiri, dan masyarakat luas, untuk membantu kami dalam menyelamatkan nyawa orang-orang yang sedang dianiaya hanya karena iman Kristiani mereka.”

Yang ingin membantu bisa menyalurkan sumbangannya dengan mengunjungi www.christiansatrisk.org atau mengirimkan cek kepada Knights of Columbus Charities di PO Box 1966, New Haven, CT 06509-1966. Bagian memo harus menyebutkan bahwa cek itu untuk Christian Refugee Relief (Bantuan Pengungsi Kristiani).

Seratus persen dari semua sumbangan langsung mendukung bantuan kemanusiaan dan peningkatan kesadaran bagi orang Kristiani dan kaum minoritas agama lain yang teraniaya, terutama di Timur Tengah. Pajak sumbanan dapat dikurangi sejauh diizinkan oleh undang-undang. Knights of Columbus Charities, Inc., diakui oleh IRS sebagai organisasi amal kasih sesuai bagian 501 (c) 3 dari Internal Revenue Code.

Ksatria Colombus memiliki sejarah panjang dalam memberikan bantuan kemanusiaan menyusul serangan teroris 9 September; topan tahun 2013 di Filipina; badai Katrina dan Sandy; tornado di negara itu; banjir di Meksiko; dan tsunami di Indonesia dan Jepang.

Dalam membantu korban penganiayaan agama, Ksatria Colombus memberikan bantuan kemanusiaan dan menciptakan kesadaran internasional akan penganiayaan Gereja Katolik di Meksiko sepanjang tahun 1920-an.

Ksatria Columbus adalah organisasi persaudaraan terbesar dunia Katolik dengan hampir 1,9 juta anggota di seluruh dunia. Sebagai salah satu organisasi amal kasih yang paling aktif di Amerika Serikat, Ksatria Columbus menyumbangkan lebih dari 173.500.000 dolar AS dan 71.500.000 jam pelayanan di tahun 2014. (diterjemahkan dari Radio Vatikan oleh paul c pati)

Keterangan foto: Foto AFP ini memperlihatkan Uskup Agung Warda dari Iraq memimpin Misa di Arbil

 

Bagikan
Artikel sebelumSelasa, 4 Juli 2015
Artikel berikutRabu, 5 Juli 2015

Tinggalkan Pesan