Mgr. Budi Kleden Canangkan Muspas KAE IX: Dorong Gereja yang Mendengarkan dan Terlibat

ENDE, Pena Katolik – Uskup Agung Ende, Mgr. Paulus Budi Kleden, SVD, resmi mencanangkan Musyawarah Pastoral (Muspas) IX Keuskupan Agung Ende (KAE) melalui Misa Kudus di Gereja Kristus Raja Katedral Ende, Nusa Tenggara Timur, Minggu 2 Agustus 2026. Acara yang ditandai dengan pemukulan gong serta pelepasan burung merpati ini turut dihadiri jajaran klerus, Bupati Ende, Yosef Benediktus Badeoda, beserta pimpinan daerah sekitar.

Mengusung tema “Berjalan Bersama dalam Kasih Persaudaraan Menuju Gereja yang Mendengarkan dan Terlibat,” Muspas IX yang puncaknya digelar pada Juli 2027 ini menekankan semangat sinodalitas.

Dalam khotbahnya, Mgr. Budi Kleden menegaskan bahwa mendengarkan adalah jalan menuju kehidupan. Ia mengajak Gereja untuk peka terhadap berbagai keprihatinan sosial dan lingkungan.

“Mendengarkan kaum tertindas, kemiskinan, para perantau dan korban TPPO, serta jeritan alam akibat eksploitasi. Untuk itulah Gereja harus terlibat mewujudkan masyarakat yang lebih adil,” tegas Mgr. Budi Kleden.

Untuk mencapai tujuan tersebut, Uskup merumuskan tiga kata kunci: Persekutuan, Keterlibatan, dan Perutusan. Ia menyoroti pentingnya tiga transformasi utama, yakni merubah sikap merasa paling tahu menjadi mau mendengarkan, mengikis pesimisme menjadi harapan, serta mengubah peran dari sekadar penonton menjadi umat yang aktif menggereja.

Direktur Puspas KAE, Romo Edu Raja, menambahkan bahwa pencanangan ini menjadi titik awal perjalanan bersama seluruh umat KAE untuk membangun persekutuan yang semakin inklusif dan penuh kasih persaudaraan.

Komentar

Tinggalkan Pesan

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Terhubung ke Media Sosial Kami

45,030FansSuka
0PengikutMengikuti
75PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Terkini