11-Mei-KWI-R-702x336

PEKAN PASKAH V (P)
Santo Ignatius Peis dai Lakoni; Santa Bertha

Bacaan I: Kis. 16:11-15;

Mazmur: 149:1-2.3-4.5-6a.9b; R:4a

Bacaan Injil: Yoh. 15:26–16:4a

Dalam amanat perpisahan-Nya, Yesus berkata kepada murid-murid-Nya: “Jikalau Penghibur yang akan Kuutus dari Bapa datang, yaitu Roh Kebenaran yang keluar dari Bapa, Ia akan bersaksi tentang Aku. Tetapi kamu juga harus bersaksi, karena kamu dari semula bersama-sama dengan Aku. Semuanya ini Kukatakan kepadamu, supaya kamu jangan kecewa dan menolak Aku. Kamu akan dikucilkan, bahkan akan datang saatnya bahwa setiap orang yang membunuh kamu akan menyangka bahwa ia berbuat bakti bagi Allah. Mereka akan berbuat demikian, karena mereka tidak mengenal baik Bapa maupun Aku. Tetapi semuanya ini Kukatakan kepadamu, supaya apabila datang saatnya kamu ingat, bahwa Aku telah mengatakannya kepadamu.”

Renungan

Setiap perkara di ‘meja hijau’ harus didukung oleh fakta dan saksi. Ada saksi yang meringankan pihak terdakwa, ada pula yang memberatkan. Demikian halnya dengan ‘Peristiwa Yesus Kristus’ yang meninggalkan dua saksi utama yakni Roh Kudus dan para murid-Nya, seluruh umat beriman.

Roh Kudus adalah pembela dan penyokong iman. Ia setia membimbing kita untuk memahami ajaran dan perintah Kristus. Ia membantu kita mengenal Tuhan secara pribadi. Dengan bijaksana, Ia memampukan kita melihat dengan ‘mata iman’ seluruh rencana keselamatan Allah itu. Laksana seorang ibu, Ia memberikan kenyamanan, nasihat dan dukungan moral.

Kehadiran-Nya memampukan kita menjadi saksi Kristus di tengah dunia. Ia menguatkan kita dalam iman, pengharapan dan kasih; memberikan keberanian dan ketekunan ketika berhadapan dengan aneka tantangan dan penderitaan dalam pewartaan iman. Timotius dan Paulus sudah mengalami penyertaan dan perlindungan Roh Kudus saat memberitakan Injil di Makedonia dan Filipi. Hal yang sama akan dilakukan-Nya bagi kita yang mempersembahkan diri sebagai pelayan Injil Yesus Kristus. Ia meringankan tugas kita, jangan sampai kita menjadi saksi yang memberatkan dan menghalangi karya pewartaan Injil.

Tuhan Yesus Kristus, penuhilah hatiku dengan Roh Kudus agar aku sanggup menjadi saksi-Mu yang handal di dunia. Amin.

 

Tinggalkan Pesan